Jumat, 6 Nov 2026
light_mode
Beranda » Nasional » Belum Lepas dari Tekanan, Rupiah Dibuka Melemah ke Rp17.585

Belum Lepas dari Tekanan, Rupiah Dibuka Melemah ke Rp17.585

  • account_circle -
  • calendar_month Jumat, 11 Sep 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAMBISNIS.COM – Rupiah kembali tak berdaya menghadapi dolar Amerika Serikat (AS). Mata uang Indonesia melemah pada pembukaan perdagangan Jumat (11/9/2026).

Mengutip Antara, rupiah hari ini dibuka di level Rp17.585 per dolar AS. Posisi tersebut melemah 38 poin atau 0,22 persen dibandingkan penutupan sebelumnya yang berada di level Rp17.547 per dolar AS.

Di sisi lain, indeks dolar AS (DXY) terpantau stabil di level 99,072. Angka tersebut tercatat setelah indeks dolar AS ditutup menguat 0,23 persen pada perdagangan Kamis (10/9/2026).

Pergerakan rupiah menjelang akhir pekan masih dipengaruhi oleh dinamika eksternal, khususnya penguatan dolar AS di pasar global.

Dolar bertahan di sekitar level tertinggi dalam sepekan setelah data menunjukkan indeks harga produsen AS meningkat 0,4% pada Agustus, sesuai dengan perkiraan pasar. Kenaikan harga energi menjadi salah satu pendorong meningkatnya tekanan harga di tingkat produsen.

Penguatan dolar juga ditopang oleh aliran dana menuju aset aman di tengah meningkatnya kekhawatiran terhadap gangguan pasokan energi dari Timur Tengah.

Harga minyak melanjutkan kenaikan selama enam hari berturut-turut. Harga minyak Brent pada perdagangan Asia naik 1,2% ke US$108,96 per barel setelah menembus level US$100 pada awal pekan ini.

Tingginya harga energi mendorong pelaku pasar memperbesar peluang kenaikan suku bunga The Federal Reserve (The Fed). Berdasarkan perangkat CME FedWatch, pasar kini memperhitungkan probabilitas sebesar 71,3% bahwa The Fed akan menaikkan suku bunga sebesar 25 basis poin pada pertemuan pekan depan, meningkat dari 61,2% pada perdagangan sebelumnya.

Perubahan ekspektasi tersebut turut mengangkat imbal hasil obligasi pemerintah AS. Yield US Treasury tenor 10 tahun naik 2,3 basis poin ke level 4,965% atau semakin mendekati 5%.

Kenaikan imbal hasil obligasi AS dapat meningkatkan daya tarik aset berdenominasi dolar sekaligus menekan mata uang negara berkembang, termasuk rupiah.

Perhatian pasar kini tertuju pada rilis inflasi konsumen AS yang dijadwalkan pada Jumat waktu setempat. Data tersebut menjadi salah satu indikator ekonomi utama terakhir sebelum The Fed menggelar pertemuan kebijakan pada 15-16 September.

Inflasi yang lebih tinggi dari perkiraan dapat semakin memperbesar peluang kenaikan suku bunga The Fed, mengangkat dolar AS, dan menambah tekanan terhadap rupiah. Sebaliknya, inflasi yang lebih rendah dapat meredakan ekspektasi pengetatan moneter serta memberikan ruang bagi rupiah untuk menguat.(*)

 

 

 

  • Penulis: -
  • Editor: Darmanto Zebua

Rekomendasi Untuk Anda

  • Wawako Jambi Dukung Job Fair Bhayangkara Presisi 2026, Buka 1.000 Lowongan Kerja

    Wawako Jambi Dukung Job Fair Bhayangkara Presisi 2026, Buka 1.000 Lowongan Kerja

    • calendar_month Senin, 22 Jun 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM –  Wakil Wali Kota Jambi Diza Hazra Aljosha mengapresiasi pelaksanaan Job Fair dan Bazar UMKM Bhayangkara Presisi 2026 yang digelar Polda Jambi dalam rangka memperingati Hari Bhayangkara ke-80. Kegiatan tersebut berlangsung selama tiga hari, 22-24 Juni 2026, di Lippo Plaza Jambi. Pembukaan dilakukan oleh Wakil Menteri Ketenagakerjaan Republik Indonesia Afriansyah Noor pada Senin (22/6/2026). […]

