Selasa, 11 Agu 2026
light_mode
Beranda » Peluang Usaha » Cetak Laba Rp 47 Miliar per September 2025, Ini Strategi PPRO Genjot Kinerja Keuangan

Cetak Laba Rp 47 Miliar per September 2025, Ini Strategi PPRO Genjot Kinerja Keuangan

  • account_circle syaiful amri
  • calendar_month Rabu, 5 Nov 2025
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAMBISNIS.COM – PT PP Properti Tbk (PPRO) mencatatkan pendapatan Rp 230 miliar hingga September 2025. Dari jumlah tersebut, laba bersih tahun berjalan mencapai Rp 47 miliar. Perusahaan properti pelat merah ini juga mencatat beban usaha Rp 39 miliar, sedikit turun dibandingkan periode yang sama tahun 2024 sebesar Rp 40 miliar. Langkah efisiensi tersebut menjadi bagian dari strategi PPRO untuk meningkatkan kinerja keuangan di akhir tahun 2025.

Guna memperkuat pendapatan berkelanjutan, PPRO terus mendorong potensi kawasan komersial miliknya, salah satunya Kaza Mall Surabaya. Mall yang berlokasi di kawasan Kapas Krampung, Surabaya ini resmi menambah tenant baru dengan grand opening Ria Busana, brand ritel fashion nasional yang sudah dikenal luas.

“Kehadiran Ria Busana di Kaza Mall menjadi wujud nyata strategi kami dalam memperkuat potensi kawasan komersial PPRO di Surabaya. Kami ingin menghadirkan kawasan yang tidak hanya menjadi tempat belanja, tetapi juga ruang yang aktif, dinamis, dan bernilai ekonomi berkelanjutan,” ujar VP Corporate Secretary PPRO.

Kaza Mall mengusung konsep mix development yang memadukan pasar modern, trade center, mall, dan hotel dalam satu kawasan terpadu. Dikenal sebagai mall andalan Pemkot Surabaya, kawasan ini juga kerap menjadi lokasi berbagai acara pemerintahan dan kegiatan masyarakat kota.

PPRO berharap kehadiran Ria Busana di Kaza Mall dapat memperkuat hubungan dengan pelanggan di Jawa Timur dan menciptakan sinergi positif dengan Palm Park Hotel & Convention Surabaya.

“Surabaya merupakan pasar potensial. Kami optimistis Kaza Mall bisa menjadi destinasi bisnis, belanja, dan rekreasi terpadu yang berdaya saing,” kata Afrilia, perwakilan manajemen PPRO.

Dengan konsep kawasan terpadu tersebut, PPRO menargetkan pertumbuhan pendapatan yang stabil di sektor ritel, hotel, dan residensial, sekaligus memperkuat posisi perusahaan sebagai pengembang properti BUMN yang adaptif terhadap pasar.

PP Properti sebelumnya juga telah menandatangani perjanjian konversi utang sebesar Rp 9,63 triliun menjadi Perpetual Loan dengan PT PP (Persero) Tbk. Langkah itu dilakukan untuk memperkuat struktur keuangan, menjaga arus kas, dan memberikan ruang bagi ekspansi jangka panjang.

Dengan strategi efisiensi, penguatan portofolio komersial, dan restrukturisasi keuangan, PPRO optimistis dapat mempertahankan tren positif hingga akhir 2025.

