Sabtu, 7 Nov 2026
light_mode
Beranda » Regional » SKK Migas Tawarkan PI 7 Persen, Jambi Dihadapkan Pilihan Terima atau Kejar 10 Persen

SKK Migas Tawarkan PI 7 Persen, Jambi Dihadapkan Pilihan Terima atau Kejar 10 Persen

  • account_circle -
  • calendar_month Kamis, 30 Jul 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAMBISNIS.COM – Perjuangan panjang Pemerintah Provinsi Jambi untuk memperoleh Participating Interest (PI) migas sebesar 10 persen memasuki babak baru. Setelah lebih dari tiga tahun diperjuangkan, kini SKK Migas menawarkan porsi 7 persen.

Tawaran tersebut disampaikan dalam pertemuan antara SKK Migas, Pemerintah Provinsi Jambi, dan DPRD Provinsi Jambi di Jakarta pada Selasa (28/7/2026).

Pemerintah Provinsi Jambi tidak langsung mengambil keputusan. Tawaran itu akan dibahas lebih lanjut bersama Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) sebagai pihak yang akan mengelola PI, serta Panitia Khusus (Pansus) DPRD Provinsi Jambi.

Pembahasan tersebut akan menjadi penentu apakah Jambi menerima porsi 7 persen agar manfaat ekonomi dari sektor migas segera dirasakan, atau tetap memperjuangkan target awal sebesar 10 persen.

Meski belum mencapai target 10 persen yang selama ini diperjuangkan, Gubernur Jambi Al Haris menilai langkah itu membuka peluang bagi daerah untuk mulai menikmati manfaat ekonomi dari pengelolaan sektor minyak dan gas. Namun keputusan akhir akan dibahas secara matang karena pelaksanaan kerja sama nantinya berada di tangan BUMD yang ditunjuk sebagai pelaksana kepemilikan saham.

“Kemarin kita sudah ada pertemuan dengan SKK Migas dan mereka sudah menawarkan angka kepada kita, yakni 7 persen. Tinggal lagi nanti dibahas. BUMD yang akan kita bawa untuk menindaklanjuti, karena BUMD-lah yang akan mengeksekusi atau sharing saham nantinya. Pemerintah hanya sebatas memperjuangkan kebijakannya,” ujar Al Haris, Kamis (30/7/2026).

Menurut Al Haris, pembahasan harus segera diselesaikan agar potensi pendapatan daerah tidak kembali tertunda. Ia menilai keputusan yang diambil nantinya harus mempertimbangkan kepentingan jangka panjang daerah sekaligus peluang memperoleh manfaat ekonomi dalam waktu dekat.

“Saya mencoba mengajak diskusi teman-teman BUMD, termasuk juga dari Pansus. Saya kira kalau kita tidak menerima tawaran ini, kapan lagi uang akan masuk ke kita? Kalau disetujui, targetnya bulan September dana itu sudah masuk ke kas daerah,” ujarnya.

Al Haris menegaskan, tambahan penerimaan dari PI migas akan menjadi sumber fiskal baru yang dapat memperkuat kemampuan keuangan daerah.

Dana tersebut diharapkan menjadi pengungkit pembiayaan pembangunan, peningkatan layanan publik, serta program-program prioritas yang langsung menyentuh kebutuhan masyarakat.

Di sisi lain, Gubernur mengakui perjuangan memperoleh PI sebesar 10 persen telah dilakukan secara maksimal sejak 2022 melalui berbagai tahapan pembahasan dengan pemerintah pusat dan SKK Migas.

“Upaya maksimal untuk 10 persen itu sudah kita lakukan. Sudah tiga tahun kita berjuang sejak tahun 2022,” katanya.

Kini, keputusan memasuki tahap paling menentukan. Kajian BUMD dan Pansus DPRD akan menjadi dasar sikap Pemerintah Provinsi Jambi terhadap tawaran SKK Migas, apakah menerima PI sebesar 7 persen atau tetap mempertahankan perjuangan memperoleh hak penuh 10 persen.

