Selasa, 11 Agu 2026
light_mode
Beranda » Nasional » Menteri PU Dody Hanggono Dorong Swasta Aktif Biayai Proyek Infrastruktur Rp1.905 Triliun hingga 2029

Menteri PU Dody Hanggono Dorong Swasta Aktif Biayai Proyek Infrastruktur Rp1.905 Triliun hingga 2029

  • account_circle syaiful amri
  • calendar_month Selasa, 4 Nov 2025
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAMBISNIS.COM – Menteri Pekerjaan Umum (MenPU) Dody Hanggono mendorong keterlibatan sektor swasta dalam pembiayaan proyek infrastruktur nasional yang ditargetkan membutuhkan dana hingga Rp1.905 triliun sampai tahun 2029.  Langkah ini dinilai penting untuk mempercepat pembangunan infrastruktur strategis sekaligus mengurangi beban keuangan negara.

“Kalau dari awal kan sesuai anggaran Pak Prabowo, harus mulai lebih banyak melibatkan swasta. Konsep public-private partnership (PPP) ini benar-benar kita galakkan dari tahun ke tahun,” ujar Dody saat menghadiri seminar internasional di Institut Teknologi Bandung (ITB), Jawa Barat, Selasa (4/11/2025).

Dody menjelaskan bahwa konsep PPP atau kerja sama pemerintah dan swasta akan menjadi pilar utama pembiayaan proyek infrastruktur jangka menengah. Melalui skema ini, pihak swasta dapat berperan dalam pendanaan, pembangunan, pengelolaan, maupun pemeliharaan proyek infrastruktur, baik jalan, jembatan, irigasi, hingga energi.

Namun, ia mengakui tidak semua proyek memiliki daya tarik investasi tinggi, terutama proyek yang bersifat sosial dan tersebar di wilayah terpencil.

“Indonesia ini sangat luas, banyak daerah yang pekerjaannya bersifat sosial. Jadi tidak semua proyek bisa menarik minat swasta,” ungkapnya.

Menurut Dody, proyek yang memiliki potensi keuntungan ekonomi akan dibuka sepenuhnya bagi sektor swasta, dengan pembagian investasi yang disesuaikan berdasarkan potensi proyek tersebut.

“Kalau proyek infrastruktur yang bisa menghasilkan keuntungan, ya kita tawarkan ke swasta. Bisa 100 persen, bisa 50-50, atau 80-20, tergantung hitungan investornya,” jelasnya.

Pemerintah berharap melalui pola kerja sama tersebut, pembangunan infrastruktur dapat berlangsung lebih efisien, berkelanjutan, dan tidak sepenuhnya membebani APBN. Kementerian PU telah menyusun estimasi pembiayaan pembangunan infrastruktur hingga 2029 dengan total kebutuhan sebesar Rp1.905 triliun, yang bersumber dari:

  • 35,63% (Rp678,91 triliun) dari APBN,
  • 34,19% (Rp651,46 triliun) dari skema PPP,
  • 24,84% (Rp473,28 triliun) dari pemerintah daerah, dan
  • 5,34% sisanya masih menjadi funding gap yang akan dicari melalui sumber alternatif pembiayaan.

Skema tersebut menjadi bagian dari strategi besar pemerintah untuk memperkuat ketahanan infrastruktur nasional, terutama dalam mendukung pertumbuhan ekonomi, konektivitas, dan pemerataan pembangunan. Selain membuka ruang partisipasi swasta, Kementerian PU juga menekankan pentingnya pembangunan infrastruktur yang berorientasi pada keberlanjutan. Dody memastikan bahwa proyek-proyek yang dikerjakan akan memperhatikan aspek lingkungan, efisiensi energi, dan keberlanjutan ekonomi lokal.

“Pemerintah tidak hanya fokus pada pembangunan fisik, tapi juga keberlanjutan jangka panjang agar infrastruktur kita tahan lama dan bermanfaat bagi masyarakat,” pungkasnya.

