Breaking News
light_mode
Beranda » Nasional » Garuda–Citilink Kocok Ulang Rute, Cegah Kanibalisasi & Perkuat Efisiensi Operasional

Garuda–Citilink Kocok Ulang Rute, Cegah Kanibalisasi & Perkuat Efisiensi Operasional

  • account_circle syaiful amri
  • calendar_month Sel, 2 Des 2025
  • comment 0 komentar

JAMBISNIS.COM – Garuda Indonesia (GIAA) dan Citilink melakukan penataan ulang rute penerbangan untuk mencegah kanibalisasi antarunit usaha dalam satu grup. Langkah ini menjadi bagian dari strategi transformasi untuk mengembalikan kinerja perseroan agar lebih sehat dan kompetitif. Wakil Direktur Utama Garuda Indonesia, Thomas Sugiarto Oentoro, menegaskan bahwa harmonisasi jaringan penerbangan menjadi kunci untuk menghindari gesekan pasar antara layanan premium Garuda dan layanan berbiaya rendah milik Citilink.

“Ini kami lakukan agar Garuda dan Citilink tidak saling kanibalisasi dan dapat memberikan pelayanan yang lebih komprehensif kepada pelanggan,” ujarnya dalam RDP dengan Komisi VI DPR, Senin (1/12/2025).

Thomas menjelaskan bahwa persaingan di industri penerbangan kian ketat, di tengah tekanan harga tiket dan segmentasi pasar yang semakin jelas. Garuda menjaga positioning sebagai full service premium, sementara Citilink fokus pada segmen Low-Cost Carrier (LCC). Karena itu, pengaturan ulang rute dinilai vital agar kedua maskapai berjalan saling melengkapi.

Hasil pengecekan Bisnis melalui aplikasi pemesanan tiket menunjukkan masih ada tumpang tindih rute, seperti CGK–YIA, CGK–DPS, dan CGK–SUB, yang ditawarkan oleh kedua maskapai dengan rentang harga sangat jauh. Sementara itu, beberapa rute eksklusif Citilink seperti YIA–Balikpapan dan Denpasar–Balikpapan menunjukkan peluang segmentasi yang dapat diperkuat.

Transformasi Garuda semakin solid setelah perseroan menerima dana Rp23,7 triliun dari Danantara. Dana tersebut digunakan untuk stabilisasi operasional, perbaikan struktur keuangan, hingga pemeliharaan armada Garuda dan Citilink.

Dari total dana tersebut, sekitar Rp11,2 triliun dialokasikan untuk penyehatan dan pemeliharaan armada Citilink, sementara Rp8,7 triliun untuk pesawat Garuda Indonesia.

Dengan tambahan modal tersebut, jumlah pesawat beroperasi meningkat menjadi 90 unit, terdiri atas 58 pesawat Garuda dan 32 unit Citilink.

“Dengan dukungan dari pemerintah dan pemegang saham, transformasi Garuda ini memiliki ruang bertumbuh yang memadai,” kata Thomas.

Sebagian dana juga digunakan untuk membayar kewajiban Citilink kepada Pertamina sebesar US$225 juta, serta memperkuat struktur permodalan dan meningkatkan free float saham publik.

Melalui penataan rute, perbaikan armada, dan penguatan modal, Garuda menargetkan jaringan penerbangan yang lebih efisien, terkonsolidasi, serta mampu mendorong daya saing di pasar domestik maupun regional.

