Sabtu, 27 Jun 2026
light_mode
Beranda » Nasional » Bahlil Laporkan ke Prabowo: Target Lifting Minyak Nasional Lampaui 605.000 Barel per Hari

Bahlil Laporkan ke Prabowo: Target Lifting Minyak Nasional Lampaui 605.000 Barel per Hari

  • account_circle syaiful amri
  • calendar_month Senin, 3 Nov 2025
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAMBISNIS.COM – Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia melaporkan capaian produksi atau lifting minyak nasional yang telah melampaui target Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) 2025. Bahlil menyampaikan laporan tersebut langsung kepada Presiden Prabowo Subianto di Istana Kepresidenan, Jakarta, Senin (3/11/2025).

“Target APBN kan 605.000 barel per hari, jadi sekarang sudah melampaui target itu,” ujar Bahlil dalam keterangan pers usai pertemuan dengan Presiden.

Menurut Bahlil, capaian tersebut menjadi bukti bahwa kinerja sektor hulu minyak dan gas (migas) terus membaik, didukung oleh peningkatan investasi serta optimalisasi produksi dari beberapa blok migas strategis. Pemerintah menargetkan produksi minyak nasional bisa mencapai 610.000 barel per hari pada akhir tahun 2025.

Selain membahas soal lifting minyak, Bahlil juga melaporkan kepada Presiden terkait program listrik desa yang menjadi salah satu prioritas nasional. Pemerintah menargetkan sebanyak 5.700 desa dan 4.400 dusun di seluruh Indonesia sudah menikmati akses listrik pada periode 2029–2030.

“Saya memberikan laporan karena beberapa hari ini saya melakukan kunjungan kerja ke berbagai daerah seperti Sulawesi Tenggara, Sulawesi Utara, dan wilayah lain. Fokusnya adalah mengevaluasi realisasi program listrik desa,” ungkap Bahlil.

Lebih lanjut, Bahlil juga menyampaikan perkembangan realisasi Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) sektor energi. Hingga akhir Oktober 2025, realisasinya sudah mencapai 75% dari target Rp260 triliun yang ditetapkan tahun ini. Capaian itu didorong oleh stabilnya harga minyak dunia serta peningkatan ekspor gas alam cair (LNG).

“Pak Presiden menegaskan agar seluruh program strategis di sektor energi berjalan sesuai target dan tepat waktu. Kami diminta mempercepat proyek-proyek yang memberi dampak langsung bagi masyarakat,” tambah Bahlil.

Sementara itu, pemerintah juga tengah menyiapkan strategi peningkatan produksi minyak nasional hingga 1 juta barel per hari pada 2029. Salah satu langkahnya melalui percepatan eksplorasi blok baru dan revitalisasi sumur tua yang masih berpotensi menghasilkan minyak tambahan hingga 20.000 barel per hari.

Dengan pencapaian ini, sektor energi diharapkan tetap menjadi penopang utama penerimaan negara dan mendukung agenda pembangunan ekonomi berkelanjutan di bawah pemerintahan Presiden Prabowo.

  • Penulis: syaiful amri

Rekomendasi Untuk Anda

  • Negosiasi AS vs Iran Temukan Jalan Buntu, Program Nuklir hingga Selat Hormuz Jadi Pemicu

    Negosiasi AS vs Iran Temukan Jalan Buntu, Program Nuklir hingga Selat Hormuz Jadi Pemicu

    • calendar_month Senin, 13 Apr 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Pembicaraan damai antara Amerika Serikat dan Iran kembali menemui jalan buntu setelah negosiasi maraton selama 21 jam gagal mencapai kesepakatan. Perundingan yang berlangsung sejak Sabtu (11/4/2026) itu memperpanjang ketidakpastian terkait kelanjutan gencatan senjata yang sebelumnya disepakati selama dua pekan. Negosiasi ini menjadi pertemuan langsung pertama antara kedua negara sejak Revolusi Islam Iran 1979, […]

  • Dana SAL Rp200 Triliun Mulai Disalurkan ke Himbara, Begini Dampaknya ke Ekonomi Nasional

    Dana SAL Rp200 Triliun Mulai Disalurkan ke Himbara, Begini Dampaknya ke Ekonomi Nasional

    • calendar_month Selasa, 7 Okt 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Pemerintah mulai mengalirkan dana Saldo Anggaran Lebih (SAL) senilai Rp200 triliun ke perbankan nasional sejak September lalu. Langkah ini menjadi perhatian pelaku industri keuangan, karena dana jumbo tersebut diharapkan bisa memperkuat likuiditas Himbara dan mendorong pemulihan ekonomi nasional menjelang akhir 2025. Menteri Keuangan Purbaya Yudi Sadewa telah menempatkan dana SAL ke Himpunan Bank […]

  • Susyadi Juara Open Turnamen Catur Rusuh Cup 2026 di Sungai Penuh

    Susyadi Juara Open Turnamen Catur Rusuh Cup 2026 di Sungai Penuh

    • calendar_month Kamis, 8 Jan 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Pecatur Susyadi berhasil keluar sebagai juara dalam Open Turnamen Catur Rusuh Cup 2026 yang digelar Komunitas Catur Kota Sungai Penuh, Provinsi Jambi. Turnamen ini berlangsung di Kedai Sempang Raya dan diikuti oleh puluhan pecinta catur dari berbagai penjuru Kota Sungai Penuh. Sebanyak 36 peserta ambil bagian dalam turnamen yang digagas oleh komunitas yang […]

  • Rupiah Belum Pulih, Tertekan ke Level Rp17.813 per Dolar AS

    Rupiah Belum Pulih, Tertekan ke Level Rp17.813 per Dolar AS

    • calendar_month Senin, 22 Jun 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Nilai tukar rupiah kembali tertekan pada pembukaan perdagangan Senin (22/6/2026). Mata uang Indonesia melemah 9 poin atau 0,05 persen menjadi Rp17.813 per dolar Amerika Serikat (AS). Posisi tersebut turun dibandingkan penutupan sebelumnya di level Rp17.804 per dolar AS. Dalam sepekan terakhir, rupiah tercatat sudah melemah 95 poin. Mata uang domestik itu bergerak dari […]

  • Bawang Putih Impor Segera Masuk, Pemerintah Pastikan Harga Turun Jelang Ramadan

    Bawang Putih Impor Segera Masuk, Pemerintah Pastikan Harga Turun Jelang Ramadan

    • calendar_month Kamis, 29 Jan 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Kementerian Perdagangan (Kemendag) memastikan pasokan bawang putih impor akan segera masuk ke pasar domestik. Langkah ini diharapkan mampu menekan kenaikan harga bawang putih yang terus melonjak menjelang Ramadan dan Idul Fitri 2026. Direktur Jenderal Perdagangan Dalam Negeri Kemendag, Iqbal Shoffan Shofwan, menyatakan pemerintah telah menerbitkan seluruh persetujuan impor (PI) bawang putih bagi pelaku […]

  • Belum Bangkit! Rupiah Makin Jauh dari Rp18.000

    Belum Bangkit! Rupiah Makin Jauh dari Rp18.000

    • calendar_month Jumat, 5 Jun 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Tekanan terhadap nilai tukar (kurs) rupiah belum juga mereda. Pada pembukaan perdagangan Jumat (5/6/2026) pagi, rupiah kembali terpeleset dan masih bertahan di zona merah. Berdasarkan data yang diperoleh Jambisnis.com dari Antara, mata uang Indonesia dibuka melemah 17 poin atau tergerus 0,09 persen menembus level Rp18.066 per dolar AS. Penutupan sebelumnya, rupiah di posisi […]

expand_less