Rabu, 21 Okt 2026
light_mode
Beranda » Regional » Sejarah Taman Setiti Jambi, Dulu Primadona Wisata Keluarga, Kini Tinggal Kenangan

Sejarah Taman Setiti Jambi, Dulu Primadona Wisata Keluarga, Kini Tinggal Kenangan

  • account_circle say say
  • calendar_month Selasa, 1 Sep 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAMBISNIS.COM – Ada masa ketika liburan keluarga di Jambi tidak perlu mahal. Tidak ada mal, wahana modern, atau tempat rekreasi seperti sekarang. Cukup membawa anak-anak, menyiapkan bekal, lalu berangkat ke Taman Wisata Indah Setiti di kawasan Muaro Pijoan.

Bagi mereka yang pernah tumbuh pada era 1980-an hingga 2000-an, nama Setiti mungkin masih terasa akrab. Tempat ini pernah menjadi salah satu tujuan wisata keluarga yang ramai, terutama saat akhir pekan dan musim liburan.

Taman Setiti disebut mulai dibangun sekitar 1984. Saat itu, kawasan tersebut masih masuk wilayah Kabupaten Batanghari. Setelah pemekaran, lokasinya kini berada di Kabupaten Muaro Jambi, sekitar 20 kilometer dari pusat Kota Jambi.

Yang membuat Setiti begitu membekas adalah kesederhanaannya. Tiket masuknya dulu hanya Rp50.

Dengan uang receh itu, anak-anak sudah bisa mendapatkan pengalaman yang mungkin sulit dilupakan. Bahkan keseruan dimulai sejak pintu masuk. Di dekat loket karcis terdapat gambar karakter kartun seperti Bobo dan Donald Bebek, yang pada zamannya begitu akrab dengan dunia anak-anak.

Masuk ke dalam, ada danau buatan dengan sepeda air dan sampan. Anak-anak bisa mengayuh di atas air, sementara orang tua menikmati suasana taman.

Di berbagai sudut berdiri patung-patung hewan. Ada harimau, jerapah dan sejumlah patung hewan lainnya. Bagi anak-anak, tempat itu terasa seperti dunia kecil yang penuh kejutan, lalu ada goa hantunya juga dengan gigi taring yang panjang, dan sekarang goa ini jadi sarang ular, hal ini berdasarkan keterangan warga sekitar yang pernah lihat ular di dalam goa.

Goa buatan dengan taring di bagian depannya itu menjadi salah satu tempat yang paling mengundang rasa penasaran. Ada yang berani masuk, ada yang memilih menunggu di luar. Justru rasa takut itulah yang kemudian menjadi cerita ketika pulang.

Salah satu peninggalan taman Setiti yang masih bertahan adalah patung putri air mancur. Bentuknya masih relatif utuh, tetapi warnanya kini buram. Tidak lagi seperti taman yang dahulu dirawat dan dipenuhi pengunjung. Namun jika lama lama di lihat patung tersebut terasa hidup.

Hari ini, sebagian kawasan Taman Setiti telah berubah menjadi semak belukar. Di bagian belakang, perkebunan sawit juga menjadi pemandangan yang mengelilingi kawasan tersebut. Sekitar 2009, aktivitas Taman Setiti disebut mulai berhenti. Catatan perjalanan pada 2012 menyebut taman itu telah tutup sekitar tiga tahun dan membutuhkan renovasi besar jika ingin kembali dibuka. Memasuki 2014, kawasan tersebut bahkan mulai disebut sebagai eks Taman Setiti dalam pemberitaan media massa saat itu.

Kini tak ada lagi antrean membeli tiket Rp50, suara anak-anak di sepeda air, atau keluarga yang sibuk mencari tempat duduk. Yang tersisa adalah patung-patung tua, semak belukar dan kenangan. Namun bagi mereka yang pernah merasakan masa kejayaannya, Setiti bukan sekadar taman wisata yang tutup. Setiti adalah potongan masa kecil ketika liburan sederhana bisa terasa begitu istimewa.

