Rabu, 26 Agu 2026
light_mode
Beranda » Nasional » Serapan Pupuk Subsidi Naik Tajam Setelah HET Turun 20 Persen

Serapan Pupuk Subsidi Naik Tajam Setelah HET Turun 20 Persen

  • account_circle syaiful amri
  • calendar_month Jumat, 7 Nov 2025
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAMBISNIS.COM – Kementerian Pertanian (Kementan) melaporkan bahwa serapan pupuk subsidi meningkat signifikan setelah pemerintah menurunkan Harga Eceran Tertinggi (HET) sebesar 20 persen dan menyederhanakan sistem distribusi pupuk untuk petani. Direktur Pupuk Ditjen Prasarana dan Sarana Pertanian Kementan, Jekvy Hendra, mengatakan kebijakan penurunan HET yang mulai berlaku sejak 22 Oktober 2025 merupakan bagian dari upaya pemerintah untuk menata ulang sistem pupuk bersubsidi agar lebih efisien, transparan, dan tepat sasaran.

“Sebelum kebijakan ini diterapkan, rata-rata penebusan pupuk hanya sekitar 42 ribu petani per hari. Kini meningkat tajam menjadi 72 ribu hingga 78 ribu petani per hari,” ujar Jekvy dalam webinar “Kebijakan Pertanian: 1 Tahun Pemerintahan Presiden Prabowo”, Jumat (7/11/2025).

Peningkatan tersebut mencerminkan antusiasme petani setelah harga pupuk bersubsidi diturunkan. Berdasarkan data PT Pupuk Indonesia, sejak kebijakan baru diumumkan, tercatat serapan pupuk Urea mencapai 180 ribu ton dan pupuk NPK Phonska sebesar 266.800 ton.

Rincian Penurunan Harga Eceran Tertinggi (HET) Pupuk Subsidi 2025

Berdasarkan Keputusan Menteri Pertanian No. 1117/Kpts/SR.310/M/10/2025, penurunan HET pupuk subsidi meliputi:

  • Urea: turun dari Rp2.250 menjadi Rp1.800/kg
  • NPK: turun dari Rp2.300 menjadi Rp1.840/kg
  • NPK Kakao: turun dari Rp3.300 menjadi Rp2.640/kg
  • ZA (khusus tebu): turun dari Rp1.700 menjadi Rp1.360/kg
  • Pupuk Organik: turun dari Rp800 menjadi Rp640/kg

Selain penurunan harga, Kementan juga memperkenalkan sistem penebusan digital pupuk subsidi menggunakan aplikasi IPUBER, yang memungkinkan petani membeli pupuk hanya dengan KTP atau kartu perbankan di mesin EDC.

“Sistem digital ini membuat distribusi pupuk lebih mudah dan mengurangi potensi penyalahgunaan subsidi,” jelas Jekvy.

Sementara itu, PT Pupuk Indonesia memastikan stok pupuk nasional dalam kondisi aman. Hingga akhir Oktober 2025, stok pupuk mencapai 1,1 juta ton, terdiri atas 1,07 juta ton pupuk subsidi dan 434 ribu ton pupuk non-subsidi yang disiapkan bagi petani di luar alokasi Rencana Definitif Kebutuhan Kelompok (RDKK).

Realisasi penyaluran pupuk subsidi hingga 26 Oktober 2025 mencapai 6,31 juta ton, atau 68,18 persen dari total alokasi nasional sebesar 9,55 juta ton.

“Kami terus berkolaborasi dengan Kementan agar penyaluran pupuk subsidi tetap optimal dan tepat sasaran,” ujar Asep Saepul Muslim, SVP Strategi Penjualan dan Pelayanan Pelanggan Pupuk Indonesia.

