Kamis, 14 Mei 2026
light_mode
Beranda » Nasional » Rupiah Akhirnya Ditutup Melemah Rp16.694 per Dolar AS

Rupiah Akhirnya Ditutup Melemah Rp16.694 per Dolar AS

  • account_circle darmanto zebua
  • calendar_month Selasa, 11 Nov 2025
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAMBISNIS.COM – Nilai tukar rupiah terhadap dolar AS ditutup melemah pada perdagangan hari ini, Selasa (11/11/2025). Sejalan dengan melemahnya nilai tukar rupiah, sejumlah mata uang lain di Asia ditutup beragam hari ini.

Nilai tukar rupiah terkoreksi 0,24 persen ke level Rp16.694 dari sebelumnya Rp16.654 per dolar AS. Sementara itu, dolar AS ditutup menguat 0,04% ke level 99,62.

Bersamaan dengan melemahnya rupiah, sejumlah mata uang lain di Asia turut berkinerja lesu, seperti yen Jepang yang melemah 0,03%, dolar Singapura terkoreksi 0,02%, dolar Taiwan terkoreksi 0,16%, won Korea Selatan melemah 0,53%, peso Filipina melemah 0,02%, yuan China melemah 0,04%, hingga baht Thailand terkoreksi 0,27%. Sebaliknya, sejumlah mata uang lain yang menguat pada perdagangan hari ini, antara lain ringgit Malaysia yang naik 0,38%, rupee India naik 0,12%, hingga dolar Hong Kong naik 0,02%.

Direktur Traze Andalan Futures Ibrahim Assuaibi, menerangkan bahwa penguatan indeks dolar pada perdagangan hari ini, terjadi lantaran beberapa faktor. Dari luar negeri, senat AS telah mengesahkan RUU mengenai pendanaan pemerintah dan mengakhiri shutdown pemerintah AS yang telah berlangsung cukup lama.

“Berakhirnya penutupan pemerintah juga akan membuka jalan bagi pemerintah AS untuk merilis data ekonomi resmi, yang akan memberikan lebih banyak petunjuk kepada pasar mengenai ekonomi terbesar di dunia tersebut,” katanya, Selasa (11/11/2025).

Dari sisi moneter, Ibrahim menyebut bahwa pasar kian kuat untuk memprediksi penurunan suku bunga The Fed pada Desember mendatang. Hal itu terutama terjadi di tengah semakin meningkatnya ketidakpastian ekonomi. Sementara itu, geopolitik di Eropa yang kian memanas, disebut telah membuat harga minyak semakin meningkat, terutama karena serangan Ukraina terhadap infrastruktur energi Rusia.

Dari dalam negeri, Kemenkeu memastikan bahwa redenominasi rupiah belum akan terlaksana pada 2026. Ibrahim menerangkan, Bank Indonesia sebagai otoritas moneter telah menjadi bagian dari rencana penuntasan landasan hukum redenominasi pada periode 2026–2027.

“BI menganggap, redenominasi merupakan langkah strategis untuk meningkatkan efisiensi transaksi, memperkuat kredibilitas rupiah, dan mendukung modernisasi sistem pembayaran nasional,” kata Ibrahim.

Pada perdagangan besok, Ibrahim memprediksi rupiah akan cenderung bergerak fluktuatif, tetapi ditutup melemah pada rentang Rp16.690–Rp16.730.(*)

  • Penulis: darmanto zebua

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kesepakatan Dagang Indonesia–AS Terancam Batal, Washington Klaim Jakarta Mundur dari Komitmen

    Kesepakatan Dagang Indonesia–AS Terancam Batal, Washington Klaim Jakarta Mundur dari Komitmen

    • calendar_month Rabu, 10 Des 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Kesepakatan dagang antara Indonesia dan Amerika Serikat (AS) dilaporkan berada di ambang kegagalan. Financial Times (FT) menyebut Washington menilai Jakarta mulai mundur dari beberapa komitmen yang sebelumnya telah disepakati dalam perundingan bilateral. FT mengutip pernyataan Perwakilan Dagang AS, Jamieson Greer, yang menilai Indonesia melakukan backtracking atau menarik diri dari sejumlah hal yang menjadi […]