 

  • Penulis: syaiful amri

Rekomendasi Untuk Anda

  • SPBU Parungpanjang Bogor Kembali Beroperasi Usai Temuan BBM Pertalite Bercampur Air

    SPBU Parungpanjang Bogor Kembali Beroperasi Usai Temuan BBM Pertalite Bercampur Air

    • calendar_month Sabtu, 21 Feb 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) 34.16316 di Kecamatan Parungpanjang, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, kembali beroperasi setelah sempat menghentikan sementara penyaluran BBM jenis Pertalite akibat temuan bahan bakar yang diduga bercampur air. Area Manager Communication, Relations, & CSR Regional Jawa Bagian Barat (JBB) Pertamina Patra Niaga, Susanto August Satria, mengatakan pembukaan kembali layanan […]

  • Harga Cabai di Pasar Talang Banjar Jambi Turun, Rawit Merah Kini Rp45.000 per Kg

    Harga Cabai di Pasar Talang Banjar Jambi Turun, Rawit Merah Kini Rp45.000 per Kg

    • calendar_month Kamis, 16 Jul 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Harga sejumlah komoditas pangan di Pasar Rakyat Talang Banjar, Kota Jambi, menunjukkan tren stabil pada Kamis (16/7/2026). Meski demikian, beberapa jenis cabai mengalami penurunan harga, sementara mayoritas kebutuhan pokok lainnya masih bertahan di level sebelumnya. Berdasarkan data terbaru Dinas Perdagangan dan Perindustrian Kota Jambi, harga cabai rawit merah turun 10 persen menjadi Rp45.000 […]

  • BPK Temukan Potensi Kerugian Rp1,33 Triliun di BTN

    BPK Temukan Potensi Kerugian Rp1,33 Triliun di BTN

    • calendar_month Senin, 25 Mei 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNSI.COM – Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) menemukan indikasi kelemahan tata kelola kredit pemilikan rumah (KPR) di PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk (BTN) yang berpotensi menimbulkan kerugian hingga Rp1,33 triliun. Temuan tersebut tercantum dalam Ikhtisar Hasil Pemeriksaan Semester (IHPS) II-2025 yang mengulas aspek pendapatan, biaya, dan investasi BTN. BPK menyoroti lemahnya pengawasan dokumen kredit serta […]

  • Komitmen BEI untuk Meningkatkan Kredibilitas Pasar Modal Indonesia

    Komitmen BEI untuk Meningkatkan Kredibilitas Pasar Modal Indonesia

    • calendar_month Kamis, 29 Jan 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM –  Menindaklanjuti pengumuman yang disampaikan oleh MSCI Inc. (MSCI), pada Rabu (28/01/2026) lalu, PT Bursa Efek Indonesia (BEI) bersama Self-Regulatory Organization (SRO) lainnya yaitu PT Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI) dan PT Kliring Penjaminan Efek Indonesia (KPEI) dan dengan dukungan Otoritas Jasa Keuangan (OJK), menegaskan komitmen untuk terus memperkuat koordinasi dengan MSCI. Kautsar Primadi […]

  • Harga Minyak Dunia Melonjak, Investor Bidik Potensi Perundingan AS-China

    Harga Minyak Dunia Melonjak, Investor Bidik Potensi Perundingan AS-China

    • calendar_month Senin, 13 Okt 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Harga minyak dunia berhasil rebound setelah mencapai level terendah dalam lima bulan pada sesi sebelumnya. Harga minyak naik lantaran investor berharap potensi perundingan antara AS dan China dapat meredakan ketegangan perdagangan antara dua negara dengan ekonomi dan konsumen minyak terbesar di dunia. Senin (13/10/2025) pukul 14.00 WIB, harga minyak mentah jenis Brent untuk […]

  • Ekonomi Provinsi Jambi 2025 Tumbuh 4,93 Persen, PDRB Tembus Rp349,66 Triliun

    Ekonomi Provinsi Jambi 2025 Tumbuh 4,93 Persen, PDRB Tembus Rp349,66 Triliun

    • calendar_month Kamis, 5 Feb 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Perekonomian Provinsi Jambi sepanjang tahun 2025 menunjukkan tren positif. Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), ekonomi Jambi tumbuh 4,93 persen (year on year), lebih tinggi dibandingkan pertumbuhan tahun 2024 yang tercatat 4,50 persen. Nilai Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) Provinsi Jambi atas dasar harga berlaku pada 2025 mencapai Rp349,66 triliun, sementara PDRB atas […]

expand_less