Selasa, 12 Mei 2026
light_mode
Beranda » Nasional » Garuda–Citilink Kocok Ulang Rute, Cegah Kanibalisasi & Perkuat Efisiensi Operasional

Garuda–Citilink Kocok Ulang Rute, Cegah Kanibalisasi & Perkuat Efisiensi Operasional

  • account_circle syaiful amri
  • calendar_month Selasa, 2 Des 2025
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAMBISNIS.COM – Garuda Indonesia (GIAA) dan Citilink melakukan penataan ulang rute penerbangan untuk mencegah kanibalisasi antarunit usaha dalam satu grup. Langkah ini menjadi bagian dari strategi transformasi untuk mengembalikan kinerja perseroan agar lebih sehat dan kompetitif. Wakil Direktur Utama Garuda Indonesia, Thomas Sugiarto Oentoro, menegaskan bahwa harmonisasi jaringan penerbangan menjadi kunci untuk menghindari gesekan pasar antara layanan premium Garuda dan layanan berbiaya rendah milik Citilink.

“Ini kami lakukan agar Garuda dan Citilink tidak saling kanibalisasi dan dapat memberikan pelayanan yang lebih komprehensif kepada pelanggan,” ujarnya dalam RDP dengan Komisi VI DPR, Senin (1/12/2025).

Thomas menjelaskan bahwa persaingan di industri penerbangan kian ketat, di tengah tekanan harga tiket dan segmentasi pasar yang semakin jelas. Garuda menjaga positioning sebagai full service premium, sementara Citilink fokus pada segmen Low-Cost Carrier (LCC). Karena itu, pengaturan ulang rute dinilai vital agar kedua maskapai berjalan saling melengkapi.

Hasil pengecekan Bisnis melalui aplikasi pemesanan tiket menunjukkan masih ada tumpang tindih rute, seperti CGK–YIA, CGK–DPS, dan CGK–SUB, yang ditawarkan oleh kedua maskapai dengan rentang harga sangat jauh. Sementara itu, beberapa rute eksklusif Citilink seperti YIA–Balikpapan dan Denpasar–Balikpapan menunjukkan peluang segmentasi yang dapat diperkuat.

Transformasi Garuda semakin solid setelah perseroan menerima dana Rp23,7 triliun dari Danantara. Dana tersebut digunakan untuk stabilisasi operasional, perbaikan struktur keuangan, hingga pemeliharaan armada Garuda dan Citilink.

Dari total dana tersebut, sekitar Rp11,2 triliun dialokasikan untuk penyehatan dan pemeliharaan armada Citilink, sementara Rp8,7 triliun untuk pesawat Garuda Indonesia.

Dengan tambahan modal tersebut, jumlah pesawat beroperasi meningkat menjadi 90 unit, terdiri atas 58 pesawat Garuda dan 32 unit Citilink.

“Dengan dukungan dari pemerintah dan pemegang saham, transformasi Garuda ini memiliki ruang bertumbuh yang memadai,” kata Thomas.

Sebagian dana juga digunakan untuk membayar kewajiban Citilink kepada Pertamina sebesar US$225 juta, serta memperkuat struktur permodalan dan meningkatkan free float saham publik.

Melalui penataan rute, perbaikan armada, dan penguatan modal, Garuda menargetkan jaringan penerbangan yang lebih efisien, terkonsolidasi, serta mampu mendorong daya saing di pasar domestik maupun regional.

