Sabtu, 26 Sep 2026
light_mode
Beranda » Peluang Usaha » Impor Ilegal Hantam Industri Tekstil Lokal

Impor Ilegal Hantam Industri Tekstil Lokal

  • account_circle syaiful amri
  • calendar_month Kamis, 9 Okt 2025
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAMBISNIS.COM – Banjirnya produk tekstil impor ilegal kembali jadi sorotan. Ikatan Pengusaha Kecil dan Menengah (IPKB) menilai maraknya barang masuk tanpa izin resmi telah menekan pelaku industri kecil dan menengah (IKM) tekstil yang kini makin kesulitan bertahan di pasar domestik. Ikatan Pengusaha Kecil dan Menengah (IPKB) mendesak pemerintah untuk segera memberikan dukungan nyata kepada industri kecil dan menengah (IKM) sektor tekstil. Dorongan ini mencakup jaminan akses pasar yang lebih luas hingga penindakan tegas terhadap impor ilegal yang kian marak.

Ketua Umum IPKB, Nandi Herdiaman, mengatakan banjirnya produk tekstil impor di pasar telah membuat permintaan konveksi lokal menurun drastis.

“Akses ke pasar yang luas dan stabil sangat penting bagi IKM untuk meningkatkan penjualan dan pendapatan,” ujar Nandi

Menurutnya, tanpa dukungan pasar yang kuat, industri kecil dan menengah akan sulit berkembang meski memiliki produk berkualitas. Ia juga menyoroti lemahnya pengawasan di pelabuhan dan perbatasan yang menyebabkan barang impor ilegal mudah masuk ke Indonesia.

“Kurangnya pengawasan yang efektif di pelabuhan membuat barang-barang ilegal mudah masuk,” tambahnya.

Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), nilai impor pakaian bekas yang termasuk dalam kategori ilegal mencapai US$1,31 juta dengan volume 1,09 juta kilogram pada Januari–Juli 2025. Angka ini hampir menyaingi total impor pakaian bekas sepanjang 2024 yang tercatat US$1,5 juta. Padahal, pada 2023, nilai impor pakaian bekas hanya US$29.759 dengan volume 12.856 kilogram, menunjukkan lonjakan tajam dalam dua tahun terakhir. Nandi menegaskan, maraknya produk impor ilegal tidak hanya merugikan pelaku IKM, tetapi juga menimbulkan distorsi harga di pasar domestik.

“Produk ilegal sering kali dijual jauh lebih murah, sehingga menekan produk dalam negeri yang seharusnya menjadi tuan rumah di negeri sendiri,” katanya.

IPKB pun berharap pemerintah, terutama Direktorat Jenderal Bea dan Cukai serta Menteri Keuangan yang baru, dapat memperkuat pengawasan dan menindak tegas praktik impor ilegal.

“Kami harap komitmen Dirjen Bea Cukai dan Menkeu yang baru bisa membendung importasi ilegal,” tegas Nandi.

Selain masalah pasar, ia menambahkan bahwa akses permodalan dan pendampingan usaha juga menjadi kebutuhan mendesak bagi pelaku IKM untuk meningkatkan kapasitas produksi dan inovasi produk.

“Permodalan dibutuhkan bukan hanya untuk memperbesar produksi, tapi juga untuk riset dan pengembangan produk baru agar mampu bersaing,” jelasnya.

Nandi menilai, tanpa pasar yang stabil dan dukungan regulasi yang tegas, industri kecil dan menengah akan terus tertekan oleh produk impor murah.

“Tanpa pasar yang stabil, permodalan pun tidak akan efektif jika produknya tidak laku di pasar,” pungkasnya.