  • Target Ambisius Bahlil: Program B50 dan RDMP Balikpapan Diyakini Hentikan Impor Solar pada 2026

    Target Ambisius Bahlil: Program B50 dan RDMP Balikpapan Diyakini Hentikan Impor Solar pada 2026

    • calendar_month Jumat, 9 Jan 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Pemerintah optimistis Indonesia dapat menghentikan impor solar sepenuhnya pada 2026 seiring keberhasilan program mandatori biodiesel dan peningkatan kapasitas produksi dalam negeri. Keyakinan tersebut disampaikan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia dalam pemaparan capaian kinerja Kementerian ESDM tahun 2025. Bahlil menyebut, penerapan biodiesel B40 yang telah berjalan serta rencana uji coba […]

  • Prabowo Subianto Saksikan MoU Danantara–Hisense, Jajaki Kerja Sama Teknologi

    Prabowo Subianto Saksikan MoU Danantara–Hisense, Jajaki Kerja Sama Teknologi

    • calendar_month Sabtu, 16 Mei 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Presiden Prabowo Subianto menyaksikan langsung penandatanganan nota kesepahaman (MoU) antara Badan Pengelola Investasi Danantara dan Hisense Group di Kertanegara, Jakarta. Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi mengatakan MoU tersebut menjadi langkah awal dalam penjajakan kerja sama di bidang teknologi. Penandatanganan dilakukan oleh Menteri Investasi sekaligus CEO Danantara Rosan Roeslani, CTO Danantara Sigit Puji Santosa, […]

  • Puncak Mudik Lebaran 2026 Diprediksi Dua Gelombang, Mobil Pribadi Masih Dominan

    Puncak Mudik Lebaran 2026 Diprediksi Dua Gelombang, Mobil Pribadi Masih Dominan

    • calendar_month Kamis, 12 Mar 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Pemerintah memprediksi puncak arus mudik dan arus balik Lebaran 2026 akan terjadi dalam dua gelombang. Lonjakan mobilitas masyarakat diperkirakan cukup tinggi dengan jumlah perjalanan mencapai 143,9 juta. Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan Agus Harimurti Yudhoyono mengatakan, angka tersebut berdasarkan survei yang dilakukan Kementerian Perhubungan Republik Indonesia. “Diperkirakan ada sekitar 143,9 juta […]

  • Harga Minyak Hari Ini Melemah, Pasar Tak Lagi Harap Damai Rusia-Ukraina

    Harga Minyak Hari Ini Melemah, Pasar Tak Lagi Harap Damai Rusia-Ukraina

    • calendar_month Rabu, 31 Des 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Harga minyak dunia pada perdagangan Selasa (31/12/2025) atau Rabu pagi waktu Indonesia bergerak melemah tipis. Penurunan terjadi seiring meredupnya harapan tercapainya kesepakatan damai Rusia–Ukraina serta meningkatnya ketegangan geopolitik di kawasan Timur Tengah. Mengutip laporan CNBC, harga minyak Brent turun 2 sen ke level USD 61,92 per barel, sementara minyak mentah West Texas Intermediate […]

  • Risiko Tinggi Pengemudi Online, Lalamove Perkuat Perlindungan Asuransi

    Risiko Tinggi Pengemudi Online, Lalamove Perkuat Perlindungan Asuransi

    • calendar_month Rabu, 22 Apr 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Lalamove memperkuat sistem perlindungan dalam ekosistem layanannya dengan menghadirkan program asuransi bagi mitra pengemudi dan pengguna. Langkah ini dilakukan melalui kolaborasi dengan PT Asuransi Tokio Marine Indonesia dan PT Mitra Jasa Pratama di tengah meningkatnya kebutuhan layanan logistik berbasis on-demand. Melalui kerja sama tersebut, Lalamove menyediakan perlindungan Group Personal Accident yang mencakup risiko […]

expand_less