  • Penulis: say say

Rekomendasi Untuk Anda

  • WhatsApp & Instagram Hampir Dipaksa Dijual, Zuckerberg Menang Besar Lawan FTC

    WhatsApp & Instagram Hampir Dipaksa Dijual, Zuckerberg Menang Besar Lawan FTC

    • calendar_month Kamis, 20 Nov 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Upaya regulator Amerika Serikat untuk memaksa Meta melepas Instagram dan WhatsApp akhirnya kandas. Hakim Distrik AS James Boasberg memutuskan bahwa Meta tidak memegang monopoli dalam bisnis jejaring sosial saat ini sehingga tidak melanggar hukum antimonopoli. Putusan ini menjadi kemenangan hukum besar bagi CEO Meta Mark Zuckerberg. Persidangan antimonopoli yang berakhir pada Mei lalu […]

  • Salim Media Indonesia Gelar Bincang Penulis Novel Bengawan Kekasih di Paviliun JBC

    Salim Media Indonesia Gelar Bincang Penulis Novel Bengawan Kekasih di Paviliun JBC

    • calendar_month Senin, 2 Feb 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Salim Media Indonesia kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung literasi dengan menggelar kegiatan Bincang Penulis bersama Meiliana K. Tansri, penulis novel Bengawan Kekasih. Acara yang berlangsung di Paviliun JBC pada Sabtu (31/01/2026) ini menarik perhatian banyak kalangan. Bukan sekadar bedah buku biasa, pertemuan ini menjadi ruang dengar, refleksi, serta diskusi mendalam mengenai kisah nyata […]

  • Harga Cabai Rawit Hijau di Pasar Angso Duo Tembus Rp55.000 per Kilogram

    Harga Cabai Rawit Hijau di Pasar Angso Duo Tembus Rp55.000 per Kilogram

    • calendar_month Kamis, 6 Agt 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Harga sejumlah kebutuhan pokok di Pasar Angso Duo, Kota Jambi, relatif stabil pada Kamis (6/8/2026). Namun, ada satu komoditas yang bergerak naik cukup mencolok, yakni cabai rawit hijau yang mencapai Rp55.000 per kilogram. Berdasarkan data Dinas Perdagangan dan Perindustrian Kota Jambi, harga cabai rawit hijau naik 27,27 persen dibandingkan periode sebelumnya. Kenaikan tersebut […]

  • Pemerintah Jajaki Ekspor Ikan Patin 700 Ton ke Arab Saudi saat Musim Haji

    Pemerintah Jajaki Ekspor Ikan Patin 700 Ton ke Arab Saudi saat Musim Haji

    • calendar_month Jumat, 20 Feb 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Pemerintah melalui Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) tengah menjajaki peluang ekspor ikan patin sebanyak 600 hingga 700 ton ke Arab Saudi untuk memenuhi kebutuhan konsumsi jemaah haji pada musim haji mendatang. Pelaksana tugas Direktur Jenderal Penguatan Daya Saing Produk Kelautan dan Perikanan KKP Machmud mengatakan rencana ekspor tersebut masih dalam tahap negosiasi dan […]

  • Modus Baru Terorisme: Densus 88 Ungkap Rekrut Anak Lewat Game Online, 110 Korban Terekrut

    Modus Baru Terorisme: Densus 88 Ungkap Rekrut Anak Lewat Game Online, 110 Korban Terekrut

    • calendar_month Selasa, 18 Nov 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Densus 88 Antiteror mengungkap modus baru kelompok teroris yang merekrut anak-anak melalui media sosial dan game online. Lima tersangka ditangkap setelah diduga mengarahkan anak-anak ke ruang komunikasi tertutup untuk proses indoktrinasi. Modus ini dipaparkan dalam konferensi pers “Penanganan Rekrutmen Secara Online Terhadap Anak-anak oleh Kelompok Terorisme” di Bareskrim Polri, Jakarta Selatan, Selasa (18/11). […]

  • Xpeng Bidik Thailand, Siap Bangun Pabrik Mobil Listrik Usai Ekspansi di Indonesia

    Xpeng Bidik Thailand, Siap Bangun Pabrik Mobil Listrik Usai Ekspansi di Indonesia

    • calendar_month Selasa, 14 Apr 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Perusahaan otomotif asal China, Xpeng, berencana memperluas ekspansi bisnisnya di Asia Tenggara dengan membangun pabrik mobil listrik di Thailand. Langkah ini dilakukan setelah perusahaan tersebut lebih dulu menjalankan produksi lokal di Indonesia pada 2025. Rencana pembangunan pabrik di Thailand didorong oleh pertumbuhan pesat pasar kendaraan listrik di negara tersebut. Penjualan mobil listrik di […]

expand_less