Senin, 24 Agu 2026
light_mode
Beranda » Perbankan » Bank Bersiap, Nasabah Diprediksi Rajin Menabung Hingga Akhir 2025

Bank Bersiap, Nasabah Diprediksi Rajin Menabung Hingga Akhir 2025

  • account_circle syaiful amri
  • calendar_month Selasa, 7 Okt 2025
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAMBISNIS.COM – Di tengah stabilnya daya beli masyarakat dan inflasi yang terjaga, perbankan melihat peluang baru menjelang akhir tahun. Harapannya, nasabah akan semakin rajin menabung, memberi angin segar bagi kinerja penghimpunan dana murah (CASA) hingga tutup tahun 2025. Optimisme ini diperkuat oleh survei Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) yang menyebutkan bahwa saat ini hingga tiga bulan mendatang merupakan waktu tepat untuk menabung. Indeks Waktu Menabung (IWM) dalam survei meningkat menjadi 26,1% pada September 2025, naik dari 24,5% pada Agustus 2025.

Selain itu, persentase responden yang menilai tiga bulan ke depan adalah waktu yang tepat untuk menabung juga naik menjadi 35,8%, dari sebelumnya 31,6%.

“Niat menabung konsumen masih terjaga, baik untuk saat ini maupun tiga bulan ke depan,” ujar Direktur Group Riset LPS, Seto Wardono, belum lama ini.

Temuan ini menjadi kabar baik bagi sektor perbankan, mengingat tabungan merupakan sumber dana murah yang tengah diincar bank. Namun, pertumbuhan tabungan nasional per Agustus 2025 hanya mencapai 5,5% YoY, melambat dari bulan sebelumnya yang tumbuh 6,1% YoY.

Head of Deposit Product Management Bank Mandiri, Mega Ekaputri Pujianto, menuturkan pihaknya optimistis aktivitas menabung akan meningkat di kuartal IV-2025, seiring dengan momentum musiman seperti penerimaan bonus akhir tahun dan THR.

“Momentum tersebut diperkirakan akan mendorong kenaikan dana pihak ketiga, khususnya tabungan, yang secara historis tumbuh sekitar 4% dibandingkan kuartal sebelumnya,” jelas Mega kepada Kontan, Senin (6/10).

Per Agustus 2025, total tabungan yang dihimpun Bank Mandiri mencapai Rp 505,26 triliun, naik dari Rp 475,63 triliun pada periode yang sama tahun lalu.

“Stabilnya daya beli masyarakat serta inflasi yang terjaga di kisaran 3% juga menjadi faktor pendukung yang memperkuat optimisme tersebut,” tambahnya.

Meski demikian, Mega mencermati bahwa peningkatan konsumsi masyarakat menjelang akhir tahun bisa menjadi tantangan tersendiri bagi pertumbuhan tabungan. Untuk menyeimbangkan hal ini, Bank Mandiri memperkuat strategi akuisisi nasabah baru serta mendorong transaksi digital melalui aplikasi Livin’ by Mandiri yang kini memiliki lebih dari 34 juta pengguna aktif.

“Dengan dukungan digitalisasi dan program loyalti yang berkelanjutan, Bank Mandiri optimistis pertumbuhan tabungan akan tetap positif hingga akhir tahun, di kisaran 5%,” pungkasnya.

Sementara itu, Direktur KB Bank, Robby Mondong, mengatakan pihaknya juga terus berupaya memperbesar porsi dana murah, di mana tabungan menjadi salah satu komponen utama. KB Bank mengoptimalkan potensi tabungan dari payroll nasabah korporasi, khususnya perusahaan Korea Selatan yang menjadi bagian dari ekosistem bisnisnya.

“Ini juga suatu ekosistem baik, antara perusahaan maupun individual-individual yang bekerja di Indonesia,” ujarnya.

Dengan potensi masyarakat yang semakin rajin menabung dan strategi digitalisasi yang makin kuat, perbankan menatap sisa tahun 2025 dengan nada optimis berharap dana murah kembali mengalir deras hingga akhir tahun.

