Breaking News
light_mode
Beranda » Internasional » Harga Minyak Dunia Naik 2 Persen Usai Serangan Drone Ukraina Hantam Depot Minyak Rusia

Harga Minyak Dunia Naik 2 Persen Usai Serangan Drone Ukraina Hantam Depot Minyak Rusia

  • account_circle syaiful amri
  • calendar_month Jum, 14 Nov 2025
  • comment 0 komentar

JAMBISNIS.COM – Harga minyak dunia kembali merangkak naik sekitar 2 persen pada Jumat (14/11) menyusul meningkatnya kekhawatiran pasar terhadap pasokan global setelah serangan drone Ukraina menghantam fasilitas minyak di pelabuhan Novorossiysk, Rusia. Pelabuhan ini dikenal sebagai salah satu pusat ekspor minyak terbesar Negeri Beruang Merah.

Mengutip data perdagangan terkini, harga minyak mentah Brent naik USD 1,24 atau 1,97 persen menjadi USD 64,25 per barel pada pukul 03.15 GMT. Sementara itu, minyak mentah West Texas Intermediate (WTI) Amerika Serikat menguat USD 1,25 atau 2,13 persen ke posisi USD 59,94 per barel.

Serangan drone yang terjadi pada Jumat dini hari tersebut merusak sebuah kapal, gedung apartemen, dan depot minyak di kawasan pelabuhan Novorossiysk. Sejumlah pejabat Rusia menyebutkan bahwa tiga awak kapal mengalami luka-luka akibat insiden itu.

Analis pasar minyak senior di Sparta Commodities, June Goh, menyebut bahwa serangan tersebut kembali menimbulkan kekhawatiran serius mengenai stabilitas pasokan dari Rusia.

“Pelabuhan Novorossiysk adalah pusat ekspor minyak terbesar kedua Rusia. Jika pola serangan ini terus berlanjut, gangguan pasokan minyak mentah maupun produk olahan Rusia sangat mungkin terjadi,” ujarnya.

Kenaikan harga minyak ini terjadi setelah Brent dan WTI sempat terkoreksi hingga 3 persen pada Rabu sebelumnya. Tekanan tersebut muncul setelah laporan OPEC yang memperkirakan pasokan minyak global akan seimbang dengan permintaan mulai tahun 2026, bergeser dari proyeksi defisit sebelumnya.

Dari sisi pasokan Amerika Serikat, Badan Informasi Energi AS (EIA) melaporkan kenaikan stok minyak mentah sebesar 6,4 juta barel menjadi 427,6 juta barel pada pekan yang berakhir 7 November. Angka ini jauh di atas ekspektasi pasar yang memperkirakan kenaikan sekitar 1,96 juta barel.

Di sisi lain, dinamika sanksi Barat terhadap Rusia juga terus memengaruhi pergerakan harga. Pemerintah AS kembali menjatuhkan sanksi terhadap perusahaan minyak besar Rusia seperti Lukoil dan Rosneft. Kebijakan tersebut melarang transaksi baru dengan perusahaan-perusahaan tersebut setelah 21 November, menekan arus ekspor minyak Rusia secara signifikan.

Laporan JPMorgan menyebutkan bahwa sekitar 1,4 juta barel per hari, atau hampir sepertiga dari potensi ekspor laut Rusia, kini tertahan di kapal tanker akibat lambatnya proses pembongkaran imbas sanksi AS.

Pasar kini terus memantau perkembangan konflik serta kebijakan energi global karena setiap gangguan pasokan dari Rusia—salah satu produsen minyak terbesar dunia berpotensi mendorong harga minyak kembali melonjak dalam beberapa hari mendatang.

