Rabu, 14 Okt 2026
light_mode
Beranda » Bisnis Jambi » Harga Sembako di Kota Jambi Stabil, Cabai Turun dan Ayam Broiler Naik

Harga Sembako di Kota Jambi Stabil, Cabai Turun dan Ayam Broiler Naik

  • account_circle syaiful amri
  • calendar_month Jumat, 14 Nov 2025
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAMBISNIS.COM – Harga kebutuhan pokok di tiga pasar utama Kota Jambi Pasar Angso Duo, Pasar Rakyat Talang Banjar, dan Pasar Rakyat Kasang mengalami pergerakan yang relatif stabil. Berdasarkan data resmi Sistem Informasi Harga Komoditi (SIHARKO) milik Dinas Perdagangan dan Perindustrian Kota Jambi, sebagian besar komoditas berada pada kondisi harga tetap, sementara beberapa item menunjukkan perubahan kecil, terutama pada cabai dan daging ayam broiler.

Pemantauan harga di Pasar Angso Duo menunjukkan bahwa beras berbagai jenis masih bertahan. Beras Naruto, Beras Belido, serta Beras Tiga Kartu berada di harga stabil masing-masing sekitar Rp 14.700 hingga Rp 15.000 per kilogram. Sementara itu, sejumlah beras lain seperti Beras Anggur, King, dan Mangga masih tercatat dengan harga Rp 0 karena belum tersedia data hari itu.

Untuk kebutuhan pokok lain, gula pasir lokal tetap stabil di kisaran Rp 16.000 per kilogram. Tepung terigu merek Cakra Kembar dan Segitiga Biru juga masih dalam kondisi harga stabil masing-masing Rp 14.000 dan Rp 12.000 per kilogram.

Komoditas daging juga relatif stabil. Harga daging sapi murni berada pada Rp 130.000 per kilogram. Daging ayam kampung bertahan di Rp 65.000 per kilogram, sementara daging ayam broiler berada di angka Rp 35.000 per kilogram.

Minyak goreng, baik minyak curah maupun minyak kemasan refill 1 liter, tetap stabil dengan harga Rp 18.000 per kilogram untuk minyak curah dan Rp 16.000 per liter untuk minyak kemasan.

Telur ayam ras dihargai Rp 1.800 per butir, dan telur ayam kampung berada di Rp 2.500 per butir. Kacang-kacangan seperti kacang kedelai lokal (Rp 11.000), kacang tanah (Rp 28.000), dan kacang hijau (Rp 25.000) tidak mengalami perubahan.

Produk instan seperti Indomie rasa kari ayam tetap berada pada harga Rp 3.000 per bungkus. Untuk ikan, harga ikan asin teri masih berada di Rp 75.000 per kilogram, dan ikan kembung Rp 40.000 per kilogram.

Umbi-umbian seperti ubi jalar (Rp 8.000) dan ketela pohon (Rp 4.000) juga stabil. Udang Swallo tercatat pada Rp 60.000 per kilogram, sedangkan tahu mentah dihargai Rp 800 per kilogram dan tempe mentah Rp 7.000 per kilogram. Untuk buah, pisang lilin dihargai Rp 7.500 per kilogram dan jeruk Brastagi Rp 17.000.

Perubahan paling mencolok terjadi pada komoditas cabai. Harga cabai merah besar turun hingga Rp 50.000 per kilogram dengan penurunan sekitar 10,71 persen. Cabai merah kecil juga mengalami penurunan serupa. Sementara cabai rawit hijau berada pada harga Rp 30.000 dan cabai rawit merah stabil di Rp 40.000 per kilogram.

Di Pasar Rakyat Talang Banjar, harga beras cenderung stabil. Beras Naruto dan Belido berada di harga Rp 15.400 per kilogram. Beras King berada di harga Rp 15.200 per kilogram. Beberapa jenis beras seperti Beras Anggur, Mangga, dan Tiga Kartu masih tercatat tanpa harga terbaru.

Gula pasir lokal mencapai Rp 18.000 per kilogram, sementara tepung terigu merek Cakra Kembar berada pada Rp 15.000 dan Segitiga Biru Rp 14.000 per kilogram.

Daging sapi murni berada di angka Rp 140.000 per kilogram. Daging ayam kampung Rp 65.000 per kilogram. Pergerakan harga terjadi pada daging ayam broiler yang naik menjadi Rp 36.000 per kilogram, atau naik 2,78 persen dari sebelumnya.