  • Lawan Dolar AS, Rupiah Melempem ke Rp16.716 Pagi Ini

    Lawan Dolar AS, Rupiah Melempem ke Rp16.716 Pagi Ini

    • calendar_month Rabu, 12 Nov 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Nilai tukar rupiah melempem pagi ini. Rupiah dibuka melemah sebesar 22 poin atau 0,13 persen menjadi Rp16.716 per dolar Amerika Serikat (AS) dari sebelumnya Rp16.694 per dolar AS. Sementara itu, indeks dolar AS menguat 0,09% ke 99,53. Pada pembukaan Rabu (12/11/2025) ini mata uang negara Asia lainnya dibuka bervariasi. Yen Jepang dibuka melemah […]

  • Lanjutkan Tren Penurunan, Emas Antam Kini Rp2.263.000 per Gram

    Lanjutkan Tren Penurunan, Emas Antam Kini Rp2.263.000 per Gram

    • calendar_month Kamis, 30 Okt 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Harga emas batangan PT Aneka Tambang Tbk (Antam) melanjutkan tren penurunan. Perdagangan Kamis (30/10/2025), emas Antam kembali terkoreksi sebesar Rp 4.000 menjadi Rp 2.263.000 per gram dari semula Rp2.267.000 per gram. ‎Untuk harga beli kembali (buyback) juga turun Rp4000 menjadi Rp2.128.000 dari awalnya Rp2.132.000 per gram. Transaksi harga jual dikenakan potongan pajak sesuai […]

  • Ramadhan 2026 di Jambi: Spot Takjil Teramai dan Paling Asik Buat Ngabuburit

    Ramadhan 2026 di Jambi: Spot Takjil Teramai dan Paling Asik Buat Ngabuburit

    • calendar_month Senin, 9 Mar 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM- Ramadhan 2026 jadi momen spesial bagi warga Kota Jambi. Tahun ini, pemerintah kota melakukan penataan besar-besaran pusat penjualan takjil agar lebih nyaman, rapi, dan asik buat dikunjungi. Hasilnya, beberapa lokasi pun menjadi favorit warga saat berburu menu berbuka puasa. Salah satu spot utama adalah Rumah Milenial atau bekas Terminal Rawasari. Di sini, lebih dari […]

  • Selat Bab el-Mandeb Terancam Blokade Iran, Harga Minyak Dunia Langsung Melonjak

    Selat Bab el-Mandeb Terancam Blokade Iran, Harga Minyak Dunia Langsung Melonjak

    • calendar_month Senin, 30 Mar 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Selat Bab el-Mandeb kembali menjadi sorotan di tengah eskalasi konflik antara Iran melawan Amerika Serikat dan Israel. Jalur strategis yang dijuluki “Gerbang Air Mata” itu kini terancam diblokade. Ancaman tersebut memicu kekhawatiran besar terhadap gangguan pasokan energi global dan langsung berdampak pada lonjakan harga minyak dunia. Selat Bab el-Mandeb merupakan jalur vital yang […]

  • Kemenkeu Didesak Terbitkan Blacklist Importir Barang Bekas

    Kemenkeu Didesak Terbitkan Blacklist Importir Barang Bekas

    • calendar_month Sabtu, 15 Nov 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Kementerian Keuangan (Kemenkeu) mendapat tenggat waktu satu minggu untuk menyelesaikan daftar hitam (blacklist) importir nakal yang selama ini kedapatan memasukkan barang impor bekas ke Indonesia. Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menegaskan bahwa penindakan tegas terhadap importir yang melanggar aturan sudah tidak bisa ditunda lagi, sehingga daftar hitam tersebut wajib segera diterbitkan. Purbaya mengakui […]

expand_less