Selasa, 11 Agu 2026
light_mode
Beranda » Properti » Rangka Atap Baja Ringan vs Kayu, Lebih Baik Pilih yang Mana?

Rangka Atap Baja Ringan vs Kayu, Lebih Baik Pilih yang Mana?

  • account_circle darmanto zebua
  • calendar_month Selasa, 25 Nov 2025
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAMBISNIS.COM – Pemilihan rangka atap masih menjadi topik hangat di kalangan pemilik rumah, terutama antara baja ringan dan kayu. Dulu, kayu merupakan material yang selalu digunakan untuk membuat rangka atap rumah.

Namun seiring berjalannya waktu, baja ringan semakin diminati sebagai material alternatif. Keduanya memiliki karakteristik berbeda yang memengaruhi kekuatan, keawetan, dan biaya konstruksi.

Dengan meningkatnya pembangunan dan renovasi jelang akhir tahun, isu ini kembali menjadi perhatian. Jadi mana yang lebih kuat rangka atap baja ringan vs kayu, berikut dirangkum dari berbagai sumber.

1. Kelebihan baja ringan dalam hal kekuatan dan ketahanan
Baja ringan dikenal memiliki kekuatan tarik yang tinggi serta stabil terhadap cuaca ekstrem. Material ini tidak mudah melengkung atau memuai sehingga struktur bangunan lebih terjaga dalam jangka panjang. Lapisan pelindung pada baja ringan juga membantu mencegah karat serta membuatnya tahan terhadap serangan rayap.

Keunggulan lain terletak pada bobotnya yang ringan, sehingga pemasangan jauh lebih cepat dan tidak memberi beban besar pada struktur bangunan di bawahnya. Faktor ini membuat baja ringan semakin populer untuk hunian modern yang mengutamakan efisiensi.

2. Kayu masih menjadi pilihan untuk Tampilan Natural
Meski tren baja ringan terus meningkat, kayu tetap dipilih untuk rumah yang mengedepankan estetika alami. Jenis kayu keras seperti jati dan merbau memiliki kekuatan yang baik dan mampu memberi kesan hangat pada ruangan, terutama bila rangka atap dibuat terekspos.

Namun, penggunaan kayu membutuhkan perawatan tambahan agar tetap awet. Kayu rentan terhadap rayap, perubahan kelembapan, serta kemungkinan retak atau melengkung apabila kualitasnya tidak terjaga dengan baik.

3. Perbandingan kekuatan: baja ringan lebih konsisten
Ketika dibandingkan dari sisi kekuatan struktur, baja ringan umumnya lebih unggul karena memiliki mutu yang seragam dan tidak mengalami perubahan bentuk. Kayu dapat menjadi sangat kuat, tetapi kualitasnya bergantung pada jenis dan proses pengawetan.

Dalam penggunaan jangka panjang, baja ringan lebih tahan terhadap kerusakan dan membutuhkan perawatan yang lebih minimal.

4. Tren penggunaan baja ringan diperkirakan meningkat
Dengan meningkatnya minat pada rumah bergaya minimalis dan kebutuhan material yang efisien, penggunaan baja ringan diprediksi terus bertumbuh. Sementara itu, kayu tetap bertahan sebagai pilihan premium bagi pemilik rumah yang menaruh perhatian besar pada estetika dan karakter material.(*)

  • Penulis: darmanto zebua
  • Editor: Darmanto Zebua

Rekomendasi Untuk Anda

  • BMKG: Hujan Ringan Guyur Sebagian Wilayah Jambi Hari Ini

    BMKG: Hujan Ringan Guyur Sebagian Wilayah Jambi Hari Ini

    • calendar_month Rabu, 8 Okt 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Cuaca di sebagian besar wilayah Provinsi Jambi hari ini diprakirakan akan didominasi hujan ringan disertai kabut tipis, terutama di wilayah dataran tinggi seperti Kerinci dan Kota Sungai Penuh. Sementara beberapa daerah dataran rendah seperti Kota Jambi, Muaro Jambi, dan Batanghari diprediksi berawan hingga hujan ringan pada siang hingga sore hari. Dalam laporan terbaru […]

  • Kemarau Makin Panjang, Debit Batanghari Mulai Menyusut: Waspada!

