Sabtu, 26 Sep 2026
light_mode
Beranda » Internasional » 9 Negara yang Masih Mengonsumsi Daging Anjing, Apakah Indonesia Termasuk? Cek Faktanya di Sini

9 Negara yang Masih Mengonsumsi Daging Anjing, Apakah Indonesia Termasuk? Cek Faktanya di Sini

  • account_circle syaiful amri
  • calendar_month Kamis, 20 Nov 2025
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAMBISNIS.COM – Meski menuai pro dan kontra, konsumsi daging anjing masih menjadi bagian dari budaya di sejumlah negara. Beberapa wilayah bahkan memiliki tingkat konsumsi yang sangat tinggi. Humane Society International memperkirakan 30 juta anjing dibunuh setiap tahun untuk konsumsi manusia.

Asia tercatat sebagai benua dengan tingkat konsumsi anjing tertinggi. Banyak anjing disebut dicuri dari pemiliknya sebelum dibawa untuk disembelih.

Daftar negara yang masih mengonsumsi daging anjing

  • China
  • Korea Selatan
  • Filipina
  • Indonesia
  • Thailand
  • Laos
  • Vietnam
  • Kamboja,
  • Nagaland di India.

China menjadi negara dengan konsumsi daging anjing terbesar di dunia dengan sekitar 10 juta anjing dikonsumsi setiap tahun. Tradisi ini telah berlangsung ribuan tahun dan masih populer di berbagai wilayah. Salah satu daerah paling dikenal adalah Yulin, yang setiap tahun mengadakan Festival Lychee and Dog Meat. Festival ini menuai kecaman global dan semakin kontroversial dari tahun ke tahun.

Pada 2020, Shenzhen dan Zhuhai menjadi kota pertama di China daratan yang melarang konsumsi daging anjing dan kucing. Kementerian Pertanian China juga telah mengubah klasifikasi anjing dan kucing dari hewan ternak menjadi hewan pendamping.

Vietnam berada di posisi kedua konsumsi tertinggi. Hampir seluruh bagian tubuh anjing digunakan dalam berbagai hidangan seperti semur, sup, hingga tusuk sate. Sebagian masyarakat Vietnam percaya daging anjing membawa keberuntungan dan memiliki khasiat obat.

Korea Selatan juga menjadi negara dengan konsumsi daging anjing yang masih cukup tinggi. Metode penyembelihan sering menimbulkan kritik dari aktivis hewan. Di Filipina, daging anjing menjadi bahan utama masakan tradisional asocena.

Sementara itu, Taiwan menjadi negara Asia pertama yang melarang konsumsi daging kucing dan anjing serta penjualannya pada 2017. Pelanggar dikenakan denda besar hingga hukuman penjara. Hong Kong juga mengharamkan penyembelihan hewan ini selama puluhan tahun, meski konsumsi pribadi belum dilarang.

Indonesia bukan konsumen terbesar, namun angkanya tetap signifikan. Sekitar 5% penduduk Indonesia diketahui masih mengonsumsi daging anjing. Perdagangan daging anjing dinilai berbahaya karena rabies masih umum ditemukan di sejumlah daerah. Selain itu, proses penyembelihan dan lokasi penjualan sering dilaporkan tidak memenuhi standar sanitasi.

Sementara Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) memperingatkan bahwa konsumsi anjing dapat memicu risiko trichinellosis, kolera, hingga rabies.

  • Penulis: syaiful amri

Rekomendasi Untuk Anda

  • Iran dan Oman Kenakan Biaya Transit Selat Hormuz hingga Rp33,9 Miliar per Kapal

    Iran dan Oman Kenakan Biaya Transit Selat Hormuz hingga Rp33,9 Miliar per Kapal

    • calendar_month Rabu, 8 Apr 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Iran dan Oman berencana mengenakan biaya transit bagi kapal yang melintasi Selat Hormuz selama periode gencatan senjata dua pekan. Kebijakan tersebut muncul setelah kesepakatan gencatan senjata sementara antara Amerika Serikat dan Iran, menyusul konflik yang berlangsung lebih dari satu bulan sejak akhir Februari 2026. Mengutip laporan kantor berita Tasnim, dana dari pungutan tersebut […]

