Senin, 12 Okt 2026
light_mode
Beranda » Nasional » Menkop Ferry Bantah Program Kopdes Merah Putih Proyek Semu

Menkop Ferry Bantah Program Kopdes Merah Putih Proyek Semu

  • account_circle syaiful amri
  • calendar_month Sabtu, 15 Nov 2025
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAMBISNIS.COM – Menteri Koperasi dan UKM Ferry Juliantono menegaskan bahwa program Koperasi Desa Merah Putih (Kopdes) bukan proyek semu sebagaimana dikhawatirkan sebagian pihak. Menurutnya, angka 80.000 Kopdes yang kerap beredar bukan jumlah gedung yang sudah berdiri, melainkan jumlah badan hukum atau akta koperasi yang telah dibentuk melalui musyawarah desa khusus setelah terbitnya Inpres dan Keppres Nomor 9 Tahun 2025.

Dengan terbitnya payung hukum tersebut, pemerintah bisa merampungkan legalitas koperasi secara serentak hingga Juli 2025. Langkah ini disebut sebagai fondasi administratif penting sebelum masuk ke tahap pembangunan fisik.

Ferry mengakui bahwa pembangunan fisik Kopdes masih berlangsung dan belum merata di seluruh wilayah Indonesia. Pemerintah mencatat:

  • 10.800 bangunan Kopdes sedang dalam proses pembangunan
  • Lebih dari 15.000 lahan sudah terinventarisasi
  • 80.000 gedung Kopdes ditargetkan selesai pada Maret 2026

Menurut Ferry, hambatan terbesar saat ini ada pada penentuan lokasi. Pemerintah ingin Kopdes hadir sebagai pusat aktivitas ekonomi desa yang benar-benar strategis. Setiap gedung Kopdes dirancang untuk menampung layanan penting seperti gerai sembako, apotek, hingga layanan simpan pinjam agar manfaatnya langsung dirasakan masyarakat.

Program berskala nasional ini melibatkan 18 kementerian dan lembaga, serta diklaim sejalan dengan amanat Pasal 33 UUD 1945, yang menekankan penguatan ekonomi rakyat sebagai tulang punggung perekonomian nasional.

Namun demikian, realisasi pembangunan fisik Kopdes di lapangan masih menjadi sorotan publik. Seberapa jauh program ini mampu menjawab keraguan mengenai keseriusan dan efektivitasnya akan ditentukan oleh capaian pembangunan hingga 2026 mendatang.

  • Penulis: syaiful amri

Rekomendasi Untuk Anda

  • Nusron Targetkan 32 RDTR Rampung hingga Akhir 2025, Dorong Integrasi OSS untuk Permudah Investasi

    Nusron Targetkan 32 RDTR Rampung hingga Akhir 2025, Dorong Integrasi OSS untuk Permudah Investasi

    • calendar_month Jumat, 24 Okt 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN), Nusron Wahid, menargetkan penyusunan 32 Rencana Detail Tata Ruang (RDTR) selesai hingga akhir tahun 2025. Target ini merupakan bagian dari upaya percepatan Program Strategis Nasional (PSN) melalui Satuan Tugas Percepatan Program Strategis Pemerintah (Satgas P2SP). Hal tersebut disampaikan Nusron dalam Rapat Pimpinan Satgas P2SP […]

  • Garuda–Citilink Kocok Ulang Rute, Cegah Kanibalisasi & Perkuat Efisiensi Operasional

    Garuda–Citilink Kocok Ulang Rute, Cegah Kanibalisasi & Perkuat Efisiensi Operasional

    • calendar_month Selasa, 2 Des 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Garuda Indonesia (GIAA) dan Citilink melakukan penataan ulang rute penerbangan untuk mencegah kanibalisasi antarunit usaha dalam satu grup. Langkah ini menjadi bagian dari strategi transformasi untuk mengembalikan kinerja perseroan agar lebih sehat dan kompetitif. Wakil Direktur Utama Garuda Indonesia, Thomas Sugiarto Oentoro, menegaskan bahwa harmonisasi jaringan penerbangan menjadi kunci untuk menghindari gesekan pasar […]

  • Kenali Perbedaan Sesak Napas Akibat Jantung dan Asam Lambung

    Kenali Perbedaan Sesak Napas Akibat Jantung dan Asam Lambung

    • calendar_month Rabu, 15 Apr 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Sesak napas sering dianggap sebagai tanda gangguan jantung. Namun, kondisi ini juga bisa disebabkan oleh masalah asam lambung atau Gastroesophageal Reflux Disease. Kedua kondisi tersebut kerap menimbulkan gejala yang mirip, seperti napas terasa berat dan dada tidak nyaman. Padahal, penyebab, tingkat risiko, hingga penanganannya berbeda. Memahami perbedaan sesak napas akibat jantung dan asam […]

  • Tol Betung–Jambi Dipercepat, Waktu Tempuh dari 4 Jam Dipangkas Jadi 30 Menit

    Tol Betung–Jambi Dipercepat, Waktu Tempuh dari 4 Jam Dipangkas Jadi 30 Menit

    • calendar_month Jumat, 24 Jul 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Pembangunan Jalan Tol Betung–Jambi Seksi 1B terus dikebut sebagai bagian dari proyek strategis nasional Jalan Tol Trans Sumatera (JTTS). Ruas sepanjang 31,58 kilometer yang menghubungkan Kecamatan Babat Supat, Sumatera Selatan, hingga Kecamatan Tungkal Jaya, Jambi, ditargetkan memangkas waktu tempuh perjalanan dari semula 1,5 hingga 4 jam menjadi sekitar 30 menit. PT Hutama Karya […]

  • Prakiraan Cuaca Jambi Hari Ini, 26 Agustus 2026: Kabut Asap Masih Mengintai

    Prakiraan Cuaca Jambi Hari Ini, 26 Agustus 2026: Kabut Asap Masih Mengintai

    • calendar_month Rabu, 26 Agt 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Prakiraan cuaca di sejumlah wilayah Provinsi Jambi pada Rabu (26/8/2026) menunjukkan kondisi yang cukup beragam. Sejumlah daerah diprediksi mengalami hujan ringan, sementara beberapa wilayah lainnya menghadapi kabut, asap, hingga udara kabur. Berdasarkan prakiraan cuaca BMKG yang tersedia, kondisi berkabut atau berasap masih berpotensi terjadi di wilayah yang terdampak kabut asap akibat kebakaran hutan […]

  • Asia-Pasifik Masih Jadi Mesin Pertumbuhan Ekonomi Dunia

    Asia-Pasifik Masih Jadi Mesin Pertumbuhan Ekonomi Dunia

    • calendar_month Jumat, 7 Nov 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Kawasan Asia-Pasifik tetap menjadi motor penggerak utama ekonomi global. Meski menghadapi tantangan geopolitik dan perlambatan ekonomi dunia, para ekonom optimistis kawasan ini masih memiliki potensi kuat untuk mempertahankan pertumbuhan jangka panjang. Dosen Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Indonesia, Christina Ruth Elisabeth, mengatakan keberhasilan Asia-Pasifik dalam tiga dekade terakhir berasal dari kombinasi liberalisasi perdagangan, […]

expand_less