Sabtu, 26 Sep 2026
light_mode
Beranda » Nasional » Pertumbuhan Ritel Diprediksi Tertahan

Pertumbuhan Ritel Diprediksi Tertahan

  • account_circle -
  • calendar_month Jumat, 14 Nov 2025
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAMBISNIS.COM – Impor dan melemahnya daya beli diperkirakan bakal mempengaruhi pertumbuhan industri ritel tanah air. Menurut Asosiasi Pengusaha Ritel Indonesia (Aprindo) pertumbuhan industri ritel pada 2025 akan tertahan di kisaran 6%.

Kondisi tersebut lantaran ritel terdampak oleh tekanan di sektor garmen dan melemahnya daya beli pada pertengahan tahun. Solihin memproyeksikan semua sektor ritel akan tumbuh antara 6%–9% secara tahunan sepanjang 2025, kecuali ritel garmen.

“Pertumbuhan di ritel garmen tahun ini berat, walaupun sudah ada pergeseran akibat pengetatan impor garmen. Selama arus impor garmen deras, peritel garmen nangis bombay,” ujar Ketua Aprindo Solihin dikutip dari Katadata.co.id, Jumat (14/11).

Solihin menambahkan, pertumbuhan industri ritel tertahan akibat pelemahan permintaan pasca-Ramadan 2025. Permintaan pada pertengahan tahun seharusnya meningkat selama periode liburan sekolah. Berdasarkan data Bank Indonesia, Indeks Penjualan Ritel (IPR) pada Juni 2025 hanya tumbuh 1,3% secara tahunan, sementara pada Maret 2025 tercatat pertumbuhan tertinggi sembilan bulan pertama, yakni 5,5%.

Solihin memperkirakan pertumbuhan ritel pada Oktober 2025 kembali melemah karena minimnya transaksi, namun kuartal terakhir diproyeksi meningkat hingga 9%–12%. Ia optimistis transaksi ritel pada November–Desember 2025 akan tumbuh antara 12%–15% seiring musim liburan Natal dan Tahun Baru. “Kami berharap pertumbuhan ritel pada kuartal terakhir setidaknya 10%. Namun pertumbuhan ritel sepanjang tahun ini sulit mencapai 10% tanpa lonjakan signifikan di akhir tahun,” kata Solihin.

Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas) mendorong pelaku usaha ritel melakukan digitalisasi dan berjualan daring untuk mendorong perekonomian. Direktur Perdagangan, Investasi dan Kerja Sama Ekonomi Internasional Bappenas, P.N. Laksmi Kusumawati mengatakan digitalisasi dapat meningkatkan efisiensi operasi toko melalui optimalisasi rantai pasok, peningkatan keamanan, dan pencegahan kerugian. Kontribusi transaksi di lokapasar diperkirakan naik menjadi 24% pada 2027.

“Nilai transaksi global di lokapasar diproyeksikan mencapai US$ 1,4 triliun pada 2022–2027, dengan 64% potensi berasal dari negara berkembang,” ujar Laksmi di Hotel Borobudur, Rabu (14/8). Merujuk data Badan Pusat Statistik (BPS), transaksi e-commerce kuartal II 2025 naik 7,55% secara kuartalan.

  • Penulis: -

Rekomendasi Untuk Anda

  • Bank Dunia Soroti Dominasi BUMN, Minta RI Lebih Terbuka di Rantai Pasok Global

    Bank Dunia Soroti Dominasi BUMN, Minta RI Lebih Terbuka di Rantai Pasok Global

    • calendar_month Selasa, 7 Okt 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM –  Bank Dunia menilai Indonesia perlu lebih terbuka terhadap perdagangan global agar tidak semakin tertinggal dalam rantai pasok manufaktur dunia. Lembaga tersebut juga menyoroti dominasi Badan Usaha Milik Negara (BUMN) yang dinilai menghambat kompetisi dan reformasi ekonomi. Chief Economist of the East and Pacific Region World Bank Aaditya Mattoo mengatakan, kebijakan perdagangan Indonesia yang […]