  • Penulis: syaiful amri

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • 10 Obat Sakit Lambung Paling Ampuh di Apotek, Ini Jenis dan Cara Kerjanya

    10 Obat Sakit Lambung Paling Ampuh di Apotek, Ini Jenis dan Cara Kerjanya

    • calendar_month Sen, 29 Des 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Sakit lambung atau maag merupakan keluhan kesehatan yang umum dialami masyarakat. Gejalanya bisa berupa nyeri ulu hati, perut terasa panas, mual, kembung, hingga sering sendawa. Untuk mengatasinya, tersedia berbagai obat sakit lambung di apotek, baik yang dijual bebas maupun yang harus digunakan dengan resep dokter. Pemilihan obat sakit lambung tidak boleh sembarangan karena […]

  • Pelemahan Rupiah Terhenti, Kini Jadi Rp16.771 per Dolar AS

    Pelemahan Rupiah Terhenti, Kini Jadi Rp16.771 per Dolar AS

    • calendar_month Rab, 24 Des 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Pelemahan nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) akhirnya terhenti pada perdagangan Rabu (24/12/2025). Rupiah dibuka bergerak menguat 16 poin atau 0,10 persen menjadi Rp16.771 per dolar AS dari sebelumnya Rp16.787 per dolar AS. Penguatan rupiah terjadi seiring tekanan pada dolar AS yang bergerak melemah dan berada di jalur menuju kinerja tahunan […]

  • Setoran Freeport ke Kas Negara Terselamatkan Naiknya Harga Emas-Tembaga

    Setoran Freeport ke Kas Negara Terselamatkan Naiknya Harga Emas-Tembaga

    • calendar_month Sel, 25 Nov 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – PT Freeport Indonesia (PTFI) menghadapi penurunan signifikan pada produksi tembaga dan emas sepanjang 2025 akibat dua insiden besar di fasilitas smelter Gresik dan tambang Grasberg Block Cave. Meski demikian, setoran kepada negara diperkirakan tetap meningkat seiring lonjakan harga emas dan tembaga di pasar global. Presiden Direktur PTFI Tony Wenas mengatakan volume penjualan tembaga […]

  • Buruh Play Button

    UMP Jambi 2026 Diumumkan 21 November, Ini Besaran dari Tahun ke Tahun

    • calendar_month Rab, 29 Okt 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Besaran upah minimum provinsi atau UMP Jambi 2026 sedang dalam pembahasan. Pemerintah berencana UMP 2026 akan diumumkan pada 21 November mendatang. Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) Yassierli mengatakan bahwa besaran UMP akan diumumkan gubernur masing-masing provinsi pada 21 November. Ini sesuai Peraturan Pemerintah (PP) No. 51/2023 tentang Pengupahan. Dengan demikian, pemerintah akan memutuskan formula UMP […]

  • Industri Tekstil Indonesia Tak Lagi Berstatus ‘Sunset Industry’

    Industri Tekstil Indonesia Tak Lagi Berstatus ‘Sunset Industry’

    • calendar_month Sab, 25 Okt 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Menteri Perindustrian (Menperin) Agus Gumiwang Kartasasmita memastikan industri tekstil dan produk tekstil (TPT) nasional telah bangkit dan tidak lagi berstatus sebagai “sunset industry” atau industri yang menurun. Sempat dianggap mati suri, kini industri tekstil Indonesia justru kembali menorehkan catatan pertumbuhan positif. Modernisasi pabrik, efisiensi energi, dan dukungan pemerintah menjadi kunci kebangkitan sektor padat […]

  • Mercedes-Benz Sambut Positif IEU–CEPA, Tarif Impor Mobil Eropa Jadi 0 Persen dalam 5 Tahun

    Mercedes-Benz Sambut Positif IEU–CEPA, Tarif Impor Mobil Eropa Jadi 0 Persen dalam 5 Tahun

    • calendar_month Rab, 8 Okt 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM –  Implementasi perjanjian dagang Indonesia–European Union Comprehensive Economic Partnership Agreement (IEU–CEPA) disambut positif oleh pelaku industri otomotif Eropa di Indonesia. Salah satunya Mercedes-Benz Indonesia, yang menilai penghapusan tarif impor kendaraan utuh (completely built up/CBU) dari 50 persen menjadi 0 persen dalam lima tahun ke depan akan membuka peluang besar di pasar mobil premium nasional. […]

expand_less