Selasa, 12 Mei 2026
light_mode
Beranda » Nasional » Lonjakkan Harga 824%, BEI Suspensi Perdagangan Saham INET untuk Cooling Down

Lonjakkan Harga 824%, BEI Suspensi Perdagangan Saham INET untuk Cooling Down

  • account_circle syaiful amri
  • calendar_month Selasa, 25 Nov 2025
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAMBISNIS.COM – Bursa Efek Indonesia (BEI) menghentikan sementara perdagangan saham PT Sinergi Inti Andalan Prima Tbk (INET) menyusul lonjakan harga yang sangat tinggi dalam beberapa waktu terakhir. Suspensi ini mulai berlaku pada sesi I perdagangan Selasa (25/11/2025), sebagaimana mengacu pada Pengumuman Bursa Peng-SPT-00366/BEI.WAS/11-2025.

Langkah penghentian sementara tersebut dilakukan sebagai bagian dari mekanisme cooling down untuk memberikan ruang bagi investor dalam mempertimbangkan keputusan investasinya. BEI menilai jeda diperlukan agar perdagangan saham INET berlangsung lebih wajar.

“BEI memandang perlu untuk melakukan penghentian sementara perdagangan Saham PT Sinergi Inti Andalan Prima Tbk (INET) di Pasar Reguler dan Pasar Tunai,” demikian tertulis dalam pengumuman yang dipublikasikan BEI melalui laman resminya.

INET tercatat mengalami kenaikan harga signifikan selama sebulan terakhir. Data perdagangan menunjukkan saham emiten telekomunikasi tersebut menembus batas Auto Reject Atas (ARA) 25% pada Senin (24/11/2025), ditutup di level Rp 675 per saham.

Secara bulanan, harga saham INET melesat 139,36%, sementara secara year to date mencapai kenaikan fantastis sebesar 824,66%. Kenaikan ekstrem inilah yang memicu BEI mengambil langkah tegas untuk melakukan suspensi.

Suspensi perdagangan saham umumnya diberlakukan apabila terjadi pergerakan harga yang dianggap tidak wajar dan berisiko memicu ketidakstabilan pasar. Melalui kebijakan ini, BEI berharap investor memiliki waktu cukup untuk melakukan evaluasi ulang.

Dengan pemberlakuan suspensi, BEI juga mengingatkan seluruh pihak agar senantiasa memperhatikan keterbukaan informasi yang diterbitkan perusahaan.

“Dengan ini, BEI berharap para pihak yang berkepentingan diharapkan untuk selalu memperhatikan keterbukaan informasi yang disampaikan oleh Perseroan,” demikian lanjutan pengumuman tersebut.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan lanjutan dari perseroan mengenai lonjakan harga saham maupun respon atas suspensi yang dilakukan BEI.

  • Penulis: syaiful amri

Rekomendasi Untuk Anda

  • BP Tapera  Sudah Salurkan Rp27,72 Triliun untuk Rumah Subsidi

    BP Tapera Sudah Salurkan Rp27,72 Triliun untuk Rumah Subsidi

    • calendar_month Senin, 24 Nov 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Badan Pengelola Tabungan Perumahan Rakyat (BP Tapera) memprediksi total penyaluran Kredit Pemilikan Rumah (KPR) Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP) pada November ini akan mencetak sejarah tertinggi. Bahkan, diprediksi melampaui capaian tertinggi KPR FLPP, tepatnya pada 2023 sejumlah 229 ribu unit rumah. Hingga 21 November, sudah tercatat 223.279 rumah KPR FLPP telah disalurkan BP […]

  • UU HKPD Jadi “Jalur PHK Massal” PPPK, Ribuan Pegawai Terancam Dirumahkan

    UU HKPD Jadi “Jalur PHK Massal” PPPK, Ribuan Pegawai Terancam Dirumahkan

    • calendar_month Kamis, 26 Mar 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Nasib ribuan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) di seluruh Indonesia berada di ujung tanduk. Gelombang pemutusan hubungan kerja (PHK) massal berpotensi terjadi usai Lebaran 2026. Ancaman ini muncul seiring penerapan UU Nomor 1 Tahun 2022 tentang Hubungan Keuangan Pusat dan Daerah (UU HKPD) yang mewajibkan pemerintah daerah membatasi belanja pegawai maksimal 30 […]

  • 5 Sate Favorit Pejabat Indonesia, dari Jokowi Sampai SBY Doyan Sate Empuk nan Gurih

    5 Sate Favorit Pejabat Indonesia, dari Jokowi Sampai SBY Doyan Sate Empuk nan Gurih

    • calendar_month Rabu, 8 Okt 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Siapa sangka, di balik kesibukan para pejabat tinggi negara, mereka juga punya menu kuliner sederhana yang selalu menggoda: sate. Olahan daging bakar yang disiram bumbu kacang atau kecap ini ternyata jadi favorit banyak tokoh penting Tanah Air. Dari Presiden Joko Widodo (Jokowi) hingga Susilo Bambang Yudhoyono (SBY), masing-masing punya tempat langganan sate andalan. […]

  • Chaos Demo Gen Z Madagaskar, Jenderal Jadi Perdana Menteri

    Chaos Demo Gen Z Madagaskar, Jenderal Jadi Perdana Menteri

    • calendar_month Selasa, 7 Okt 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Presiden Madagaskar Andry Rajoelina menunjuk Jenderal Ruphin Fortunat Zafisambo sebagai Perdana Menteri baru. Hanya sepekan setelah ia membubarkan pemerintahan sebelumnya. Keputusan pada Senin (6/10/2025) tersebut menandai langkah terbaru Rajoelina dalam upayanya meredam ketegangan yang telah berlangsung selama tiga minggu terakhir. Menyusul demonstrasi nasional yang menuntut perbaikan layanan publik, terutama listrik dan air bersih, […]

  • Bank Tanah dan Kejagung Kawal Pengelolaan Lahan Koperasi Merah Putih di Lampung

    Bank Tanah dan Kejagung Kawal Pengelolaan Lahan Koperasi Merah Putih di Lampung

    • calendar_month Kamis, 13 Nov 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Badan Bank Tanah (BBT) menjalin kerja sama strategis dengan Kejaksaan Agung (Kejagung) untuk mengawal penyediaan dan pengelolaan lahan Koperasi Desa (Kopdes) Merah Putih di Provinsi Lampung. Kolaborasi ini ditandai dengan penandatanganan nota kesepahaman (MoU) antara BBT dan Jaksa Agung Muda Intelijen (Jamintel) di Kantor Pemerintah Provinsi Lampung, Rabu (12/11/2025). Pelaksana Tugas (Plt) Kepala […]

  • Menjelang Tahun Baru 2026, Bursa Asia Mixed, Nikkei Melemah Kospi Menguat

    Menjelang Tahun Baru 2026, Bursa Asia Mixed, Nikkei Melemah Kospi Menguat

    • calendar_month Senin, 29 Des 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Bursa saham Asia-Pasifik bergerak beragam pada perdagangan Senin (29/12/2025), menandai awal pekan terakhir perdagangan sepanjang tahun 2025. Minimnya katalis ekonomi utama serta sikap kehati-hatian investor menjelang pergantian tahun membuat pasar cenderung bergerak terbatas. Di Jepang, indeks acuan Nikkei 225 tercatat melemah 0,55 persen, sementara Topix turun 0,26 persen. Pelemahan ini terjadi di tengah […]

expand_less