Minyak goreng curah dijual pada Rp 19.000 per kilogram, sementara minyak kemasan refill 1 liter berada di Rp 15.700 per liter. Harga sagu tani tercatat Rp 17.000 per kilogram.

Untuk telur, telur ayam ras berada pada Rp 1.700 per butir, dan telur ayam kampung Rp 2.500 per butir. Cabe merah besar stabil di Rp 50.000 per kilogram, sedangkan cabe merah kecil berada di angka Rp 56.000 per kilogram. Cabai rawit hijau dan cabai rawit merah masing-masing berada di Rp 28.000 dan Rp 36.000 per kilogram.

Bawang merah tetap di angka Rp 30.000 per kilogram, dan bawang putih Rp 30.000 per kilogram. Produk susu seperti Indomilk berada pada Rp 12.000 per 390 gram, dan susu Carista Rp 35.000 per kilogram. Susu Dancow berada di harga Rp 3.500 per 27 gram.

Garam kasar dijual Rp 7.000 per kilogram, sedangkan garam halus Rp 6.000 per kilogram. Kacang kedelai lokal Rp 12.000 per kilogram, kacang tanah Rp 26.000, dan kacang hijau Rp 20.000 per kilogram.

Indomie kari ayam berada di harga Rp 3.500 per bungkus. Untuk ikan, ikan asin teri berada pada Rp 80.000 per kilogram, dan ikan kembung Rp 38.000 per kilogram. Ubi jalar Rp 8.000 per kilogram, ketela pohon Rp 4.000, dan jagung pipilan kering Rp 25.000 per kilogram.

Udang Swallo berada pada harga Rp 65.000 per kilogram, tahu mentah Rp 800, dan tempe mentah Rp 10.000 per kilogram. Untuk buah, pisang lilin Rp 8.000 per kilogram dan jeruk Brastagi Rp 15.000 per kilogram.

Pasar Rakyat Kasang menjadi pasar dengan kestabilan harga paling menyeluruh pada 14 November 2025. Seluruh komoditas yang terpantau tidak menunjukkan perubahan harga.

Beras Naruto, Anggur, Belido, King, Op Bulog, dan Tiga Kartu berada pada harga Rp 16.000 per kilogram. Gula pasir lokal mencapai Rp 19.000, tepung Cakra Kembar Rp 13.000, dan Segitiga Biru Rp 12.000 per kilogram.

Daging sapi murni tercatat Rp 150.000 per kilogram. Daging ayam kampung Rp 70.000, dan daging ayam broiler Rp 35.000 per kilogram.

Minyak goreng curah berada pada Rp 19.000 per kilogram, dan minyak kemasan refill 1 liter berada di Rp 19.000 per liter. Sagu tani dijual Rp 18.000 per kilogram.

Telur ayam ras dijual Rp 1.800 per butir, sementara telur kampung Rp 2.500 per butir. Cabai merah besar berada di harga Rp 48.000 per kilogram, cabai merah kecil Rp 50.000, cabai rawit hijau Rp 25.000, dan cabai rawit merah Rp 30.000.

Bawang merah terpantau Rp 35.000 per kilogram, bawang putih Rp 30.000. Produk susu seperti Indomilk berada di harga Rp 13.500 per 390 gram, dan susu Dancow Rp 4.000 per 27 gram.

Garam kasar berada pada Rp 7.000 per kilogram, sedangkan garam halus mencapai Rp 10.000 per kilogram. Kacang kedelai lokal berada pada Rp 14.000 per kilogram, kacang tanah Rp 22.000, dan kacang hijau Rp 26.000.

Indomie kari ayam dijual Rp 3.000 per bungkus. Ikan asin teri berada pada Rp 80.000 per kilogram. Ikan kembung Rp 35.000, ubi jalar Rp 10.000, dan ketela pohon Rp 5.000 per kilogram. Udang Swallo tercatat Rp 70.000 per kilogram. Tahu mentah Rp 10.000 per kilogram, dan tempe mentah Rp 5.000 per kilogram. Untuk buah, pisang lilin dijual Rp 10.000 per kilogram dan jeruk Brastagi Rp 17.000 per kilogram.

