Teknologi Tepat Guna Dorong Produksi Lapis Angso Duo Naik 40 Persen
- account_circle Fitri Amalia
- calendar_month Senin, 21 Sep 2026
- print Cetak

Penyerahan peralatan produksi dan pendampingan kepada Lapis Angso Duo berlangsung di outlet sekaligus rumah produksi UMKM tersebut di Jalan Mpu Gandring No. 67, Kelurahan Solok Sipin, Kecamatan Danau Sipin, Kota Jambi, pada 17 September 2026.
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
JAMBISNIS.COM – UMKM Lapis Angso Duo Jambi meningkatkan kapasitas produksi setelah mendapat dukungan teknologi tepat guna dan pendampingan manajemen dari Tim Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) Politeknik Jambi. Dukungan tersebut menjadi bagian dari program bertajuk “Penguatan Daya Saing UMKM Lapis Angso Duo Jambi melalui Implementasi Teknologi Produksi, Manajemen Rantai Pasok, dan Pemasaran Digital” yang didanai melalui Hibah Program Pengabdian kepada Masyarakat Tahun Anggaran 2026 dari Direktorat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat, Direktorat Jenderal Riset dan Pengembangan, Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemdiktisainstek).
Melalui program tersebut, Lapis Angso Duo memperoleh satu unit mesin pengaduk adonan roti berkapasitas 4 kilogram, satu unit rak proofing atau fermentasi dengan kontrol suhu dan kelembapan, serta tiga unit troli loyang berbahan stainless steel.
Peralatan tersebut dirancang untuk menjawab kendala kapasitas produksi yang sebelumnya masih terbatas. Sebelum menggunakan alat baru, Lapis Angso Duo hanya mampu mengolah sekitar 1–2 kilogram adonan dalam setiap siklus produksi.
Ketua Tim PkM Politeknik Jambi Dedi Handoko mengatakan, penggunaan teknologi tersebut mampu meningkatkan efisiensi proses pengadukan hingga 40 persen.
Peningkatan efisiensi tersebut turut berdampak pada kapasitas produksi. Dari sebelumnya sekitar 100 pcs per hari, kapasitas produksi kini dapat mencapai 140 pcs per hari.
“Dukungan hibah dari Kemdiktisainstek memungkinkan kami mengimplementasikan alat pengaduk adonan kapasitas 4 kg dan rak proofing yang terbukti mampu meningkatkan efisiensi pengadukan hingga 40 persen serta mendongkrak kapasitas produksi dari 100 pcs menjadi 140 pcs per hari,” kata Dedi.
Menurutnya, program pendampingan tidak hanya berfokus pada penambahan peralatan produksi. Tim PkM juga membantu Lapis Angso Duo melakukan digitalisasi manajemen rantai pasok melalui spreadsheet serta memberikan pelatihan pemasaran digital berbasis Search Engine Optimization (SEO).
Dari sisi bisnis, peningkatan kapasitas produksi tersebut diharapkan dapat membantu UMKM memenuhi permintaan pasar sekaligus menekan pembengkakan biaya operasional yang sebelumnya muncul akibat keterbatasan kapasitas pengolahan adonan dan kebutuhan lembur.
Pemilik UMKM Lapis Angso Duo, Fitri Lidia, mengatakan bantuan peralatan dan pendampingan manajemen memberikan dukungan bagi usahanya untuk menjaga konsistensi kualitas produk sekaligus merespons peningkatan permintaan pasar.
“Bantuan alat produksi dan pendampingan manajemen ini menjadi dorongan besar bagi usaha kami untuk menjaga kualitas produk roti lapis secara konsisten sekaligus memenuhi peningkatan permintaan pasar,” ujarnya.
Ia berharap kolaborasi antara perguruan tinggi dan pelaku UMKM dapat terus diperluas sehingga semakin banyak usaha lokal di Jambi yang mendapatkan pendampingan untuk meningkatkan kapasitas bisnisnya.
Sementara itu, Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (DPP) Kota Jambi Nella Ervina mengapresiasi sinergi antara Kemdiktisainstek, Politeknik Jambi, dan pelaku usaha lokal dalam mendorong pengembangan UMKM.
Kolaborasi tersebut dinilai menjadi salah satu bentuk dukungan terhadap penguatan produk olahan pangan khas Jambi agar memiliki daya saing dan mampu menjangkau pasar yang lebih luas.
Penyerahan peralatan produksi dan pendampingan kepada Lapis Angso Duo berlangsung di outlet sekaligus rumah produksi UMKM tersebut di Jalan Mpu Gandring No. 67, Kelurahan Solok Sipin, Kecamatan Danau Sipin, Kota Jambi, pada 17 September 2026. (*)
- Penulis: Fitri Amalia
