Sabtu, 26 Sep 2026
light_mode
Beranda » Nasional » Masih Lemah, Rupiah Terkoreksi ke Rp16.749 per Dolar AS

Masih Lemah, Rupiah Terkoreksi ke Rp16.749 per Dolar AS

  • account_circle -
  • calendar_month Selasa, 18 Nov 2025
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAMBISNIS.COM – Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) mengalami pelemahan pagi ini. Rupiah dibuka melemah sebesar 13 poin atau 0,08 persen menjadi Rp16.749 per dolar AS dari sebelumnya Rp16.736 per dolar AS.

Adapun indeks dolar AS melemah 0,06% ke 99,53. Sementara itu, sejumlah mata uang di kawasan Asia dibuka bervariasi. Mata uang yen Jepang menguat 0,04%, dolar Hong Kong melemah 0,01%, dolar Singapura stagnan, dolar Taiwan melemah 0,04%, dan won Korea Selatan melemah 0,46%.

Lalu peso Filipina menguat 0,02%, yuan China melemah 0,01%, ringgit Malaysia melemah 0,40%, dan baht Thailand turun 0,04% di hadapan dolar AS.

Analis mata uang Doo Financial Futures Lukman Leong menganggap nilai tukar (kurs) rupiah berpotensi melemah di tengah sentimen ketidakpastian pasar meningkat atau risk-off.

“Rupiah diperkirakan masih berpotensi melemah terhadap dolar AS yang menguat di tengah sentimen risk off,” ungkapnya dikutip dari Antara, Selasa (18/11/2025).

Menurut Lukman, pemicu dari sentimen risk off adalah terjadinya sell off (aksi jual besar-besaran suatu aset) di Wall Street karena kekhawatiran bubble (harga melonjak melebihi nilai intrinsiknya, diikuti penurunan harga secara tajam) saham-saham teknologi dan artificial intelligence (AI).

Mengutip Anadolu, perusahaan-perusahaan teknologi besar sempat mengumumkan pengeluaran lebih dari 380 miliar dolar AS dalam laporan keuangan mereka.

Namun, terdapat kekhawatiran terkait “gelembung AI” dan valuasi saham teknologi yang terlalu tinggi dalam beberapa pekan terakhir.

Kini, investor sedang menunggu laporan pendapatan Nvidia, yang harga sahamnya turun 1,8 persen pada Senin (17/11/2025) menjelang pengumuman pendapatan kuartal III-2025.

Di samping itu, investor khawatir tentang valuasi yang terlalu tinggi, sehingga memberikan tekanan terhadap produsen chip tersebut dan ekuitas teknologi besar.

Di sisi lain, Alphabet menonjol di antara perusahaan teknologi besar, naik 3,1 persen pasca pengumuman akuisisi saham Berkshire Hathaway milik Warren Buffett di perusahaan induk Google dan YouTube.

“Masih terjadi tarik ulur antara yang khawatir dan yang optimis. Valuasi yang sangat tinggi, dan anggaran mereka yang sangat besar berbanding pendapatan yang masih kecil untuk AI, bahkan banyak startup AI yang masih merugi,” kata Lukman.

Berdasarkan faktor-faktor tersebut, kurs rupiah diperkirakan berkisar Rp16.650-Rp16.800 per dolar AS.(*)

  • Penulis: -
  • Editor: Darmanto Zebua

Rekomendasi Untuk Anda

  • Update Kurs Rupiah Hari Ini, Ngegas ke Rp17.900!

    Update Kurs Rupiah Hari Ini, Ngegas ke Rp17.900!

    • calendar_month Rabu, 10 Jun 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Senyum pelaku usaha mulai merekah. Nilai tukar rupiah pada Rabu (10/6/2026) pagi menunjukkan penguatan signifikan. Mata uang Indonesia naik 158 poin atau 0,88 persen ke level Rp17.900 per dolar AS, dibandingkan penutupan sebelumnya di posisi Rp18.058 per dolar AS. Di saat yang sama, indeks dolar AS juga mengalami penguatan. Mata uang Negeri Paman […]

  • Naik Rp800, Harga Perak Hari Ini Dijual Rp48.400 per Gram

    Naik Rp800, Harga Perak Hari Ini Dijual Rp48.400 per Gram

    • calendar_month Kamis, 19 Feb 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Harga perak murni produksi Antam bergerak naik pada perdagangan hari ini, Kamis (19/2/2026). Terpantau dari laman logam mulia, harga perak antam naik tinggi sebesar Rp800 ke level Rp 48.400 per gram. Sebelumnya, perak Antam turun tajam sebesar Rp2.000 ke level Rp 46.000 per gram. Kemudian kembali menguat sebesar Rp 1.600 ke kisaran Rp […]

  • Berapa Harga Emas UBS dan Galeri 24 di Pegadaian Hari Ini? Cek Disini!

    Berapa Harga Emas UBS dan Galeri 24 di Pegadaian Hari Ini? Cek Disini!

    • calendar_month Selasa, 3 Mar 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Harga emas di Pegadaian kembali naik. Harga emas UBS tembus Rp3.195.000 per gram dan Galeri24 Rp3.173.000 per gram pada perdagangan Selasa (3/3/2026) pagi. Angka tersebut meroket dari harga yang tertera di laman resmi Sahabat Pegadaian kemarin, di mana harga emas UBS dibanderol Rp3.167.000 per gram dan Galeri24 Rp3.130.000 per gram. Dari angka tersebut […]

  • Rupiah Dibuka Bertenaga ke Posisi Rp16.665 per Dolar AS

    Rupiah Dibuka Bertenaga ke Posisi Rp16.665 per Dolar AS

    • calendar_month Rabu, 17 Des 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) pada pembukaan perdagangan hari ini, Rabu (17/12/2025), bergerak menguat. Rupiah menguat 26 poin atau 0,16 persen menjadi Rp16.665 per dolar AS dari sebelumnya Rp16.691 per dolar AS. Sama seperti rupiah, sejumlah mata uang di Asia mengalami penguatan.  Peso Filipina menjadi mata uang dengan penguatan terbesar […]

  • Minyak Sumur Rakyat Jambi Resmi Masuk Pertamina, Tembus 236 Ribu Barel

    Minyak Sumur Rakyat Jambi Resmi Masuk Pertamina, Tembus 236 Ribu Barel

    • calendar_month Kamis, 30 Apr 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Sektor hulu migas nasional mencatat perkembangan baru. Minyak dari sumur masyarakat di Jambi untuk pertama kalinya resmi masuk ke sistem produksi Pertamina. Kepala SKK Migas, Djoko Siswanto, mengatakan capaian ini menjadi bagian dari upaya penataan sektor sumur rakyat yang selama ini berjalan secara terbatas dan tidak terintegrasi. “Ini hasil konsolidasi dan arah kebijakan […]

  • IHSG Tetap Melaju Usai Dirut BEI Mundur, Menguat ke Level 8.341

    IHSG Tetap Melaju Usai Dirut BEI Mundur, Menguat ke Level 8.341

    • calendar_month Jumat, 30 Jan 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Indeks harga saham gabungan (IHSG) tetap melaju di zona hijau usai Direktur Utama Bursa Efek Indonesia (BEI) Iman Rachman mengundurkan diri pada Jumat (30/1/2026). Di saat yang sama, sebanyak delapan saham ngacir dan masuk daftar top gainers hari ini, ada yang mentok batas auto rejection atas (ARA). Berdasarkan data IDX, IHSG hari melesat […]

expand_less