Rabu, 1 Jul 2026
light_mode
Beranda » Perbankan » Bank Bersiap, Nasabah Diprediksi Rajin Menabung Hingga Akhir 2025

Bank Bersiap, Nasabah Diprediksi Rajin Menabung Hingga Akhir 2025

  • account_circle syaiful amri
  • calendar_month Selasa, 7 Okt 2025
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAMBISNIS.COM – Di tengah stabilnya daya beli masyarakat dan inflasi yang terjaga, perbankan melihat peluang baru menjelang akhir tahun. Harapannya, nasabah akan semakin rajin menabung, memberi angin segar bagi kinerja penghimpunan dana murah (CASA) hingga tutup tahun 2025. Optimisme ini diperkuat oleh survei Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) yang menyebutkan bahwa saat ini hingga tiga bulan mendatang merupakan waktu tepat untuk menabung. Indeks Waktu Menabung (IWM) dalam survei meningkat menjadi 26,1% pada September 2025, naik dari 24,5% pada Agustus 2025.

Selain itu, persentase responden yang menilai tiga bulan ke depan adalah waktu yang tepat untuk menabung juga naik menjadi 35,8%, dari sebelumnya 31,6%.

“Niat menabung konsumen masih terjaga, baik untuk saat ini maupun tiga bulan ke depan,” ujar Direktur Group Riset LPS, Seto Wardono, belum lama ini.

Temuan ini menjadi kabar baik bagi sektor perbankan, mengingat tabungan merupakan sumber dana murah yang tengah diincar bank. Namun, pertumbuhan tabungan nasional per Agustus 2025 hanya mencapai 5,5% YoY, melambat dari bulan sebelumnya yang tumbuh 6,1% YoY.

Head of Deposit Product Management Bank Mandiri, Mega Ekaputri Pujianto, menuturkan pihaknya optimistis aktivitas menabung akan meningkat di kuartal IV-2025, seiring dengan momentum musiman seperti penerimaan bonus akhir tahun dan THR.

“Momentum tersebut diperkirakan akan mendorong kenaikan dana pihak ketiga, khususnya tabungan, yang secara historis tumbuh sekitar 4% dibandingkan kuartal sebelumnya,” jelas Mega kepada Kontan, Senin (6/10).

Per Agustus 2025, total tabungan yang dihimpun Bank Mandiri mencapai Rp 505,26 triliun, naik dari Rp 475,63 triliun pada periode yang sama tahun lalu.

“Stabilnya daya beli masyarakat serta inflasi yang terjaga di kisaran 3% juga menjadi faktor pendukung yang memperkuat optimisme tersebut,” tambahnya.

Meski demikian, Mega mencermati bahwa peningkatan konsumsi masyarakat menjelang akhir tahun bisa menjadi tantangan tersendiri bagi pertumbuhan tabungan. Untuk menyeimbangkan hal ini, Bank Mandiri memperkuat strategi akuisisi nasabah baru serta mendorong transaksi digital melalui aplikasi Livin’ by Mandiri yang kini memiliki lebih dari 34 juta pengguna aktif.

“Dengan dukungan digitalisasi dan program loyalti yang berkelanjutan, Bank Mandiri optimistis pertumbuhan tabungan akan tetap positif hingga akhir tahun, di kisaran 5%,” pungkasnya.

Sementara itu, Direktur KB Bank, Robby Mondong, mengatakan pihaknya juga terus berupaya memperbesar porsi dana murah, di mana tabungan menjadi salah satu komponen utama. KB Bank mengoptimalkan potensi tabungan dari payroll nasabah korporasi, khususnya perusahaan Korea Selatan yang menjadi bagian dari ekosistem bisnisnya.

“Ini juga suatu ekosistem baik, antara perusahaan maupun individual-individual yang bekerja di Indonesia,” ujarnya.

Dengan potensi masyarakat yang semakin rajin menabung dan strategi digitalisasi yang makin kuat, perbankan menatap sisa tahun 2025 dengan nada optimis berharap dana murah kembali mengalir deras hingga akhir tahun.

