10 Pecatur Terbaik Jambi Adu Strategi, Perebutan Tiket Kejurnas Banten Makin Sengit
- account_circle say say
- calendar_month 41 menit yang lalu
- print Cetak

10 Pecatur terbaik jambi rebutkan tiket menuju kejurnas banten 2026.
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
JAMBISNIS.COM – Pengprov Persatuan Catur Seluruh Indonesia (Percasi) Jambi kembali menggelar pertarungan 10 pecatur terbaik Jambi. Kompetisi ini mempertemukan lima pecatur non-master dengan lima pecatur bergelar Master Nasional (MN) yang telah melalui proses seleksi dan penilaian.
Ajang tersebut merupakan bagian dari rangkaian pembinaan dan kompetisi Percasi Jambi yang berlangsung sepanjang 2026. Khusus kategori non-master, lima pemain yang tampil dipilih berdasarkan peringkat (rating) tertinggi dalam rangkaian Turnamen Catur Bulanan Non-Master Percasi Jambi yang digelar secara rutin di berbagai daerah.
Lima pecatur non-master tersebut adalah Marzuki Tarigan, Apriyan Hidayat, Herry Sofyandi, Ruli Putra, dan Bahrullah Halik. Sementara lima Master Nasional yang ambil bagian yakni MN Izhar Bafadhal, MN Rori Muldianto, MN Sarmadoli Siringoringo, MN Tjin Hau, dan MN Miduk Hutabarat.
BACA JUGA : Apriyan Hidayat Juara Turnamen Catur Bulanan Non-Master Percasi Jambi ke-8 di Paviliun JBC
Pertandingan berlangsung sengit sejak babak awal. Para pecatur harus menjaga konsentrasi karena setiap kesalahan kecil dapat mengubah jalannya permainan. Salah satu laga menarik terjadi ketika MN Tjin Hau menghadapi MN Miduk Hutabarat. Tjin Hau sempat berada dalam posisi menekan dan menguasai permainan. Namun, sebuah kesalahan langkah atau blunder membuat keunggulannya berbalik dan akhirnya harus mengakui kemenangan Miduk Hutabarat.
Di meja lainnya, MN Sarmadoli Siringoringo mampu mengatasi pecatur non-master Ruli Putra. Sementara duel sesama non-master antara Apriyan Hidayat dan Herry Sofyandi berakhir imbang. Pertandingan MN Rori Muldianto kontra Marzuki Tarigan juga berakhir dengan kemenangan Rori. Adapun MN Izhar Bafadhal harus melalui permainan ketat sebelum akhirnya mengalahkan Bahrullah Halik.
Kompetisi ini sekaligus menjadi bagian dari persiapan menuju Kejurnas Catur di Banten pada Oktober 2026. Dari kelompok master nasional, dua pecatur akan dipilih untuk mewakili Jambi pada ajang nasional tersebut.
Sekretaris Pengprov Percasi Jambi, Ali Sabri, mengatakan komposisi 10 pecatur terbaik tersebut merupakan hasil proses seleksi yang mempertimbangkan performa dan peringkat pemain.
Menurut Ali, terdapat perubahan komposisi dibandingkan pelaksanaan sebelumnya. Dua pecatur non-master, yakni Yosi Barhanas dan Herdi Amanda, tidak lagi masuk dalam daftar setelah peringkat mereka mengalami penurunan.
“Perubahan ini berdasarkan perkembangan rating pemain dalam turnamen bulanan. Yosi Barhanas dan Herdi Amanda mengalami penurunan peringkat setelah hasil pada seri keenam dan ketujuh. Sementara Bahrullah Halik masuk karena memiliki rating yang lebih tinggi. Apriyan Hidayat juga konsisten menunjukkan performa dan beberapa kali menjadi juara dalam turnamen bulanan,” kata Ali.
Ali menegaskan, pertandingan harus berlangsung secara sportif dan menjunjung tinggi fair play. Para peserta diminta mengandalkan kemampuan di atas papan catur, bukan melakukan kesepakatan hasil pertandingan.
“Kami berharap seluruh peserta bermain jujur dan sportif. Tidak ada lobi-lobi poin. Semua hasil harus ditentukan di atas papan catur,” tegas Ali.
Sementara bagi pecatur non-master, persaingan masih akan berlanjut. Turnamen Catur Bulanan Non-Master Seri ke-9 dijadwalkan berlangsung di Kabupaten Merangin pada 26-27 September 2026.
Hasil turnamen tersebut akan menjadi salah satu penentu penting dalam perhitungan peringkat pecatur non-master Jambi sekaligus menentukan komposisi pemain yang berpeluang masuk dalam persaingan menuju agenda nasional.
- Penulis: say say