  • Penulis: syaiful amri

Rekomendasi Untuk Anda

  • Prabowo Bertolak ke Rusia, Akan Bertemu Vladimir Putin Bahas Energi dan Geopolitik

    Prabowo Bertolak ke Rusia, Akan Bertemu Vladimir Putin Bahas Energi dan Geopolitik

    • calendar_month Senin, 13 Apr 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Presiden Prabowo Subianto bertolak menuju Moskow, Rusia, pada Minggu malam (12/4/2026) untuk melakukan kunjungan resmi kenegaraan. Dalam lawatan ini, Prabowo dijadwalkan bertemu langsung dengan Presiden Rusia Vladimir Putin guna membahas kerja sama strategis di tengah dinamika global. Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya menyampaikan bahwa keberangkatan Presiden merupakan bagian dari upaya memperkuat hubungan bilateral, […]

  • Persib Bandung Ditahan Borneo FC 1-1

    Persib Bandung Ditahan Borneo FC 1-1

    • calendar_month Senin, 16 Mar 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Persib Bandung harus puas membawa pulang satu poin saat bertandang ke markas Borneo FC dalam lanjutan kompetisi sepak bola nasional. Pertandingan yang berlangsung di Stadion Segiri, Samarinda, Minggu (15/3/2026), berakhir imbang 1-1. Meski tidak menelan kekalahan, gelandang Persib Marc Klok mengaku kurang puas dengan hasil tersebut. Menurutnya, tim datang dengan target meraih kemenangan. […]

  • Harga Cabai Rawit Merah di Pasar Angso Duo Tembus Rp70 Ribu per Kg

    Harga Cabai Rawit Merah di Pasar Angso Duo Tembus Rp70 Ribu per Kg

    • calendar_month Kamis, 16 Apr 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Harga kebutuhan pokok di Pasar Angso Duo terpantau relatif stabil pada update Kamis, 16 April 2026. Berdasarkan data Dinas Perdagangan dan Perindustrian Kota Jambi, hanya beberapa komoditas yang mengalami kenaikan dan penurunan harga. Kenaikan paling mencolok terjadi pada cabai rawit merah yang kini mencapai Rp70.000 per kilogram atau naik 14,29 persen. Selain itu, […]

  • Bantuan dari Malaysia dan China Masuk ke Aceh, Gubernur Mualem: Mereka Datang untuk Tolong

    Bantuan dari Malaysia dan China Masuk ke Aceh, Gubernur Mualem: Mereka Datang untuk Tolong

    • calendar_month Senin, 8 Des 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Gubernur Aceh Muzakir Manaf atau Mualem menyebut bantuan kemanusiaan dari Malaysia dan China mulai masuk ke Aceh pascabanjir dan longsor yang melanda sejumlah daerah dalam sepekan terakhir. Menurut Mualem, bantuan dari luar negeri sah-sah saja dilakukan karena saat ini kebutuhan masyarakat penyintas bencana masih sangat mendesak, terutama obat-obatan dan layanan kesehatan. Mualem mencontohkan […]

  • Warisan Utang Jokowi di Proyek Kereta Cepat Jadi Beban Prabowo, Purbaya Tolak APBN Jadi Penolong

    Warisan Utang Jokowi di Proyek Kereta Cepat Jadi Beban Prabowo, Purbaya Tolak APBN Jadi Penolong

    • calendar_month Senin, 27 Okt 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Polemik utang proyek Kereta Cepat Jakarta–Bandung (KCJB) kembali memanas. Nilai utang yang membengkak hingga lebih dari Rp116 triliun kini jadi bola panas yang berpindah tangan dari pemerintahan Presiden Joko Widodo ke Presiden Prabowo Subianto. Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menegaskan sikap tegas: APBN tidak boleh menanggung utang proyek Whoosh. Menurutnya, tanggung jawab kini […]

  • Pemerintah Siapkan Bea Keluar Batu Bara 2026, Pengusaha Mulai Ribut

    Pemerintah Siapkan Bea Keluar Batu Bara 2026, Pengusaha Mulai Ribut

    • calendar_month Kamis, 27 Nov 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa memastikan pemerintah sedang membahas rencana pengenaan bea keluar (export duty) untuk komoditas batu bara yang ditargetkan mulai berlaku pada 2026. Purbaya mengakui kebijakan ini hampir pasti mendapat penolakan dari pelaku usaha. Purbaya belum mengungkap detail tarif maupun mekanisme pungutannya. Namun ia menegaskan bahwa pembahasan sudah berjalan dan implementasinya […]

expand_less