  • Penulis: syaiful amri

Rekomendasi Untuk Anda

  • Harga Batubara Acuan Terbaru, Capai 104,03 Dolar AS per Ton

    Harga Batubara Acuan Terbaru, Capai 104,03 Dolar AS per Ton

    • calendar_month Senin, 19 Jan 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Di tengah rencana pemerintah untuk memangkas target produksi batu bara, harga batubara acuan (HBA) periode kedua Januari 2026 mengalami kenaikan. Kecuali, batubara I (HBA I) yang harganya mengalami penurunan tipis. Mengutip Keputusan Menteri ESDM, harga tertinggi batubara dalam negeri di angka 104,03 dolar AS per ton. Harga tersebut merupakan batubara dengan kandungan 6.322 […]

  • Makanan Pemicu Epilepsi pada Anak, Benarkah MSG Bisa Menyebabkan Kejang?

    Makanan Pemicu Epilepsi pada Anak, Benarkah MSG Bisa Menyebabkan Kejang?

    • calendar_month Jumat, 17 Apr 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM –  Epilepsi pada anak tidak hanya berdampak pada kondisi fisik, tetapi juga psikologis, baik bagi anak maupun orang tua. Kekhawatiran kerap muncul ketika kejang terjadi secara tiba-tiba, terutama saat anak sedang beraktivitas atau bermain. Dalam upaya mencegah kekambuhan, sebagian orang tua mulai memperhatikan pola makan anak. Salah satu yang sering disorot adalah konsumsi makanan […]

  • Barang Milik Negara Senilai Rp 91 Triliun Kini Dilindungi Asuransi Skema Pooling Fund Bencana

    Barang Milik Negara Senilai Rp 91 Triliun Kini Dilindungi Asuransi Skema Pooling Fund Bencana

    • calendar_month Rabu, 3 Des 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Direktorat Jenderal Kekayaan Negara (DJKN) Kementerian Keuangan menandatangani Adendum III Kontrak Payung dengan Asuransi Jasindo sekaligus meluncurkan Asuransi Barang Milik Negara (BMN) Preferen berbasis skema Pooling Fund Bencana. Inisiatif ini juga menandai pembayaran premi pertama melalui Badan Pengelola Dana Lingkungan Hidup (BPDLH) kepada konsorsium asuransi BMN. Direktur Utama Asuransi Jasindo, Andy Samuel, mengatakan […]

  • KONI Jambi Siapkan Bank Data Atlet untuk Pantau Prestasi Menuju PON 2028

    KONI Jambi Siapkan Bank Data Atlet untuk Pantau Prestasi Menuju PON 2028

    • calendar_month Senin, 18 Mei 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Provinsi Jambi mulai menyiapkan bank data atlet sebagai langkah memperkuat sistem pembinaan olahraga daerah menuju Pekan Olahraga Nasional (PON) 2028 di Nusa Tenggara Timur (NTT) dan Nusa Tenggara Barat (NTB). Program tersebut disampaikan Ketua Umum KONI Provinsi Jambi, AKBP Mat Sanusi saat kegiatan sosialisasi aplikasi data, tata kelola […]

  • Surplus Neraca Dagang Indonesia Januari 2026 Turun Jadi US0 Juta, Ekspor Naik 3,39%

    Surplus Neraca Dagang Indonesia Januari 2026 Turun Jadi US$950 Juta, Ekspor Naik 3,39%

    • calendar_month Senin, 2 Mar 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Badan Pusat Statistik (BPS) melaporkan surplus neraca perdagangan Indonesia pada Januari 2026 sebesar US$950 juta. Angka ini lebih rendah dibandingkan Desember 2025 yang mencatat surplus US$2,51 miliar. Deputi Bidang Distribusi dan Jasa BPS, Ateng Hartono, mengatakan surplus tersebut memperpanjang tren positif neraca perdagangan Indonesia yang telah berlangsung selama 69 bulan berturut-turut sejak Mei […]

  • Emas Antam Meroket Rp50.000, Per Gramnya Rp3,135 Juta

    Emas Antam Meroket Rp50.000, Per Gramnya Rp3,135 Juta

    • calendar_month Senin, 2 Mar 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Harga emas produksi Antam kembali meroket pada perdagangan Senin (2/3/2026). Dari semula Rp3.085.000, kini menjadi Rp3.135.000 per gram.‎ Mengutip laman logammulia.com, harga emas Antam hari ini mengalami kenaikan Rp50.000. Sepanjang 2026, harga emas Antam mencatatkan kenaikan sekitar 26 persen. Sebab, pada 1 Januari lalu, harga emas Antam tercatat hanya sebesar Rp2.488.000 per gram. […]

expand_less