    Kemarau Makin Panjang, Debit Batanghari Mulai Menyusut: Waspada!

    • calendar_month Senin, 3 Agt 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Musim kemarau mulai menunjukkan dampaknya di Provinsi Jambi. Tak hanya meningkatkan ancaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla), kemarau yang diperkirakan berlangsung hingga September 2026 juga mulai membuat debit Sungai Batanghari menyusut. Kondisi tersebut menjadi perhatian Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Jambi. Sebab, Sungai Batanghari menjadi salah satu sumber air penting bagi masyarakat […]

  • Harga Sembako di Pasar Angso Duo, Talang Banjar, dan Kasang Terbaru

    Harga Sembako di Pasar Angso Duo, Talang Banjar, dan Kasang Terbaru

    • calendar_month Selasa, 6 Jan 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Harga sejumlah kebutuhan pokok atau sembako di Kota Jambi terpantau relatif stabil pada Selasa (6/1/2026). Meski demikian, beberapa komoditas strategis seperti cabai rawit dan bawang merah mengalami penurunan harga di sejumlah pasar rakyat. Berdasarkan data Dinas Perdagangan dan Perindustrian Kota Jambi, harga cabai rawit hijau dan cabai rawit merah tercatat mengalami penurunan cukup […]

  • Harga Sembako di Kota Jambi 18 Desember 2025: Cabai Turun, Bawang Putih Naik Tipis

    Harga Sembako di Kota Jambi 18 Desember 2025: Cabai Turun, Bawang Putih Naik Tipis

    • calendar_month Kamis, 18 Des 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Harga kebutuhan pokok atau sembako di sejumlah pasar tradisional di Kota Jambi terpantau relatif stabil pada Kamis (18/12/2025). Berdasarkan data Dinas Perdagangan dan Perindustrian Kota Jambi, fluktuasi harga hanya terjadi pada beberapa komoditas, terutama cabai dan bawang putih. Pemantauan harga dilakukan di dua pasar utama, yakni Pasar Angso Duo dan Pasar Rakyat Talang […]

  • Investor Asing Balik Masuk Saat IHSG Anjlok, OJK Sebut Sinyal Kepercayaan Pasar

    Investor Asing Balik Masuk Saat IHSG Anjlok, OJK Sebut Sinyal Kepercayaan Pasar

    • calendar_month Selasa, 3 Feb 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menilai kembalinya investor asing ke pasar saham domestik sebagai sinyal positif, meski Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup melemah signifikan pada perdagangan Senin (2/2/2026). Penjabat Sementara Ketua Dewan Komisioner OJK yang juga Wakil Ketua DK OJK, Friderica Widyasari Dewi, mengungkapkan investor asing mencatatkan pembelian bersih (net buy) sebesar Rp […]

  • Utang Indonesia Capai Rp 9.138 Triliun, Menkeu Purbaya Pastikan Masih Aman dan Terkendali

    Utang Indonesia Capai Rp 9.138 Triliun, Menkeu Purbaya Pastikan Masih Aman dan Terkendali

    • calendar_month Rabu, 29 Okt 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa memastikan posisi utang Indonesia yang mencapai Rp 9.138,05 triliun atau setara 39,86% terhadap Produk Domestik Bruto (PDB) masih dalam kategori aman dan terkendali. Dalam kegiatan Sarasehan 100 Ekonom Indonesia di Jakarta, Selasa (28/10/2025), Purbaya menjelaskan bahwa lembaga pemeringkat internasional menilai kesehatan fiskal suatu negara berdasarkan dua indikator […]

expand_less