Kabut Asap Selimuti Bandara Sultan Thaha, Jarak Pandang Naik-Turun hingga 1.000 Meter
- account_circle Darmanto Zebua
- calendar_month 10 menit yang lalu
- print Cetak

ILUSTRASI: Bandara Sultan Thaha Jambi
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
JAMBISNIS.COM – Kabut asap yang menyelimuti wilayah Jambi berdampak terhadap kondisi operasional penerbangan di Bandara Sultan Thaha Jambi, Selasa (20/10/2026). Jarak pandang di bandara tersebut sempat turun hingga 800 meter pada pukul 06.00 WIB, sehingga perkembangan kondisi cuaca menjadi perhatian dalam aktivitas penerbangan.
Berdasarkan siaran pers PT Angkasa Pura Indonesia Kantor Cabang Bandara Sultan Thaha tertanggal 20 Oktober 2026, jarak pandang mengalami perubahan sejak pagi hari. Setelah berada di level 800 meter pada pukul 06.00 WIB, jarak pandang meningkat menjadi 1.400 meter pada pukul 07.00 WIB.
Namun, kondisi tersebut kembali menurun menjadi 1.300 meter pada pukul 08.00 WIB. Jarak pandang sempat membaik hingga 2.200 meter pada pukul 09.00 WIB, sebelum kembali merosot menjadi 1.000 meter pada pukul 09.30 WIB.
Perubahan jarak pandang dalam waktu singkat tersebut membuat calon penumpang perlu mencermati perkembangan informasi penerbangan sebelum menuju bandara.
Batik Air Berangkat Pagi, Penerbangan Berikutnya Dipantau
Dalam siaran pers tersebut, pihak bandara mencatat satu penerbangan keberangkatan pada pukul 06.00 WIB, yakni Batik Air ID 6807 dengan tujuan Jakarta (CGK). Penerbangan itu menggunakan pesawat ex-RON (Remain Over Night), yaitu pesawat yang bermalam di bandara sebelum digunakan untuk penerbangan berikutnya.
Hingga pukul 09.30 WIB, pihak bandara menyatakan belum terdapat penerbangan lain yang terdampak berdasarkan pemantauan saat itu.
Penerbangan terdekat yang dijadwalkan adalah Garuda Indonesia GA 126 dari Jakarta, dengan jadwal kedatangan pukul 10.35 WIB dan estimasi tiba pukul 10.45 WIB.
Meski belum ada laporan tambahan mengenai penerbangan terdampak hingga waktu pemantauan tersebut, perubahan jarak pandang tetap perlu diantisipasi. Kondisi operasional dapat berkembang mengikuti situasi cuaca dan hasil penilaian keselamatan penerbangan.
Penumpang Diminta Cek Jadwal Penerbangan
Tim operasional Bandara Sultan Thaha telah berkoordinasi dengan maskapai dan instansi terkait untuk memastikan penanganan penumpang apabila terjadi penundaan keberangkatan. Pembaruan informasi mengenai penerbangan yang terdampak juga dilakukan secara berkala.
Pihak bandara mengimbau calon penumpang untuk memeriksa status penerbangan melalui kanal resmi maskapai masing-masing sebelum berangkat ke bandara. Langkah ini penting untuk mengantisipasi perubahan jadwal akibat kondisi operasional.
Untuk mendapatkan informasi kebandarudaraan, pengguna jasa dapat menghubungi Contact Center InJourney Airports di nomor 172.
Manajemen Bandara Sultan Thaha berharap kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Provinsi Jambi segera teratasi. Penanganan karhutla diharapkan dapat memperbaiki kondisi lingkungan, mengurangi gangguan kabut asap, serta mendukung kelancaran operasional penerbangan di Jambi.(*)
- Penulis: Darmanto Zebua
- Editor: Darmanto Zebua