  • Ekonomi Jambi Menguat, Kemiskinan Turun, Tapi Tantangan Kerja Masih Membayangi

    Ekonomi Jambi Menguat, Kemiskinan Turun, Tapi Tantangan Kerja Masih Membayangi

    • calendar_month Jumat, 28 Agt 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Perekonomian Provinsi Jambi menunjukkan tren positif dalam dua tahun terakhir. Data Badan Pusat Statistik (BPS) memperlihatkan ekonomi Jambi tumbuh 4,50 persen pada 2024, kemudian meningkat menjadi 4,93 persen pada 2025. Memasuki 2026, pertumbuhan ekonomi masih berlanjut dengan capaian 4,33 persen secara tahunan pada Triwulan I 2026. Kinerja tersebut menjadi sinyal positif bagi dunia […]

  • Limbah Kulit Pinang di Muaro Jambi Disulap Jadi Briket, Buka Peluang Usaha Warga Desa Kunangan

    Limbah Kulit Pinang di Muaro Jambi Disulap Jadi Briket, Buka Peluang Usaha Warga Desa Kunangan

    • calendar_month Selasa, 11 Agt 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Setiap musim panen tiba, tumpukan kulit pinang menjadi pemandangan yang biasa ditemukan di Desa Kunangan, Kabupaten Muaro Jambi, Jambi. Sebagai salah satu desa dengan mayoritas masyarakat bekerja sebagai petani pinang, produksi limbah kulit pinang di wilayah tersebut cukup melimpah. Selama ini, kulit pinang yang dianggap sebagai limbah hanya dibiarkan menumpuk di halaman rumah, […]

  • Usai Ambles, Harga Emas Antam Melonjak Rp40 Ribu! Tembus Rp2,859 Juta per Gram

    Usai Ambles, Harga Emas Antam Melonjak Rp40 Ribu! Tembus Rp2,859 Juta per Gram

    • calendar_month Selasa, 12 Mei 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Setelah sempat mengalami penurunan, harga emas batangan produksi Antam kembali melesat tajam pada perdagangan Selasa (12/5/2026). Kenaikan ini membuat harga emas Antam kembali mendekati level tertinggi dalam beberapa pekan terakhir. Berdasarkan data yang diperoleh Jambisnis.com dari laman Logam Mulia, emas Antam naik sebesar Rp40.000 per gram. Dari sebelumnya berada di level Rp2.819.000 per […]

  • e-Banking Bank Jambi Lumpuh, Pesan Berantai Soal Rekening Terkuras Bikin Nasabah Resah

    e-Banking Bank Jambi Lumpuh, Pesan Berantai Soal Rekening Terkuras Bikin Nasabah Resah

    • calendar_month Minggu, 22 Feb 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Layanan e-banking milik Bank Jambi dilaporkan tidak dapat diakses hingga Minggu pagi. Gangguan ini memicu keresahan di kalangan nasabah, seiring beredarnya pesan berantai di sejumlah grup percakapan yang menyebut dugaan pembobolan rekening dan hilangnya saldo tabungan. Pesan berantai yang beredar luas, terutama di kalangan aparatur sipil negara dan komunitas guru di Provinsi Jambi, […]

  • Buntut IHSG Anjlok, Direktur Utama BEI Iman Rachman Mundur

    Buntut IHSG Anjlok, Direktur Utama BEI Iman Rachman Mundur

    • calendar_month Jumat, 30 Jan 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Direktur Utama Bursa Efek Indonesia (BEI) Iman Rachman menyatakan mundur pada Selasa (30/1/2026) pagi. Pengunduran dirinya sebagai bentuk pertanggungjawaban atas gejolak di pasar modal yang terjadi dalam dua hari terakhir. “Sebagai bentuk tanggung jawab apa yang terjadi dua hari ini, saya menyatakan mengundurkan diri sebagai direktur utama BEI. Saya berharap ini yang terbaik […]

expand_less