Senin, 24 Agu 2026
light_mode
Beranda » Nasional » Rupiah Akhirnya Ditutup Melemah Rp16.694 per Dolar AS

Rupiah Akhirnya Ditutup Melemah Rp16.694 per Dolar AS

  • account_circle darmanto zebua
  • calendar_month Selasa, 11 Nov 2025
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAMBISNIS.COM – Nilai tukar rupiah terhadap dolar AS ditutup melemah pada perdagangan hari ini, Selasa (11/11/2025). Sejalan dengan melemahnya nilai tukar rupiah, sejumlah mata uang lain di Asia ditutup beragam hari ini.

Nilai tukar rupiah terkoreksi 0,24 persen ke level Rp16.694 dari sebelumnya Rp16.654 per dolar AS. Sementara itu, dolar AS ditutup menguat 0,04% ke level 99,62.

Bersamaan dengan melemahnya rupiah, sejumlah mata uang lain di Asia turut berkinerja lesu, seperti yen Jepang yang melemah 0,03%, dolar Singapura terkoreksi 0,02%, dolar Taiwan terkoreksi 0,16%, won Korea Selatan melemah 0,53%, peso Filipina melemah 0,02%, yuan China melemah 0,04%, hingga baht Thailand terkoreksi 0,27%. Sebaliknya, sejumlah mata uang lain yang menguat pada perdagangan hari ini, antara lain ringgit Malaysia yang naik 0,38%, rupee India naik 0,12%, hingga dolar Hong Kong naik 0,02%.

Direktur Traze Andalan Futures Ibrahim Assuaibi, menerangkan bahwa penguatan indeks dolar pada perdagangan hari ini, terjadi lantaran beberapa faktor. Dari luar negeri, senat AS telah mengesahkan RUU mengenai pendanaan pemerintah dan mengakhiri shutdown pemerintah AS yang telah berlangsung cukup lama.

“Berakhirnya penutupan pemerintah juga akan membuka jalan bagi pemerintah AS untuk merilis data ekonomi resmi, yang akan memberikan lebih banyak petunjuk kepada pasar mengenai ekonomi terbesar di dunia tersebut,” katanya, Selasa (11/11/2025).

Dari sisi moneter, Ibrahim menyebut bahwa pasar kian kuat untuk memprediksi penurunan suku bunga The Fed pada Desember mendatang. Hal itu terutama terjadi di tengah semakin meningkatnya ketidakpastian ekonomi. Sementara itu, geopolitik di Eropa yang kian memanas, disebut telah membuat harga minyak semakin meningkat, terutama karena serangan Ukraina terhadap infrastruktur energi Rusia.

Dari dalam negeri, Kemenkeu memastikan bahwa redenominasi rupiah belum akan terlaksana pada 2026. Ibrahim menerangkan, Bank Indonesia sebagai otoritas moneter telah menjadi bagian dari rencana penuntasan landasan hukum redenominasi pada periode 2026–2027.

“BI menganggap, redenominasi merupakan langkah strategis untuk meningkatkan efisiensi transaksi, memperkuat kredibilitas rupiah, dan mendukung modernisasi sistem pembayaran nasional,” kata Ibrahim.

Pada perdagangan besok, Ibrahim memprediksi rupiah akan cenderung bergerak fluktuatif, tetapi ditutup melemah pada rentang Rp16.690–Rp16.730.(*)

  • Penulis: darmanto zebua

Rekomendasi Untuk Anda

  • Mobil Listrik BAIC Arcfox T1 Meluncur Februari 2026

    Mobil Listrik BAIC Arcfox T1 Meluncur Februari 2026

    • calendar_month Senin, 24 Nov 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – BAIC Indonesia tidak hanya memasarkan mobil konvensional dan mobil hybrid. Rencana ke depannya, pabrikan asal Tiongkok ini juga akan meluncurkan mobil listrik. COO BAIC Indonesia Dhani Yahya, mengatakan, pihaknya sudah melakukan kunjungan langsung ke Guangzhou Auto Show. Pameran otomotif tersebut menjadi saksi peluncuran Arcfox T1. “Rekan-rekan diler, sales, dan wartawan, akan melihat secara […]

