Ambisi Elon Musk, Robot Optimus Siap Jadi Solusi Pengentasan Kemiskinan Dunia
- account_circle syaiful amri
- calendar_month Sel, 18 Nov 2025
- comment 0 komentar

Elon Musk memamerkan robot humanoid Tesla Optimus yang ke depan diklaim bisa berjalan sendiri tanpa bantuan pihak lain. (Foto: Gizchina).
JAMBISNIS.COM – Elon Musk kembali membuat gebrakan besar di dunia teknologi. Dalam rapat pemegang saham Tesla pekan lalu, ia menyatakan bahwa robot humanoid Optimus akan menjadi solusi global untuk menghapus kemiskinan.
Pernyataan tersebut muncul setelah para pemegang saham menyetujui paket kompensasi Musk bernilai USD 1 triliun atau sekitar Rp 16.694 triliun (kurs Rp 16.694/USD), salah satu yang terbesar dalam sejarah dunia korporasi.
Dikutip dari Business Insider, Senin (17/11/2025), Musk menyebut Optimus sebagai proyek revolusioner yang akan mengubah struktur ekonomi global serta membawa manusia menuju era “kelimpahan berkelanjutan”.
Musk menegaskan bahwa robot humanoid Tesla akan mampu menggantikan hampir seluruh tenaga kerja manusia, sehingga di masa depan bekerja hanya menjadi “pilihan, bukan keharusan”.
“Kita akan mencapai pendapatan tinggi universal,” ujarnya.
Menurutnya, siapa pun nantinya bisa memperoleh barang dan layanan apa saja tanpa batas, tetapi transisi menuju era tersebut akan penuh tantangan.
Tantangan terbesar pengembangan Optimus ada pada desain tangan robotik agar dapat meniru kelincahan tangan manusia. Musk berharap Optimus dijual massal di harga USD 20 ribu–30 ribu (Rp 333 juta–Rp 500 juta), jauh lebih murah dari robot industri konvensional.
Saat ini Optimus masih dalam tahap desain dan pengujian. Meski begitu, Musk optimistis Tesla dapat memproduksi hingga satu juta unit per tahun dalam dekade mendatang.
Optimus sudah beberapa kali dipamerkan secara publik, mulai dari membagikan permen saat Halloween, beraksi Kung Fu bersama Jared Leto, hingga menari dalam rapat pemegang saham Tesla.
Dalam pidatonya, Musk menyebut Optimus dapat meningkatkan produktivitas global 10 hingga 100 kali lipat. Ia menilai robotika dan kecerdasan buatan (AI) merupakan satu-satunya jalan menuju kemakmuran merata dan pendapatan dasar universal (UBI).
Robot humanoid ini diklaim mampu bekerja 24 jam nonstop dengan produktivitas lima kali lipat manusia.
Dalam wawancara terpisah dengan Joe Rogan, Musk mengatakan bahwa AI dan robotika adalah kunci menyelamatkan Amerika dari krisis utang nasional.
“Saya sampai pada kesimpulan bahwa satu-satunya cara mencegah Amerika bangkrut adalah AI dan robotika,” ujarnya.
Ia bahkan menyebut bahwa penerapan teknologi ini bisa menciptakan “utopia komunis” dalam sistem ekonomi kapitalis, karena semua orang akan mendapat akses tak terbatas terhadap barang dan jasa.
Melalui platform X, Musk kembali menegaskan bahwa suatu saat bekerja tidak lagi menjadi kewajiban.
“Bekerja akan menjadi pilihan, seperti menanam sayuran sendiri meski bisa membeli di toko,” tulisnya.
Meski mengakui transisi akan penuh gejolak ekonomi dan sosial, Musk yakin hasil akhirnya akan membawa manusia menuju era kemakmuran universal di mana kemiskinan tinggal sejarah.
- Penulis: syaiful amri

Saat ini belum ada komentar