  • Penulis: syaiful amri

Rekomendasi Untuk Anda

  • BGTC PCR 2025: Bank Nagari Ajak Gen Z Bijak Kelola Keuangan dan Melek Investasi

    BGTC PCR 2025: Bank Nagari Ajak Gen Z Bijak Kelola Keuangan dan Melek Investasi

    • calendar_month Jumat, 24 Okt 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Bank Nagari mengajak generasi muda, khususnya mahasiswa, untuk menata kebiasaan finansial dengan bijak sejak dini melalui program Bisnis Indonesia Goes to Campus (BGTC) 2025 di Politeknik Caltex Riau (PCR). Menabung sebagai modal awal investasi. Dana yang dikirim orang tua harus dikelola dengan baik untuk menyiapkan modal investasi di masa depan. Perbedaan menabung dan […]

  • Rupiah Dibuka Loyo! Sentuh Rp17.386 per Dolar AS

    Rupiah Dibuka Loyo! Sentuh Rp17.386 per Dolar AS

    • calendar_month Senin, 11 Mei 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Nilai tukar rupiah kembali bergerak di zona merah pada perdagangan awal pekan, Senin (11/5/2026). Mata uang Garuda tercatat melemah tipis di tengah tekanan eksternal yang masih membayangi pasar keuangan global. Pada pembukaan perdagangan pagi, rupiah turun 4 poin atau 0,02 persen menjadi Rp17.386 per dolar Amerika Serikat (AS). Posisi tersebut lebih rendah dibandingkan […]

  • Harga Sembako di Pasar Angso Duo 27 Maret 2026 Stabil, Cabe Rawit Hijau Turun 10 Persen

    Harga Sembako di Pasar Angso Duo 27 Maret 2026 Stabil, Cabe Rawit Hijau Turun 10 Persen

    • calendar_month Jumat, 27 Mar 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Harga bahan pokok di Pasar Angso Duo terpantau relatif stabil pada Jumat (27/3/2026). Berdasarkan data resmi dari Dinas Perdagangan dan Perindustrian Kota Jambi, mayoritas komoditas tidak mengalami perubahan harga signifikan. Meski demikian, terdapat satu komoditas yang mengalami penurunan cukup mencolok, yakni cabai rawit hijau yang turun sekitar 10 persen. Harga cabai rawit hijau […]

  • Prabowo Hapus Kredit Macet Rp2,4 Triliun, 67 Ribu UMKM Dapat Nafas Baru

    Prabowo Hapus Kredit Macet Rp2,4 Triliun, 67 Ribu UMKM Dapat Nafas Baru

    • calendar_month Rabu, 22 Okt 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Pemerintahan Presiden Prabowo Subianto bersama Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka menandai tahun pertama kepemimpinannya dengan langkah besar di sektor keuangan rakyat: penghapusan kredit macet senilai Rp2,4 triliun untuk 67.000 pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di seluruh Indonesia. Kebijakan yang diatur melalui Peraturan Pemerintah Nomor 47 Tahun 2024 ini mencakup sektor pertanian, […]

  • BSI Resmi Kantongi Izin Simpanan Emas

    BSI Resmi Kantongi Izin Simpanan Emas

    • calendar_month Jumat, 14 Nov 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – PT Bank Syariah Indonesia Tbk resmi memperoleh izin bulion jasa simpanan emas. Dengan izin tersebut maka BSI kini memiliki tiga kegiatan usaha bulion yakni Simpanan Emas, Perdagangan Emas dan Penitipan Emas. Izin sebagai Bank dengan jasa simpanan emas diperoleh pada 10 November 2025. Jasa Simpanan Emas adalah penyimpanan emas oleh nasabah di bank […]

  • Kilang Balikpapan Kini Produksi Propylene, Perkuat Ketahanan Industri Petrokimia 

    Kilang Balikpapan Kini Produksi Propylene, Perkuat Ketahanan Industri Petrokimia 

    • calendar_month Jumat, 12 Des 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Kilang Pertamina Internasional (KPI) terus memperkuat posisi Indonesia dalam industri petrokimia nasional. Melalui proyek Refinery Development Master Plan (RDMP) Balikpapan, fasilitas Kilang Balikpapan kini resmi mampu memproduksi propylene, salah satu bahan baku utama industri plastik, tekstil, hingga produk kimia. Pjs Corporate Secretary KPI Milla Suciyani menjelaskan bahwa sebelum proyek RDMP dijalankan, Kilang Balikpapan […]

expand_less