Senin, 12 Okt 2026
light_mode
Beranda » Bisnis Jambi » 118 Pekebun Jambi Turun Langsung ke Kebun PTPN IV, Pelajari Cara Panen Sawit yang Tepat

118 Pekebun Jambi Turun Langsung ke Kebun PTPN IV, Pelajari Cara Panen Sawit yang Tepat

  • account_circle Kurnia Haq
  • calendar_month 1 jam yang lalu
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAMBISNIS.COM – Menentukan buah sawit yang siap dipanen hingga memastikan hasilnya tetap berkualitas menjadi keterampilan penting bagi pekebun. Untuk memperdalam kemampuan tersebut, 118 pekebun dari tiga kabupaten di Provinsi Jambi belajar langsung di perkebunan PTPN IV Regional 4, Tanjung Lebar, Kabupaten Muaro Jambi.

Di lokasi tersebut, para pekebun mengamati tahapan pemanenan kelapa sawit, mulai dari memilih tandan buah segar (TBS) yang matang, melakukan pemotongan, mengumpulkan brondolan, hingga memeriksa kualitas hasil panen.

Pembelajaran lapangan ini menjadi bagian dari Pelatihan Panen dan Pascapanen Kelapa Sawit yang berlangsung pada 7–11 Oktober 2026. Melalui kegiatan tersebut, peserta tidak hanya mendapatkan pengetahuan secara teori, tetapi juga melihat penerapan teknik panen secara langsung di perkebunan.

Pelatihan ini merupakan bagian dari Program Pengembangan SDM Perkebunan Kelapa Sawit Tahun 2026 yang diselenggarakan melalui kolaborasi Badan Pengelola Dana Perkebunan (BPDP), Direktorat Jenderal Perkebunan Kementerian Pertanian, dan IPB Training.

Belajar menentukan buah matang hingga menjaga kualitas panen

Salah satu materi utama yang dipelajari peserta adalah menentukan tingkat kematangan buah sebelum dipanen. Ketepatan memilih tandan menjadi hal penting agar buah yang dipanen memenuhi kriteria kematangan yang ditetapkan.

Kesalahan dalam menentukan kematangan dapat memengaruhi pengelolaan hasil panen. Karena itu, pekebun perlu memahami indikator buah matang sekaligus menerapkan teknik pemotongan yang sesuai.

Peserta juga mengamati proses pengumpulan TBS dan brondolan serta penanganan hasil sebelum diangkut. Tahapan tersebut menjadi bagian dari upaya menjaga kualitas hasil panen sejak buah dipotong dari pohon hingga memasuki proses pengangkutan.

Selain praktik pemanenan, peserta mempelajari grading dan sortasi untuk memahami bagaimana hasil panen diperiksa dan dipilah berdasarkan kualitasnya.

Materi pelatihan juga mencakup taksasi produksi, organisasi dan sistem panen, persiapan sarana dan prasarana, pengangkutan, serta ketelusuran hasil.

Pengetahuan mengenai taksasi produksi, misalnya, dapat membantu pekebun memperkirakan potensi hasil kebun. Dengan perkiraan tersebut, kebutuhan tenaga kerja dan sarana pengangkutan dapat disesuaikan dengan kondisi produksi.

Adapun materi ketelusuran hasil memberikan pemahaman mengenai pentingnya pencatatan asal TBS dalam pengelolaan perkebunan.

118 pekebun berasal dari Tebo, Sarolangun, dan Batanghari

Sebanyak 118 peserta yang mengikuti pelatihan tersebut terdiri dari 60 pekebun asal Kabupaten Tebo, 29 pekebun dari Kabupaten Sarolangun, dan 29 pekebun dari Kabupaten Batanghari.

Selama kegiatan, peserta mengikuti penyampaian materi, diskusi, praktikum, dan pengamatan langsung di lapangan. Metode pembelajaran ini memberikan kesempatan kepada pekebun untuk menghubungkan teori dengan praktik yang dapat diterapkan di kebun masing-masing.

Ketua Tim Pelatih Pelatihan IPB, Prof. Dr. Ir. Hariyadi, MS, menekankan bahwa teknik pemanenan yang baik turut menentukan hasil perkebunan.

Pemahaman mengenai kematangan buah dan ketepatan teknik panen menjadi bagian penting dalam meningkatkan keterampilan pekebun. Kemampuan tersebut juga perlu didukung pengelolaan kegiatan panen yang terencana, mulai dari persiapan peralatan hingga penanganan hasil.

Melalui pelatihan ini, para pekebun diharapkan dapat menerapkan pengetahuan yang diperoleh dalam kegiatan sehari-hari. Penerapan teknik panen dan pascapanen yang tepat diharapkan membantu menjaga kualitas TBS sekaligus membuat pekerjaan di perkebunan lebih efektif.