  • Penulis: syaiful amri

Rekomendasi Untuk Anda

  • Bursa Asia Menguat, Indeks Nikkei 225 Tembus Rekor 50.000 Poin Didorong Harapan Dagang AS–China

    Bursa Asia Menguat, Indeks Nikkei 225 Tembus Rekor 50.000 Poin Didorong Harapan Dagang AS–China

    • calendar_month Senin, 27 Okt 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Bursa saham Asia dibuka menguat pada perdagangan Senin (27/10/2025). Penguatan dipimpin oleh indeks Nikkei 225 Jepang yang untuk pertama kalinya dalam sejarah menembus level 50.000 poin. Kenaikan ini terjadi seiring meningkatnya optimisme investor terhadap kemajuan perundingan dagang antara Amerika Serikat (AS) dan China, serta dukungan sentimen positif dari Wall Street. Mengutip CNBC, indeks […]

  • Pemerintah Tanggung PPh 21 Pekerja Industri Padat Karya Sepanjang 2026

    Pemerintah Tanggung PPh 21 Pekerja Industri Padat Karya Sepanjang 2026

    • calendar_month Senin, 5 Jan 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Pemerintah resmi menanggung Pajak Penghasilan (PPh) Pasal 21 bagi pekerja di sektor industri padat karya sepanjang tahun 2026. Kebijakan ini ditujukan untuk menjaga daya beli masyarakat sekaligus menopang stabilitas ekonomi nasional. Ketentuan tersebut tertuang dalam Peraturan Menteri Keuangan (PMK) Nomor 105 Tahun 2025 yang ditandatangani Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa sebagai bagian dari […]

  • Menteri LH Hentikan Operasi 3 Perusahaan Terkait Banjir Sumut, Ini Daftarnya

    Menteri LH Hentikan Operasi 3 Perusahaan Terkait Banjir Sumut, Ini Daftarnya

    • calendar_month Senin, 8 Des 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Hanif Faisol Nurofiq menghentikan sementara operasional tiga perusahaan yang diduga berkontribusi terhadap peningkatan risiko banjir di wilayah Sumatra Utara. Langkah tersebut diambil setelah Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) melakukan inspeksi udara dan darat di kawasan hulu Daerah Aliran Sungai (DAS) Batang Toru dan Garoga. Pemerintah menilai aktivitas […]

  • Aduan Konsumen 2025 Tembus 7.887, Mayoritas Online

    Aduan Konsumen 2025 Tembus 7.887, Mayoritas Online

    • calendar_month Jumat, 6 Feb 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Kementerian Perdagangan (Kemendag) mencatat 7.887 aduan konsumen sepanjang Januari–Desember 2025. Sebagian besar aduan, yakni 7.836 laporan (99,35%), berasal dari transaksi daring (online), sedangkan aduan transaksi offline hanya 32 laporan. Menteri Perdagangan Budi Santoso menyampaikan bahwa dari total aduan, 7.853 laporan (99,56%) telah diselesaikan melalui klarifikasi dan solusi dengan pelaku usaha. Sektor dengan aduan […]

  • Purbaya Tegaskan Redenominasi Rupiah Bukan Wewenang Kemenkeu, Sepenuhnya Tugas BI

    Purbaya Tegaskan Redenominasi Rupiah Bukan Wewenang Kemenkeu, Sepenuhnya Tugas BI

    • calendar_month Jumat, 14 Nov 2025
    • 0Komentar

    JAMBINNIS.COM – Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menegaskan bahwa kebijakan redenominasi rupiah bukan berada di tangan Kementerian Keuangan (Kemenkeu), melainkan sepenuhnya menjadi kewenangan Bank Indonesia (BI). “Kalau redenominasi itu bukan wewenang Kementerian Keuangan. Nanti Gubernur Bank Sentral atau BI yang menyelenggarakannya,” kata Purbaya dalam konferensi pers di Kantor Kemenkeu, Jumat (14/11/2025). Pernyataan ini menegaskan posisi […]

  • Harga Perak Naik Terus Kini Menjadi Rp35.525 per Gram

    Harga Perak Naik Terus Kini Menjadi Rp35.525 per Gram

    • calendar_month Senin, 1 Des 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Harga perak Antam melanjutkan penguatannya pada awal perdagangan hari ini, Senin (1/12/2025). Sekarang ini harga perak Antam naik Rp300 menjadi Rp35.525 per gram. Sebelumnya, perak Antam pada Sabtu (29/11/2025) naik drastis Rp1.600 menjadi Rp 35.225 per gram. Harga dasar perak Antam murni dengan berat 250 gram dipatok sebesar Rp 9.281.250, dengan harga yang […]

expand_less