Rabu, 13 Mei 2026
light_mode
Beranda » Internasional » 9 Negara yang Masih Mengonsumsi Daging Anjing, Apakah Indonesia Termasuk? Cek Faktanya di Sini

9 Negara yang Masih Mengonsumsi Daging Anjing, Apakah Indonesia Termasuk? Cek Faktanya di Sini

  • account_circle syaiful amri
  • calendar_month Kamis, 20 Nov 2025
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAMBISNIS.COM – Meski menuai pro dan kontra, konsumsi daging anjing masih menjadi bagian dari budaya di sejumlah negara. Beberapa wilayah bahkan memiliki tingkat konsumsi yang sangat tinggi. Humane Society International memperkirakan 30 juta anjing dibunuh setiap tahun untuk konsumsi manusia.

Asia tercatat sebagai benua dengan tingkat konsumsi anjing tertinggi. Banyak anjing disebut dicuri dari pemiliknya sebelum dibawa untuk disembelih.

Daftar negara yang masih mengonsumsi daging anjing

  • China
  • Korea Selatan
  • Filipina
  • Indonesia
  • Thailand
  • Laos
  • Vietnam
  • Kamboja,
  • Nagaland di India.

China menjadi negara dengan konsumsi daging anjing terbesar di dunia dengan sekitar 10 juta anjing dikonsumsi setiap tahun. Tradisi ini telah berlangsung ribuan tahun dan masih populer di berbagai wilayah. Salah satu daerah paling dikenal adalah Yulin, yang setiap tahun mengadakan Festival Lychee and Dog Meat. Festival ini menuai kecaman global dan semakin kontroversial dari tahun ke tahun.

Pada 2020, Shenzhen dan Zhuhai menjadi kota pertama di China daratan yang melarang konsumsi daging anjing dan kucing. Kementerian Pertanian China juga telah mengubah klasifikasi anjing dan kucing dari hewan ternak menjadi hewan pendamping.

Vietnam berada di posisi kedua konsumsi tertinggi. Hampir seluruh bagian tubuh anjing digunakan dalam berbagai hidangan seperti semur, sup, hingga tusuk sate. Sebagian masyarakat Vietnam percaya daging anjing membawa keberuntungan dan memiliki khasiat obat.

Korea Selatan juga menjadi negara dengan konsumsi daging anjing yang masih cukup tinggi. Metode penyembelihan sering menimbulkan kritik dari aktivis hewan. Di Filipina, daging anjing menjadi bahan utama masakan tradisional asocena.

Sementara itu, Taiwan menjadi negara Asia pertama yang melarang konsumsi daging kucing dan anjing serta penjualannya pada 2017. Pelanggar dikenakan denda besar hingga hukuman penjara. Hong Kong juga mengharamkan penyembelihan hewan ini selama puluhan tahun, meski konsumsi pribadi belum dilarang.

Indonesia bukan konsumen terbesar, namun angkanya tetap signifikan. Sekitar 5% penduduk Indonesia diketahui masih mengonsumsi daging anjing. Perdagangan daging anjing dinilai berbahaya karena rabies masih umum ditemukan di sejumlah daerah. Selain itu, proses penyembelihan dan lokasi penjualan sering dilaporkan tidak memenuhi standar sanitasi.

Sementara Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) memperingatkan bahwa konsumsi anjing dapat memicu risiko trichinellosis, kolera, hingga rabies.

  • Penulis: syaiful amri

Rekomendasi Untuk Anda

  • Deni Moroyati, Founder dari D'moroy Play Button

    D’moroy Raih Penghargaan Best Prize Natural Fibers di INACRAFT 2026

    • calendar_month Jumat, 20 Feb 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Kabar membanggakan datang dari sektor UMKM. Brand kriya asal Jambi, D’moroy (PT Dmoroy Kreasi Alam Nusantara), berhasil meraih penghargaan dalam ajang INACRAFT  Awards 2026 yang berlangsung di Jakarta Convention Center (JCC) pada 4 hingga 8 Februari 2026. D’moroy memenangkan penghargaan Best Prize Natural Fibers (serat alam), yang merupakan salah satu kategori bergengsi dalam […]

