Breaking News
light_mode
Beranda » Perbankan » QRIS Tembus Korea! BI Uji Coba Pembayaran Digital Tanpa Batas Negara

QRIS Tembus Korea! BI Uji Coba Pembayaran Digital Tanpa Batas Negara

  • account_circle -
  • calendar_month Jum, 31 Okt 2025
  • comment 0 komentar

JAMBISNIS.COM – Bank Indonesia (BI) mulai menjalankan tahap percobaan awal (sandboxing) untuk penggunaan Quick Responses Indonesian Standard (QRIS) lintas negara(cross border) dengan Korea Selatan. Bila uji coba berjalan lancar penerapan QRIS ke Korea Selatan akan berlaku sepenuhnya pada tahun 2026.

“Kita launching sandboxing dengan Korea Selatan, insya Allah tahun depan mulai nyambung,” ucap Gubernur BI Perry Warjiyo dikutip dari Investor, pada Jumat (31/10/2025).

Sebelumya BI sudah melakukan penggunaan QRIS lintas negara di Malaysia, Singapura, Thailand, Jepang, dan China. Target lebih lanjut dari penggunaan QRIS lintas negara adalah dengan Korea Selatan dan Arab Saudi. Hal-hal ini merupakan peningkatan inovasi dan perluasan akseptasi digital.

“Jadi QRIS tidak hanya simbol kedalatan negara kita (Indonesia), tetapi juga cross border. QRIS adalah seperti itu. BI-Fast kita juga akan terus sambungkan dengan Nexus,” tegas Perry.

Dalam Blue Print Sistem Pembayaran Indonesia 2030 disebutkan bahwa kerja sama QRIS antarnegara dibangun menggunakan model interkoneksi bilateral dalam skema LCT. Skema ini mengarahkan pada penggunaan mata uang lokal dalam penyelesaian transaksi. Dengan strategi ini, interkoneksi lintas negara yang dibangun dapat berdampak positif, atau minimal tidak berdampak negatif bagi stabilitas eksternal. BI tidak menutup kemungkinan adanya penambahan cakupan negara dalam Kerjasama QRIS antarnegara selama periode 2025-2030.

Selanjutnya, konektivitas fast payment akan didorong melalui interkoneksi multilateral melalui partisipasi Bank Indonesia pada proyek Nexus. Interkoneksi fast payment ditargetkan implementasikan mulai tahun 2028.

Berdasarkan data BI, untuk transaksi digital di dalam negeri volume transaksi pembayaran digital mencapai 12,99 miliar transaksi atau tumbuh 38,08% (year on year/yoy) pada kuartal III-2025 didukung oleh perluasan akseptasi dan kanal pembayaran digital. Volume transaksi aplikasi mobile dan internet masing-masing tumbuh sebesar 13,11% (yoy) dan 17,80% (yoy), termasuk transaksi QRIS yang tumbuh 147,65% (yoy).(*)

  • Penulis: -

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Bahlil Laporkan ke Prabowo: Target Lifting Minyak Nasional Lampaui 605.000 Barel per Hari

    Bahlil Laporkan ke Prabowo: Target Lifting Minyak Nasional Lampaui 605.000 Barel per Hari

    • calendar_month Sen, 3 Nov 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia melaporkan capaian produksi atau lifting minyak nasional yang telah melampaui target Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) 2025. Bahlil menyampaikan laporan tersebut langsung kepada Presiden Prabowo Subianto di Istana Kepresidenan, Jakarta, Senin (3/11/2025). “Target APBN kan 605.000 barel per hari, jadi sekarang sudah melampaui […]

  • Menkeu Purbaya Tegas Tolak Permintaan Gubernur, Gaji PNS Daerah Tak Akan Dibayari Pemerintah Pusat

    Menkeu Purbaya Tegas Tolak Permintaan Gubernur, Gaji PNS Daerah Tak Akan Dibayari Pemerintah Pusat

    • calendar_month Rab, 8 Okt 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Di tengah tekanan sejumlah kepala daerah yang mengeluhkan beban fiskal, Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa menegaskan bahwa pemerintah pusat belum bisa mengambil alih pembayaran gaji pegawai negeri sipil (PNS) di daerah. Ketika beban fiskal daerah makin berat dan dana transfer berkurang, harapan agar pusat menanggung gaji PNS pun muncul. Namun, jawaban tegas […]

  • Beras Sudah, Prabowo Optimistis RI Capai Swasembada Jagung hingga Gula

    Beras Sudah, Prabowo Optimistis RI Capai Swasembada Jagung hingga Gula

    • calendar_month Jum, 23 Jan 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Presiden Prabowo Subianto memastikan bahwa swasembada pangan di Indonesia bisa tercapai dalam 4 tahun mendatang. Tak hanya beras, target bebas impor juga diperuntukkan ke komoditas lain seperti jagung, gula hingga protein. Hal itu disampaikannya saat memberikan pidato kunci di World Economic Forum (WEF) Annual Meeting 2026 di Davos, Swiss, pada Kamis (22/1/2026). Di […]

  • Pemerintah Pertimbangkan PNM Jadi Penyalur Utama KUR

    Pemerintah Pertimbangkan PNM Jadi Penyalur Utama KUR

    • calendar_month Kam, 5 Feb 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Pemerintah tengah mengkaji opsi menjadikan PT Permodalan Nasional Madani (PNM) sebagai penyalur utama Kredit Usaha Rakyat (KUR). Kajian tersebut dilakukan untuk meningkatkan efektivitas penyaluran pembiayaan usaha mikro sekaligus menjaga efisiensi fiskal negara. Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengatakan, wacana tersebut masih dalam tahap pembahasan awal bersama Danantara. Pemerintah membuka kemungkinan menjadikan PNM sebagai […]

  • Kopdes Merah Putih Metuk Boyolali Jadi Percontohan Nasional Gerakan Koperasi Desa

    Kopdes Merah Putih Metuk Boyolali Jadi Percontohan Nasional Gerakan Koperasi Desa

    • calendar_month Ming, 26 Okt 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Menteri Koperasi dan UKM (Menkop UKM) Ferry Juliantono menyebut Koperasi Desa (Kopdes) Merah Putih Metuk di Kecamatan Mojosongo, Kabupaten Boyolali, Jawa Tengah, dapat menjadi percontohan nasional bagi koperasi desa dan kelurahan lainnya di seluruh Indonesia. “Koperasi ini bahkan telah melampaui standar. Dengan bangunan fisik dan operasionalisasi seluruh yang disampaikan Presiden, di antaranya punya […]

  • Kuota Impor Baja Dipangkas, ACEA Sebut Bebani Produsen Mobil

    Kuota Impor Baja Dipangkas, ACEA Sebut Bebani Produsen Mobil

    • calendar_month Rab, 8 Okt 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Asosiasi Produsen Mobil Eropa (ACEA) menilai rencana Uni Eropa (UE) untuk memangkas kuota impor baja secara drastis terlalu berlebihan dan dapat membebani produsen mobil dengan biaya input dan administrasi yang lebih tinggi. Pernyataan ini disampaikan ACEA pada Rabu (8/10/2025). Rencana tersebut diajukan oleh Komisi Eropa pada Selasa, yang mengusulkan pemangkasan kuota impor baja […]

expand_less