Peningkatan keterampilan tersebut menjadi salah satu upaya memperkuat kapasitas pekebun kelapa sawit di Jambi, sehingga mereka tidak hanya memahami cara memanen, tetapi juga mampu mengelola hasil perkebunan dengan lebih baik.

  • Penulis: Kurnia Haq

Rekomendasi Untuk Anda

  • Harga Emas Antam Merosot ke Angka Rp3,023 Juta per Gram

    Harga Emas Antam Merosot ke Angka Rp3,023 Juta per Gram

    • calendar_month Rabu, 25 Feb 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Harga emas Antam mengalami penurunan tajam hari ini, Rabu (25/2/2026). Penurunan ini merupakan salah satu koreksi harian terdalam sepanjang tahun 2026. Dikutip dari laman Logam Mulia, harga emas Antam merosot sebesar Rp45.000 per gram, membuat harganya kini berada di level Rp3.023.000 per gram dari sebelumnya Rp3.068.000 per gram. Sementara itu, harga beli kembali […]

  • Harga Perak Antam Naik Lagi, Cek Daftar Lengkapnya Disini

    Harga Perak Antam Naik Lagi, Cek Daftar Lengkapnya Disini

    • calendar_month Senin, 12 Jan 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Harga perak murni produk Antam terpantau melejit pada Senin (12/1/2026). Dipantau dari laman Logam Mulia, harga perak Antam meroket Rp 1.356 ke level Rp 51.156 per gram. Sebelumnya, harga perak Antam pada Sabtu (10/1/2026) melonjak tinggi Rp 1.900 ke level Rp 49.800 per gram. Harga perak Antam pada Jumat (9/1/2026) sempat jatuh Rp […]

  • IHSG Bangkit ke Zona Hijau, Saham NZIA dan WBSA Melonjak Pagi Ini

    IHSG Bangkit ke Zona Hijau, Saham NZIA dan WBSA Melonjak Pagi Ini

    • calendar_month Selasa, 26 Mei 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berbalik menguat pada awal perdagangan Selasa, 26 Mei 2026, setelah sempat dibuka di zona merah. Pergerakan ini ditopang oleh lonjakan sejumlah saham yang mencatatkan kenaikan signifikan. Berdasarkan data Bursa Efek Indonesia, IHSG sempat melemah ke level 6.201,8 saat pembukaan. Namun dalam 10 menit pertama perdagangan, indeks berbalik naik […]

  • Rumah Bergaya Industrial Lebih Murah Ketimbang Minimalis, Benarkah?

    Rumah Bergaya Industrial Lebih Murah Ketimbang Minimalis, Benarkah?

    • calendar_month Kamis, 26 Mar 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Perdebatan mengenai biaya pembangunan rumah bergaya industrial dibandingkan dengan minimalis kerap muncul di tengah masyarakat. Namun, benarkah jika rumah bergaya industrial lebih mahal ketimbang minimalis? Ketua Umum Ikatan Arsitek Indonesia (IAI) Georgius Budi Yulianto atau akrab disapa Boegar menegaskan, pertanyaan tersebut pada dasarnya tidak dapat dijawab secara absolut. “Biaya konstruksi sangat dipengaruhi oleh […]

  • Prakiraan Cuaca Jambi Hari Ini 18 Agustus 2026: Sejumlah Wilayah Cerah Berawan, Kerinci Waspada Kabut

    Prakiraan Cuaca Jambi Hari Ini 18 Agustus 2026: Sejumlah Wilayah Cerah Berawan, Kerinci Waspada Kabut

    • calendar_month Selasa, 18 Agt 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Prakiraan cuaca di Provinsi Jambi pada Selasa, 18 Agustus 2026, cukup beragam. Sejumlah wilayah diprediksi cerah hingga cerah berawan, sementara beberapa daerah lainnya berpotensi mengalami udara kabur hingga hujan ringan. Berdasarkan data prakiraan cuaca BMKG, kondisi cuaca di wilayah Jambi hari ini didominasi cerah berawan, berawan, dan udara kabur. Di wilayah pegunungan, kondisi […]

  • Komisi VII DPR Bahas Persiapan Siaran Piala Dunia 2026 Bersama TVRI

    Komisi VII DPR Bahas Persiapan Siaran Piala Dunia 2026 Bersama TVRI

    • calendar_month Rabu, 13 Mei 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Komisi VII DPR RI menggelar rapat dengar pendapat bersama TVRI, RRI, dan ANTARA untuk membahas kesiapan siaran Piala Dunia 2026. Rapat dijadwalkan berlangsung pada Rabu, 13 Mei 2026, di kompleks parlemen, Jakarta. Agenda utama mencakup kesiapan teknis penyiaran hingga distribusi siaran agar dapat menjangkau seluruh wilayah Indonesia. Dalam rapat tersebut, DPR juga meminta […]

expand_less