  • Anggaran Ketahanan Pangan 2026 Naik Jadi Rp210,4 Triliun, Pemerintah Fokus Kejar Swasembada

    Anggaran Ketahanan Pangan 2026 Naik Jadi Rp210,4 Triliun, Pemerintah Fokus Kejar Swasembada

    • calendar_month Rabu, 10 Des 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Pemerintah menaikkan anggaran ketahanan pangan pada tahun 2026 menjadi Rp210,4 triliun. Kenaikan tersebut diharapkan dapat memperkuat upaya menuju swasembada pangan nasional sekaligus menjaga stabilitas produksi di tengah risiko perubahan iklim dan dinamika pasokan global. Direktur Perekonomian dan Kemaritiman Direktorat Jenderal Anggaran (DJA) Kementerian Keuangan, Tri Budhianto, menyampaikan peningkatan anggaran diarahkan untuk memperkuat produktivitas […]

  • Purbaya Minta Kementerian dan Pemda Segera Habiskan Anggaran 2025

    Purbaya Minta Kementerian dan Pemda Segera Habiskan Anggaran 2025

    • calendar_month Selasa, 4 Nov 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa meminta maaf kepada sejumlah kementerian/lembaga (K/L) dan pemerintah daerah (Pemda) yang merasa tersinggung atas pernyataannya terkait lambatnya realisasi belanja daerah. Namun, ia menegaskan bahwa pesan utamanya tetap sama: anggaran harus dihabiskan agar ekonomi nasional bergerak optimal. “Kalau ada yang tersinggung, saya mohon maaf. Tapi yang benar lah, habiskan […]

  • Harga Sembako di Kota Jambi 24 Oktober 2025: Cabai Naik, Beras dan Daging Masih Stabil

    Harga Sembako di Kota Jambi 24 Oktober 2025: Cabai Naik, Beras dan Daging Masih Stabil

    • calendar_month Jumat, 24 Okt 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Harga kebutuhan pokok di sejumlah pasar tradisional Kota Jambi masih cenderung stabil menjelang akhir Oktober 2025. Berdasarkan data resmi Sistem Informasi Harga Komoditas (SIHARKO) milik Dinas Perdagangan dan Perindustrian Kota Jambi, sebagian besar komoditas utama seperti beras, gula, minyak goreng, dan daging masih menunjukkan harga yang relatif tidak berubah. Namun, komoditas cabai mulai […]

  • Janice Tjen Masuk Daftar Pemain BNP Paribas Open 2026, Siap Tampil di Indian Wells

    Janice Tjen Masuk Daftar Pemain BNP Paribas Open 2026, Siap Tampil di Indian Wells

    • calendar_month Kamis, 26 Feb 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Petenis Indonesia Janice Tjen tercantum dalam daftar pemain yang akan berlaga pada turnamen bergengsi BNP Paribas Open 2026. Berdasarkan daftar resmi WTA, sebanyak 78 petenis masuk dalam daftar tunggal putri turnamen kategori WTA 1000 tersebut. Nama Janice bersanding dengan sejumlah petenis papan atas dunia seperti Aryna Sabalenka, Iga Swiatek, Elena Rybakina, dan Jessica […]

  • Dirjen Pajak Pecat 26 Pegawai karena Pelanggaran Berat, Purbaya: Era Main-Main Sudah Selesai

    Dirjen Pajak Pecat 26 Pegawai karena Pelanggaran Berat, Purbaya: Era Main-Main Sudah Selesai

    • calendar_month Kamis, 9 Okt 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Direktorat Jenderal Pajak (DJP) terus memperkuat reformasi internal dengan langkah tegas. Sebanyak 26 pegawai pajak resmi dipecat karena terbukti melakukan pelanggaran disiplin berat, sementara 13 lainnya masih dalam pemeriksaan atas dugaan pelanggaran etik dan integritas. Langkah bersih-bersih di tubuh otoritas pajak tak lagi bisa ditawar. Di bawah kepemimpinan baru, DJP menunjukkan ketegasan dengan […]

expand_less