Harga Minyak Dunia Stabil di USD 60 per Barel, OPEC+ Tunda Kenaikan Produksi hingga 2026
- account_circle syaiful amri
- calendar_month Sel, 4 Nov 2025
- comment 0 komentar

Harga minyak dunia tercatat stabil pada perdagangan Senin (3/11/2025)
JAMBISNIS.COM – Harga minyak dunia tercatat stabil pada perdagangan Senin (3/11/2025) setelah OPEC+ (Organisasi Negara Pengekspor Minyak dan sekutunya) mengumumkan penundaan kenaikan produksi. Keputusan tersebut diambil di tengah kekhawatiran akan kelebihan pasokan global dan melemahnya data manufaktur di Asia.
Mengutip laporan CNBC, Selasa (4/11/2025), harga minyak Brent naik tipis 12 sen atau 0,19 persen menjadi USD 64,89 per barel, sementara minyak West Texas Intermediate (WTI) menguat 7 sen atau 0,11 persen ke posisi USD 61,05 per barel.
Dalam pertemuan pekan lalu, OPEC+ menyepakati penambahan 137.000 barel per hari (bph) mulai Desember 2025. Namun, kenaikan tambahan yang sebelumnya direncanakan untuk kuartal I 2026 akan ditunda, menyusul potensi surplus pasokan di awal tahun depan.
Baik Brent maupun WTI telah turun lebih dari 2 persen sepanjang Oktober, menandai penurunan bulanan ketiga berturut-turut dan menyentuh posisi terendah dalam lima bulan terakhir pada 20 Oktober.
Kepala Riset Komoditas ING, Warren Patterson, menilai langkah OPEC+ ini mencerminkan kewaspadaan terhadap ketidakseimbangan pasar energi global, terutama setelah melemahnya permintaan dari China dan negara-negara industri lain di Asia.
“Keputusan menunda kenaikan produksi menunjukkan bahwa OPEC+ berupaya menstabilkan harga di tengah potensi oversupply dan pertumbuhan ekonomi global yang masih tidak pasti,” ujar Patterson.
Investor kini menantikan laporan stok minyak mingguan dari AS serta arah kebijakan energi dari Arab Saudi dan Rusia, dua produsen utama yang memiliki pengaruh besar terhadap pergerakan harga minyak dunia.
- Penulis: syaiful amri

Saat ini belum ada komentar