Kamis, 13 Agu 2026
light_mode
Beranda » Nasional » Garuda–Citilink Kocok Ulang Rute, Cegah Kanibalisasi & Perkuat Efisiensi Operasional

Garuda–Citilink Kocok Ulang Rute, Cegah Kanibalisasi & Perkuat Efisiensi Operasional

  • account_circle syaiful amri
  • calendar_month Selasa, 2 Des 2025
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAMBISNIS.COM – Garuda Indonesia (GIAA) dan Citilink melakukan penataan ulang rute penerbangan untuk mencegah kanibalisasi antarunit usaha dalam satu grup. Langkah ini menjadi bagian dari strategi transformasi untuk mengembalikan kinerja perseroan agar lebih sehat dan kompetitif. Wakil Direktur Utama Garuda Indonesia, Thomas Sugiarto Oentoro, menegaskan bahwa harmonisasi jaringan penerbangan menjadi kunci untuk menghindari gesekan pasar antara layanan premium Garuda dan layanan berbiaya rendah milik Citilink.

“Ini kami lakukan agar Garuda dan Citilink tidak saling kanibalisasi dan dapat memberikan pelayanan yang lebih komprehensif kepada pelanggan,” ujarnya dalam RDP dengan Komisi VI DPR, Senin (1/12/2025).

Thomas menjelaskan bahwa persaingan di industri penerbangan kian ketat, di tengah tekanan harga tiket dan segmentasi pasar yang semakin jelas. Garuda menjaga positioning sebagai full service premium, sementara Citilink fokus pada segmen Low-Cost Carrier (LCC). Karena itu, pengaturan ulang rute dinilai vital agar kedua maskapai berjalan saling melengkapi.

Hasil pengecekan Bisnis melalui aplikasi pemesanan tiket menunjukkan masih ada tumpang tindih rute, seperti CGK–YIA, CGK–DPS, dan CGK–SUB, yang ditawarkan oleh kedua maskapai dengan rentang harga sangat jauh. Sementara itu, beberapa rute eksklusif Citilink seperti YIA–Balikpapan dan Denpasar–Balikpapan menunjukkan peluang segmentasi yang dapat diperkuat.

Transformasi Garuda semakin solid setelah perseroan menerima dana Rp23,7 triliun dari Danantara. Dana tersebut digunakan untuk stabilisasi operasional, perbaikan struktur keuangan, hingga pemeliharaan armada Garuda dan Citilink.

Dari total dana tersebut, sekitar Rp11,2 triliun dialokasikan untuk penyehatan dan pemeliharaan armada Citilink, sementara Rp8,7 triliun untuk pesawat Garuda Indonesia.

Dengan tambahan modal tersebut, jumlah pesawat beroperasi meningkat menjadi 90 unit, terdiri atas 58 pesawat Garuda dan 32 unit Citilink.

“Dengan dukungan dari pemerintah dan pemegang saham, transformasi Garuda ini memiliki ruang bertumbuh yang memadai,” kata Thomas.

Sebagian dana juga digunakan untuk membayar kewajiban Citilink kepada Pertamina sebesar US$225 juta, serta memperkuat struktur permodalan dan meningkatkan free float saham publik.

Melalui penataan rute, perbaikan armada, dan penguatan modal, Garuda menargetkan jaringan penerbangan yang lebih efisien, terkonsolidasi, serta mampu mendorong daya saing di pasar domestik maupun regional.

  • Penulis: syaiful amri

Rekomendasi Untuk Anda

  • Impor Ilegal Hantam Industri Tekstil Lokal

    Impor Ilegal Hantam Industri Tekstil Lokal

    • calendar_month Kamis, 9 Okt 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Banjirnya produk tekstil impor ilegal kembali jadi sorotan. Ikatan Pengusaha Kecil dan Menengah (IPKB) menilai maraknya barang masuk tanpa izin resmi telah menekan pelaku industri kecil dan menengah (IKM) tekstil yang kini makin kesulitan bertahan di pasar domestik. Ikatan Pengusaha Kecil dan Menengah (IPKB) mendesak pemerintah untuk segera memberikan dukungan nyata kepada industri […]

  • Kerinci dan Sungai Penuh Berpotensi Hujan, Kota Jambi Berawan

    Kerinci dan Sungai Penuh Berpotensi Hujan, Kota Jambi Berawan

    • calendar_month Selasa, 4 Agt 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Prakiraan cuaca Provinsi Jambi hari ini, Selasa 4 Agustus 2026, menunjukkan kondisi yang cukup beragam di 11 kabupaten/kota. Sebagian wilayah Jambi diprakirakan berawan hingga cerah, sementara hujan ringan berpotensi terjadi di sejumlah daerah. Kondisi kabut/asap dan udara kabur juga masih muncul dalam prakiraan cuaca beberapa wilayah. Berdasarkan data prakiraan cuaca, Kerinci dan Kota […]

  • Kompak Melambung, Ini Harga Emas Terbaru di Pegadaian

    Kompak Melambung, Ini Harga Emas Terbaru di Pegadaian

    • calendar_month Kamis, 9 Apr 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Harga emas di Pegadaian hari ini mengalami kenaikan. Hal itu diketahui dari daftar harga emas batangan yang tertera pada laman resmi Pegadaian, Kamis (9/4/2026). Dua produk andalan yang diperjualbelikan Pegadaian, Galeri24 dan UBS kompak naik dan semakin mahal. Untuk emas 1 gram UBS dijual sebesar Rp2,923 juta. Naik Rp44 ribu dari harga kemarin […]

  • Prakiraan Cuaca Jambi 3 Desember: Hujan Ringan Merata, Tanjab Barat Berpotensi Petir

    Prakiraan Cuaca Jambi 3 Desember: Hujan Ringan Merata, Tanjab Barat Berpotensi Petir

    • calendar_month Rabu, 3 Des 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Cuaca di Provinsi Jambi pada Rabu, 3 Desember 2025 didominasi oleh hujan ringan di hampir semua daerah. Berdasarkan prakiraan BMKG, hujan diprediksi turun sejak pagi hingga malam hari, terutama di wilayah tengah dan timur provinsi. Sementara itu, Tanjung Jabung Barat menjadi satu-satunya wilayah yang berpotensi mengalami cuaca ekstrem berupa kilat atau petir. Mayoritas […]

  • 2 Calon Jemaah Haji Kota Jambi Mundur karena Sakit, Kuota Kloter Berkurang

    2 Calon Jemaah Haji Kota Jambi Mundur karena Sakit, Kuota Kloter Berkurang

    • calendar_month Selasa, 5 Mei 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Dua calon jemaah haji (CJH) asal Kota Jambi mengundurkan diri dari keberangkatan musim haji 2026 karena alasan kesehatan. Keputusan ini membuat jumlah jemaah dalam kelompok terbang (kloter) pertama berkurang. Kepala Kantor Kementerian Haji dan Umrah Kota Jambi, M Kholis, mengatakan kondisi kesehatan menjadi faktor utama yang membuat kedua calon jemaah tidak dapat melanjutkan […]

  • Investor Asing Masih Lirik Indonesia

    Investor Asing Masih Lirik Indonesia

    • calendar_month Senin, 27 Apr 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Minat investor asing untuk menanamkan modal di Indonesia masih terjaga meski dunia tengah diliputi ketidakpastian ekonomi global. Hal ini disampaikan oleh Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) yang menilai Indonesia tetap menjadi destinasi investasi yang relevan. Ketua Umum Apindo, Shinta Kamdani, menyebut bahwa investor asing masih melihat peluang besar di dalam negeri, seiring dengan kondisi […]

expand_less