  • Penulis: syaiful amri

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Honda Siapkan Dua Mobil Listrik untuk Pasar Asia, Desainnya Futuristik

    Honda Siapkan Dua Mobil Listrik untuk Pasar Asia, Desainnya Futuristik

    • calendar_month Sel, 4 Nov 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Mobil listrik Super One dan SUV 0 Alpha yang disiapkan Honda untuk pasar Asia. Kedua model ini merupakan bagian dari rencana Honda untuk menjawab kebutuhan mobil listrik di kawasan dengan pasar yang berkembang, termasuk Indonesia. Meski tampil dengan desain futuristis, rupanya nama “Super One” belum tentu dipakai untuk versi produksi. Presiden Direktur PT […]

  • Tidak Naik, UBS dan Galeri24 Kompak Dekati Rp3 Juta

    Tidak Naik, UBS dan Galeri24 Kompak Dekati Rp3 Juta

    • calendar_month Sen, 26 Jan 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Harga emas dari dua produk logam mulia buatan UBS dan Galeri24 di Pegadaian kompak stabil pada perdagangan Senin, (26/1/2026). Meski tidak mengalami pergerakan, namun kedua produk logam mulia itu tetap berada di level atas. Berdasarkan data resmi dari laman Pegadaian, harga emas UBS untuk ukuran 1 gram dibanderol Rp2.974.000. Sementara itu, harga emas […]

  • Ayu Puspita Pemilik WO Madelief Ditahan, Tipu 200 Klien dan Rugikan Rp20 Miliar

    Ayu Puspita Pemilik WO Madelief Ditahan, Tipu 200 Klien dan Rugikan Rp20 Miliar

    • calendar_month Sel, 9 Des 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Polisi resmi menetapkan Ayu Puspita sebagai tersangka kasus dugaan penipuan jasa wedding organizer (WO) setelah ratusan pasangan melaporkan kerugian. Total korban disebut mencapai lebih dari 200 orang, dengan nilai kerugian ditaksir mencapai Rp20 miliar. Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Budi Hermanto menyampaikan Ayu bersama satu tersangka lainnya, berinisial D, sudah ditahan di […]

  • BPS: Jumlah Penduduk Miskin Indonesia Turun Jadi 23,36 Juta Orang per September 2025

    BPS: Jumlah Penduduk Miskin Indonesia Turun Jadi 23,36 Juta Orang per September 2025

    • calendar_month Kam, 5 Feb 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat jumlah penduduk miskin di Indonesia pada September 2025 mencapai 23,36 juta orang. Angka tersebut turun 490 ribu orang dibandingkan periode Maret 2025. Kepala BPS Amalia Adininggar Widyasanti mengatakan, secara persentase tingkat kemiskinan Indonesia pada September 2025 berada di level 8,25 persen, atau menurun 0,22 poin persentase dibandingkan Maret […]

  • Kereta Petani dan Pedagang Angkut 844 Penumpang di Pekan Perdana Operasi

    Kereta Petani dan Pedagang Angkut 844 Penumpang di Pekan Perdana Operasi

    • calendar_month Sel, 9 Des 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – PT Kereta Commuter Indonesia (KCI) atau KAI Commuter mencatat total 844 penumpang menggunakan layanan Kereta Petani dan Pedagang pada pekan pertama pengoperasian sejak 1 Desember 2025. Pada hari pertama beroperasi, volume penumpang tercatat 96 orang. Sementara dalam sepekan, rata-rata pengguna mencapai 121 penumpang per hari. VP Corporate Secretary KAI Commuter Karina Amanda menyampaikan […]

  • Laba dan Penjualan Japfa Comfeed (JPFA) Naik di Kuartal III-2025, Catat Pertumbuhan 15%

    Laba dan Penjualan Japfa Comfeed (JPFA) Naik di Kuartal III-2025, Catat Pertumbuhan 15%

    • calendar_month Sel, 4 Nov 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – PT Japfa Comfeed Indonesia Tbk (JPFA) berhasil mencatatkan kinerja positif sepanjang sembilan bulan pertama tahun 2025. Emiten sektor peternakan ini membukukan kenaikan penjualan dan laba bersih dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya. Berdasarkan laporan keuangan perusahaan, penjualan bersih JPFA mencapai Rp 43,10 triliun hingga akhir September 2025, meningkat 4,41% year on year (yoy) […]

expand_less