  • Penulis: syaiful amri

Rekomendasi Untuk Anda

  • Rupiah Bangkit! Kurs Menguat ke Rp18.065

    Rupiah Bangkit! Kurs Menguat ke Rp18.065

    • calendar_month Jumat, 10 Jul 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Rupiah akhirnya menguat pada pembukaan perdagangan Jumat (10/7/2026). Penguatan ini terjadi di tengah pelemahan indeks dolar AS di pasar global. Mengutip Antara, nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) menguat 63 poin atau 0,35 persen. Kurs rupiah kini berada di level Rp18.065 per dolar AS. Posisi tersebut lebih baik dibandingkan pada penutupan […]

  • Emas Antam Tak Bergerak, Masih Tetap Rp 2.464.000 per Gram

    Emas Antam Tak Bergerak, Masih Tetap Rp 2.464.000 per Gram

    • calendar_month Selasa, 16 Des 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Harga emas Antam tak bergerak pada perdagangan hari ini, Selasa (16/12/2025). Emas Antam masih bertahan di level Rp 2.464.000 per gram. Sementara itu, harga beli kembali (buyback) emas Antam juga stabil di level Rp 2.324.000 per gram. Transaksi harga jual dikenakan potongan pajak sesuai dengan Peraturan Menteri Keuangan (PMK) No 34/PMK.10/2017 untuk semua […]

  • Kemnaker Buka Sertifikasi K3 Gratis 2026, Kuota 2.100 Peserta Dibuka 6–12 April

    Kemnaker Buka Sertifikasi K3 Gratis 2026, Kuota 2.100 Peserta Dibuka 6–12 April

    • calendar_month Senin, 6 Apr 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Kementerian Ketenagakerjaan kembali membuka program pembinaan dan sertifikasi Ahli Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) umum secara gratis untuk masyarakat. Program ini merupakan batch kedua pada 2026 dengan kuota sebanyak 2.100 peserta dari seluruh Indonesia. Pendaftaran dibuka mulai 6 hingga 12 April 2026. Menteri Ketenagakerjaan Yassierli mengatakan, program ini bertujuan memperluas akses pekerja dalam […]

  • Rupiah Tertekan, Sentuh Rp16.920 per Dolar AS

    Rupiah Tertekan, Sentuh Rp16.920 per Dolar AS

    • calendar_month Rabu, 25 Mar 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat dibuka melemah pada level Rp16.920 pada perdagangan Rabu (25/3/2026). Mengutip Antara, rupiah melemah 22 poin atau 0,13 persen ke level Rp16.920 per dolar AS dari penutupan sebelumnya yang tercatat Rp16.898 per dolar AS. Sementara itu, indeks dolar AS turun 0,23% ke level 99,20. Sejumlah mata uang […]

  • Citibank: AI Bisa Dongkrak Laba Industri Perbankan Global hingga Rp33,46 Kuadriliun pada 2028

    Citibank: AI Bisa Dongkrak Laba Industri Perbankan Global hingga Rp33,46 Kuadriliun pada 2028

    • calendar_month Senin, 27 Okt 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – CEO Citibank, N.A., Indonesia (Citi Indonesia) Batara Sianturi mengungkapkan bahwa penerapan kecerdasan buatan (artificial intelligence/AI) berpotensi meningkatkan laba industri perbankan global hingga mencapai 2 triliun dolar AS atau setara Rp33,46 kuadriliun (kurs Rp16.728) dalam tiga tahun ke depan. “Riset Citi menunjukkan bahwa kecerdasan buatan akan menjadi salah satu kekuatan utama di era ini. […]

  • Harga Sembako Jambi 4 Desember 2025: Cabai Merah Melonjak di Tiga Pasar, Komoditas Lain Stabil

    Harga Sembako Jambi 4 Desember 2025: Cabai Merah Melonjak di Tiga Pasar, Komoditas Lain Stabil

    • calendar_month Kamis, 4 Des 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Harga kebutuhan pokok di sejumlah pasar tradisional di Kota Jambi per 4 Desember 2025 terpantau stabil, meski beberapa komoditas strategis seperti cabai merah besar dan cabai merah kecil mencatat lonjakan signifikan. Data ini dihimpun dari Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disperindag) Kota Jambi yang memantau tiga pasar utama, yakni Pasar Angso Duo, Pasar Rakyat […]

expand_less