  • Harga Cabai Merah Naik, Cabai Rawit Merah Turun di Pasar Angso Duo Jambi 

    Harga Cabai Merah Naik, Cabai Rawit Merah Turun di Pasar Angso Duo Jambi 

    • calendar_month Kamis, 30 Jul 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Pergerakan harga bahan pokok di Pasar Angso Duo, Kota Jambi, pada Kamis, 30 Juli 2026, didominasi kondisi stabil. Namun, sejumlah komoditas hortikultura mengalami perubahan harga, terutama cabai dan bawang merah. Berdasarkan data Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disperindag) Kota Jambi, harga cabai merah besar dan cabai merah kecil masing-masing naik 10 persen menjadi Rp40.000 […]

  • Investasi Tembus Rp1.434 Triliun, BKPM Sebut Serap 1,95 Juta Tenaga Kerja Play Button

    Investasi Tembus Rp1.434 Triliun, BKPM Sebut Serap 1,95 Juta Tenaga Kerja

    • calendar_month Jumat, 17 Okt 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Dalam sembilan bulan terakhir, Januari-September 2025 total investasi yang masuk ke Indonesia sudah mencapai Rp1.434,3 triliun. Data itu diungkap oleh Rosan Perkasa Roeslani, Menteri Investasi dan Hilirisasi/Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM), Jumat (17/10). Menurut Rosan nominal Rp 1.434,3 triliun itu setara dengan 75,3 persen dari target investasi. Pemerintah menargetkan investasi sepanjang 2025 […]

  • Komisi IV DPR Minta Bulog Jangan Simpan Beras Lebih dari 6 Bulan, Jaga Kualitas untuk Konsumen

    Komisi IV DPR Minta Bulog Jangan Simpan Beras Lebih dari 6 Bulan, Jaga Kualitas untuk Konsumen

    • calendar_month Selasa, 28 Okt 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Komisi IV DPR RI meminta Perum Bulog memastikan stok beras di gudang tidak disimpan lebih dari enam bulan agar kualitas beras tetap terjaga hingga sampai ke tangan konsumen. “Jangan menyimpan beras terlalu lama, apalagi lebih dari satu tahun. Paling lama enam bulan sudah harus berputar lagi,” kata Ketua Komisi IV DPR RI Titiek […]

  • Lanjutkan Tren Penurunan, Emas Antam Kini Rp2.263.000 per Gram

    Lanjutkan Tren Penurunan, Emas Antam Kini Rp2.263.000 per Gram

    • calendar_month Kamis, 30 Okt 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Harga emas batangan PT Aneka Tambang Tbk (Antam) melanjutkan tren penurunan. Perdagangan Kamis (30/10/2025), emas Antam kembali terkoreksi sebesar Rp 4.000 menjadi Rp 2.263.000 per gram dari semula Rp2.267.000 per gram. ‎Untuk harga beli kembali (buyback) juga turun Rp4000 menjadi Rp2.128.000 dari awalnya Rp2.132.000 per gram. Transaksi harga jual dikenakan potongan pajak sesuai […]

  • Harga Sembako Jambi H-1 Idul Adha 2026: Daging Sapi Naik, Cabai Merah Turun di Pasar Angso Duo

    Harga Sembako Jambi H-1 Idul Adha 2026: Daging Sapi Naik, Cabai Merah Turun di Pasar Angso Duo

    • calendar_month Selasa, 26 Mei 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Jelang Hari Raya Idul Adha 2026, harga sembako di Kota Jambi mengalami pergerakan bervariasi. Berdasarkan data Sistem Informasi Harga Kebutuhan Pokok (Siharko) dan pantauan di Pasar Angso Duo per 26 Mei 2026, mayoritas bahan pokok masih relatif stabil meski sejumlah komoditas mengalami kenaikan. Kenaikan paling mencolok terjadi pada daging sapi murni yang mencapai […]

expand_less