  • Penulis: syaiful amri

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kenaikan Upah Minimum 2026 Tidak Jelas, DPR Sebut Pemerintah Lalai Siapkan Regulasi

    Kenaikan Upah Minimum 2026 Tidak Jelas, DPR Sebut Pemerintah Lalai Siapkan Regulasi

    • calendar_month Rabu, 19 Nov 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Anggota Komisi IX DPR Edy Wuryanto menyoroti keterlambatan pemerintah dalam menyiapkan dasar hukum kenaikan Upah Minimum (UM) tahun 2026. Ia menilai kelalaian tersebut berdampak langsung pada pekerja dan dunia usaha. Menurut Edy, hingga memasuki tenggat penetapan UM sesuai amanat PP 36/2021, Kementerian Ketenagakerjaan belum menentukan bentuk regulasi yang akan digunakan. “Jika regulasinya saja […]

  • Harga Emas Antam Tembus Rp2.577.000 per Gram Hari Ini

    Harga Emas Antam Tembus Rp2.577.000 per Gram Hari Ini

    • calendar_month Jumat, 9 Jan 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Harga emas Antam masih mahal. Sekarang ini harga komoditas tersebut dibanderol Rp2.577.000 per gram. Berdasarkan laman Logam Mulia pada Jumat (9/1/20260), harga emas Antam melejit Rp7000 dari hari sebelumnya yang tercatat sebesar Rp2.570.000 per gram. Sementara itu, harga beli kembali (buyback) emas Antam ikut naik menjadi Rp2.432.000 per gram. Transaksi harga jual dikenakan […]

  • Harga Emas Antam Naik Lagi, Tembus Rp 2,95 Juta per Gram

    Harga Emas Antam Naik Lagi, Tembus Rp 2,95 Juta per Gram

    • calendar_month Selasa, 10 Feb 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Harga emas produksi PT Aneka Tambang Tbk (Antam) kembali melanjutkan tren penguatan pada perdagangan Selasa (10/2/2026). Kenaikan harga ini memperpanjang reli emas domestik yang terjadi sejak awal pekan. Berdasarkan data dari laman resmi Logam Mulia Antam, harga emas batangan ukuran 1 gram dibanderol sebesar Rp 2.954.000 per gram, naik Rp 14.000 dibandingkan harga […]

  • Backlog Perumahan RI Turun Jadi 9,6 Juta Unit pada 2025

    Backlog Perumahan RI Turun Jadi 9,6 Juta Unit pada 2025

    • calendar_month Rabu, 11 Mar 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – PT Sarana Multigriya Finansial (SMF) mengungkapkan angka backlog atau kekurangan kepemilikan rumah di Indonesia mengalami penurunan pada 2025. Berdasarkan data Badan Pusat Statistik melalui Survei Sosial Ekonomi Nasional (Susenas) Maret 2025, backlog perumahan tercatat sekitar 9.637.157 unit. Angka ini turun dibandingkan hasil Susenas 2023 yang mencapai sekitar 9,9 juta unit. Kepala Divisi Riset […]

  • Harga Sembako di Kota Jambi Stabil, Cabai Masih Jadi Komoditas Paling Berfluktuasi

    Harga Sembako di Kota Jambi Stabil, Cabai Masih Jadi Komoditas Paling Berfluktuasi

    • calendar_month Jumat, 12 Des 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM –  Harga sejumlah kebutuhan pokok di Kota Jambi tercatat relatif stabil pada Kamis, 12 Desember 2025. Pemantauan Dinas Perdagangan dan Perindustrian Kota Jambi di tiga pasar utama Pasar Rakyat Talang Banjar, Pasar Kasang, dan Pasar Angso Duo menunjukkan sebagian besar komoditas berada pada level harga sebelumnya. Namun, beberapa komoditas, terutama kelompok cabai, masih mengalami […]

  • Jumlah UMKM di Batang Hari Tembus 14 Ribu Unit pada 2026, Naik 8 Persen

    Jumlah UMKM di Batang Hari Tembus 14 Ribu Unit pada 2026, Naik 8 Persen

    • calendar_month Kamis, 16 Jul 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Jumlah pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Kabupaten Batang Hari, Jambi, mengalami peningkatan sekitar 8 persen sepanjang 2026. Hingga pertengahan tahun ini, jumlah UMKM tercatat mencapai sekitar 14.000 unit, naik dari sekitar 13.000 unit pada 2025. Kepala Bidang Usaha Kecil Menengah Dinas Perdagangan, Koperasi, dan UKM (Disdagkop UKM) Kabupaten Batang Hari, […]

expand_less