  • Penulis: syaiful amri

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pemerintah Salurkan Rp 300 Triliun KUR, Target Ciptakan 12 Juta Lapangan Kerja

    Pemerintah Salurkan Rp 300 Triliun KUR, Target Ciptakan 12 Juta Lapangan Kerja

    • calendar_month Selasa, 28 Okt 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Pemerintah terus mempercepat penyaluran Kredit Usaha Rakyat (KUR) tahun 2025 dengan total anggaran mencapai Rp 300,48 triliun. Program ini ditargetkan mampu menciptakan 12 juta lapangan kerja baru di berbagai sektor usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM). Hingga 17 Oktober 2025, realisasi penyaluran KUR telah mencapai Rp 217,20 triliun atau sekitar 76,86% dari target […]

  • Bukan Cuma Jumlah Usaha, Infrastruktur Desa Jadi Kunci Membaca Potensi Bisnis Jambi 2026

    Bukan Cuma Jumlah Usaha, Infrastruktur Desa Jadi Kunci Membaca Potensi Bisnis Jambi 2026

    • calendar_month Jumat, 25 Sep 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Membaca potensi bisnis desa di Jambi pada 2026 tidak cukup hanya melihat jumlah pelaku usaha. Infrastruktur, akses pasar, konektivitas dan karakter ekonomi wilayah menjadi bagian penting untuk memahami bagaimana aktivitas bisnis dapat berkembang. Hal ini semakin relevan seiring pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 (SE2026) di Provinsi Jambi. BPS Jambi resmi mencanangkan SE2026 pada 26 […]

  • Karhutla dan Kabut Asap Jambi Tekan Aktivitas Bisnis, Sektor Ini Paling Terdampak

    Karhutla dan Kabut Asap Jambi Tekan Aktivitas Bisnis, Sektor Ini Paling Terdampak

    • calendar_month Kamis, 8 Okt 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) serta kabut asap tebal di Provinsi Jambi tidak hanya menjadi persoalan lingkungan dan kesehatan. Aktivitas ekonomi ikut terdampak, terutama bisnis yang bergantung pada mobilitas masyarakat, transportasi, distribusi barang, dan aktivitas luar ruang. Data Posko Satgas Karhutla Provinsi Jambi mencatat 12.106 hotspot sepanjang 2026 hingga 6 Oktober. Luas lahan […]

  • Jambi Kebagian Rp468 Miliar! Program PSR Digenjot, Target 7.800 Hektare

    Jambi Kebagian Rp468 Miliar! Program PSR Digenjot, Target 7.800 Hektare

    • calendar_month Rabu, 22 Jul 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Pemerintah Provinsi Jambi terus mempercepat program Peremajaan Sawit Rakyat (PSR) sebagai upaya meningkatkan produktivitas perkebunan kelapa sawit milik masyarakat. Tahun 2026, Dinas Perkebunan (Disbun) Provinsi Jambi menargetkan 7.800 hektare kebun sawit rakyat diremajakan di delapan kabupaten. Kepala Dinas Perkebunan Provinsi Jambi, Hendrizal, mengatakan proses validasi usulan masih berlangsung. Namun, pemerintah optimistis target lebih […]

  • InJourney Perketat Pengawasan di Bandara Soetta Usai Kasus Pencurian Barang Ekspor

    InJourney Perketat Pengawasan di Bandara Soetta Usai Kasus Pencurian Barang Ekspor

    • calendar_month Sabtu, 16 Mei 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – PT Angkasa Pura Indonesia melalui Kantor Cabang Bandara Internasional Soekarno-Hatta memperketat sistem pengawasan dan keamanan di area bandara sebagai langkah antisipasi tindak kriminal. General Manager Bandara Soekarno-Hatta, Heru Karyadi, menyatakan bahwa penguatan keamanan dilakukan bersama aparat kepolisian setempat setelah terungkap kasus pencurian barang ekspor oleh oknum operator kargo. “Kami telah memperkuat aspek keamanan […]

  • NTT Jadi Pusat Energi Baru dan Terbarukan Nasional

    NTT Jadi Pusat Energi Baru dan Terbarukan Nasional

    • calendar_month Kamis, 6 Nov 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) dinilai siap menjadi salah satu pusat suplai energi baru dan terbarukan (EBT) nasional untuk mendukung agenda Asta Cita pemerintah dalam mewujudkan kemandirian energi. Pakar energi Prof. Fredrik L. Benu mengungkapkan bahwa NTT memiliki dua sumber energi strategis yang berpotensi besar menopang bauran energi nasional, yaitu biomassa serta energi […]

expand_less