  • Ini Daftar Terbaru Bunga Deposito BRI, Mandiri & BNI Februari 2026

    Ini Daftar Terbaru Bunga Deposito BRI, Mandiri & BNI Februari 2026

    • calendar_month Senin, 2 Feb 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Deposito masih menjadi salah satu instrumen investasi favorit masyarakat di tengah ketidakpastian pasar. Selain aman karena dijamin oleh Lembaga Penjamin Simpanan (LPS), deposito juga menawarkan kepastian imbal hasil yang tidak terpengaruh fluktuasi pasar seperti saham maupun kripto. Keunggulan lainnya, suku bunga deposito umumnya lebih tinggi dibandingkan tabungan biasa. Imbal hasil sudah diketahui sejak […]

  • Rupiah Terpukul Pagi Ini, Sentuh Rp17.878 per Dolar AS

    Rupiah Terpukul Pagi Ini, Sentuh Rp17.878 per Dolar AS

    • calendar_month Rabu, 3 Jun 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Nilai tukar rupiah masih belum mampu keluar dari tekanan. Pada perdagangan Rabu (3/6/2026) pagi, kurs rupiah dibuka bergerak melemah terhadap dolar Amerika Serikat (AS). Kini rupiah di level Rp17.878 Berdasarkan data yang diperoleh Jambisnis.com dari Antara, mata uang Indonesia melemah 39 poin atau 0,22 persen menjadi Rp17.878 per dolar AS dibandingkan penutupan sebelumnya […]

  • Update Harga Perak Antam Hari Ini, Naik atau Turun!

    Update Harga Perak Antam Hari Ini, Naik atau Turun!

    • calendar_month Rabu, 8 Apr 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Harga perak keluaran Antam melesat tinggi pada Rabu (8/4/2026). Berdasarkan data terbaru dari laman Logam Mulia, harga perak Antam naik drastis Rp3.000 ke level Rp48.450 per gram. Sebelumnya, harga perak Antam turun cukup dalam Rp750 ke level Rp 45.450 per gram. Antam menawarkan perak batangan ukuran 250 gram, 500 gram dan perak butiran […]

  • Harga Daging Ayam Broiler Naik 14,29 Persen di Pasar Angso Duo, Kini Rp35.000 per Kg

    Harga Daging Ayam Broiler Naik 14,29 Persen di Pasar Angso Duo, Kini Rp35.000 per Kg

    • calendar_month Selasa, 5 Mei 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Harga kebutuhan pokok di Pasar Angso Duo pada Selasa, 5 Mei 2026, terpantau relatif stabil. Namun, sejumlah komoditas seperti cabai rawit dan daging ayam broiler mengalami kenaikan. Data SIHARKO, milik Dinas Perdagangan dan Perindustrian Kota Jambi menunjukkan harga daging ayam broiler naik 14,29 persen menjadi Rp35.000 per kilogram. Sementara itu, cabai rawit hijau […]

  • OJK Ungkap Modus Penipuan Baru Pakai AI: Voice Cloning hingga Deepfake

    OJK Ungkap Modus Penipuan Baru Pakai AI: Voice Cloning hingga Deepfake

    • calendar_month Minggu, 16 Nov 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) melalui Satuan Tugas Pemberantasan Aktivitas Keuangan Ilegal (Satgas PASTI) mengingatkan masyarakat untuk waspada terhadap maraknya penipuan yang memanfaatkan teknologi Artificial Intelligence (AI). Modus kejahatan ini semakin canggih karena pelaku mulai menggunakan tiruan suara dan wajah untuk menipu korban. Sekretariat Satgas PASTI OJK, Hudiyanto, menjelaskan bahwa pelaku kejahatan kini mengandalkan […]

expand_less