Jumat, 18 Sep 2026
light_mode
Beranda » Ekonomi » Bisnis di Jambi Tak Cukup Bermodal Jalan Besar, Pelaku Usaha Mulai Perhatikan Karakter Lokasi

Bisnis di Jambi Tak Cukup Bermodal Jalan Besar, Pelaku Usaha Mulai Perhatikan Karakter Lokasi

  • account_circle say say
  • calendar_month 5 jam yang lalu
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAMBISNIS.COM – Jalan besar selama ini kerap dianggap sebagai salah satu indikator lokasi usaha yang menjanjikan. Namun, bagi pelaku usaha, berada di ruas jalan dengan lalu lintas tinggi tidak otomatis membuat sebuah bisnis mendapatkan konsumen. Karakter kawasan, akses masuk, aktivitas masyarakat hingga fungsi bangunan di sekitar lokasi mulai menjadi pertimbangan dalam menentukan tempat usaha.

Pendekatan tersebut dikenal sebagai Location Intelligence, yakni cara membaca potensi lokasi dengan menggabungkan berbagai informasi sebelum keputusan bisnis dibuat. Perkembangan ekonomi Jambi membuat kebutuhan terhadap pembacaan lokasi semakin relevan. Bank Indonesia mencatat ekonomi Provinsi Jambi tumbuh 4,15 persen secara tahunan pada triwulan II 2026. Pada periode yang sama, kredit sektor perdagangan tumbuh 14,36 persen secara tahunan.

Angka tersebut menunjukkan aktivitas ekonomi dan perdagangan masih bergerak, tetapi pertumbuhan ekonomi tidak serta-merta membuat semua lokasi memiliki peluang yang sama.

Bagi pengusaha ritel, misalnya, lokasi perlu dilihat dari pola kendaraan dan pejalan kaki. Sementara bisnis kuliner dapat membutuhkan kawasan dengan aktivitas masyarakat yang lebih panjang hingga malam hari.

Sebuah tempat mungkin berada di jalan utama, tetapi jika kendaraan sulit masuk, minim ruang parkir atau visibilitas bangunan rendah, potensi lalu lintas tersebut belum tentu berubah menjadi transaksi.

Data BPS juga menunjukkan Provinsi Jambi memiliki karakter demografi yang terus berubah. Dalam lima tahun terakhir, pertumbuhan penduduk rata-rata tercatat 1,27 persen per tahun. Pada 2025, Jambi juga masuk fase ageing population dengan persentase penduduk lanjut usia mencapai 9,96 persen.

Perubahan tersebut menunjukkan bahwa membaca lokasi tidak bisa hanya berdasarkan kepadatan penduduk.

Lokasi bisnis semakin perlu dilihat sebagai kombinasi antara orang, pergerakan, akses dan aktivitas ekonomi.

Karena itu, pertanyaan bagi pengusaha kini bukan hanya “Apakah jalan ini ramai?”, tetapi juga “Siapa yang lewat, mengapa mereka lewat dan apakah mereka berpotensi menjadi konsumen?”

  • Penulis: say say

Rekomendasi Untuk Anda

  • Harga Perak Melonjak Tajam Hari Ini

    Harga Perak Melonjak Tajam Hari Ini

    • calendar_month Senin, 23 Feb 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Harga perak produk Antam kembali melonjak hari ini, Senin (23/2/2026). Berdasarkan data laman Logam Mulia, harga perak Antam menguat sebesar Rp 1.100 ke level Rp54.250 per gram. Kenaikan harga perak ini mengikuti tren bullish logam mulia di pasar global. Bagi investor yang mencari aset safe haven dengan harga lebih terjangkau dibanding emas, perak […]

  • Bobby Nasution Dukung Kenaikan Gaji Kepala Daerah

    Bobby Nasution Dukung Kenaikan Gaji Kepala Daerah

    • calendar_month Jumat, 31 Jul 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Gubernur Sumatera Utara Bobby Nasution menyatakan mendukung wacana kenaikan gaji kepala daerah. Namun, menurutnya, kenaikan tersebut harus disertai dengan indikator kinerja atau Key Performance Indicator (KPI) yang jelas agar hanya kepala daerah berprestasi yang memperoleh tambahan penghasilan. Hal itu disampaikan Bobby menanggapi usulan revisi aturan mengenai hak keuangan kepala daerah yang tengah dikaji […]

  • Stagnan! Harga emas UBS dan Galeri24 Kompak Stabil

    Stagnan! Harga emas UBS dan Galeri24 Kompak Stabil

    • calendar_month Senin, 8 Des 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Harga emas di Pegadaian kembali stabil pada perdagangan hari ini, Senin (8/12/2025). Dikutip dari laman resmi Sahabat Pegadaian, dua produk logam mulia UBS dan Galeri24 kompak tidak menunjukkan perubahan harga dibanding hari sebelumnya. Emas Galeri24 tercatat tetap di posisi Rp2.437.000 per gram. Begitu pula emas UBS juga stagnan diposisi Rp2.469.000 per gram. Kedua […]

  • Tanker Thailand-Malaysia Lolos dari Selat Hormuz, Indonesia dan AS Masih Tertahan

    Tanker Thailand-Malaysia Lolos dari Selat Hormuz, Indonesia dan AS Masih Tertahan

    • calendar_month Jumat, 27 Mar 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Sejumlah kapal tanker minyak milik Indonesia hingga kini masih tertahan di kawasan Selat Hormuz di tengah memanasnya konflik di Timur Tengah. Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia mengakui proses evakuasi kapal kargo minyak Indonesia dari jalur strategis tersebut tidak mudah. “Kita masih komunikasi terus. Memang tidak mudah untuk kita bisa […]

  • MK Tolak Uji Materi yang Minta Rakyat Bisa Berhentikan Anggota DPR

    MK Tolak Uji Materi yang Minta Rakyat Bisa Berhentikan Anggota DPR

    • calendar_month Kamis, 27 Nov 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Mahkamah Konstitusi (MK) memutuskan menolak permohonan uji materi Pasal 239 ayat (2) huruf d Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2014 tentang MPR, DPR, DPD, dan DPRD (UU MD3) yang meminta rakyat bisa memberhentikan anggota DPR RI. “Menolak permohonan para pemohon untuk seluruhnya,” kata Ketua MK Suhartoyo membacakan amar putusan perkara nomor 199/PUU-XXIII/2025 di Ruang […]

  • IHSG Anjlok 7,34% Usai MSCI Bekukan Rebalancing

    IHSG Anjlok 7,34% Usai MSCI Bekukan Rebalancing

    • calendar_month Kamis, 29 Jan 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Pasar saham Indonesia mengalami guncangan hebat setelah Morgan Stanley Capital International (MSCI) membekukan sejumlah perubahan indeks terkait kebijakan free float. Dampaknya, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) anjlok tajam 7,34% pada perdagangan Rabu (28/1/2026) dan memicu kekhawatiran investor terhadap potensi penurunan status Indonesia dari Emerging Market menjadi Frontier Market. Berdasarkan data Bursa Efek Indonesia […]

expand_less