Apabila pembahasan dapat diselesaikan dalam waktu dekat dan tercapai kesepakatan, dana Participating Interest migas ditargetkan mulai masuk ke kas daerah pada September 2026.

Keputusan tersebut bukan hanya menyangkut besaran porsi PI, tetapi juga akan menentukan seberapa cepat Provinsi Jambi memperoleh sumber pendapatan baru untuk memperkuat kemandirian fiskal dan mempercepat pembangunan daerah.(*)

 

Catatan Redaksi: Seluruh informasi merupakan hasil penghimpunan data dari berbagai sumber dan narasumber.

  • Penulis: -
  • Editor: Darmanto Zebua

Rekomendasi Untuk Anda

  • Menkeu Purbaya Tegaskan Tak Ada Insentif Pajak untuk Aksi Korporasi BUMN

    Menkeu Purbaya Tegaskan Tak Ada Insentif Pajak untuk Aksi Korporasi BUMN

    • calendar_month Jumat, 19 Des 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menegaskan pemerintah tidak akan memberikan insentif pajak untuk aksi korporasi yang dilakukan oleh Badan Usaha Milik Negara (BUMN), termasuk dalam proses merger dan konsolidasi perusahaan. Pernyataan tersebut disampaikan Purbaya dalam konferensi pers APBN KITA Edisi Desember 2025 di Jakarta, Kamis (18/12/2025). Ia menilai permintaan insentif pajak untuk aksi […]

  • OJK Denda DSSA, BREN, dan CUAN Rp2,1 Triliun, Ini Rincian Pelanggarannya

    OJK Denda DSSA, BREN, dan CUAN Rp2,1 Triliun, Ini Rincian Pelanggarannya

    • calendar_month Jumat, 16 Okt 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menjatuhkan sanksi administratif berupa denda sebesar Rp2,1 triliun kepada tiga emiten di pasar modal Indonesia, yakni PT Dian Swastatika Sentosa Tbk. (DSSA), PT Barito Renewables Energy Tbk. (BREN), dan PT Petrindo Jaya Kreasi Tbk. (CUAN). Sanksi tersebut diberikan setelah OJK melakukan pemeriksaan terkait dugaan pelanggaran transaksi dan penawaran saham. […]

  • Pemprov Jambi Soroti Arus TBS ke Luar Daerah, DBH Tinggal Rp7 Miliar

    Pemprov Jambi Soroti Arus TBS ke Luar Daerah, DBH Tinggal Rp7 Miliar

    • calendar_month Kamis, 24 Sep 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Ada persoalan yang mulai disorot Pemerintah Provinsi Jambi di balik komoditas kelapa sawit. Tandan buah segar (TBS) asal Jambi disebut mengalir ke pabrik pengolahan kelapa sawit di luar provinsi. Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD) Provinsi Jambi kini menelusuri informasi tersebut, terutama TBS yang berasal dari wilayah perbatasan. Dugaan sementara, perbedaan harga menjadi […]

  • Resmi, Pemerintah Kenakan Pungutan Ekspor Biji Kakao

    Resmi, Pemerintah Kenakan Pungutan Ekspor Biji Kakao

    • calendar_month Kamis, 16 Okt 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM: – Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa resmi memperluas cakupan pungutan dana perkebunan dengan memasukkan biji kakao sebagai komoditas yang dikenai pungutan ekspor, selain kelapa sawit dan produk turunannya. Hal tersebut tertuang dalam Peraturan Menteri Keuangan (PMK) Nomor 69 Tahun 2025. Mengutip Kontan, pengenaan tarif pungutan ekspor untuk biji kakao ini akan mulai berlaku Jumat […]

  • Rupiah Makin Perkasa! Sentuh Rp17.778 per Dolar AS

    Rupiah Makin Perkasa! Sentuh Rp17.778 per Dolar AS

    • calendar_month Senin, 15 Jun 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Rupiah makin perkasa terhadap dolar Amerika Serikat (AS). Di perdagangan Senin (15/6/2026) ini mata uang Indonesia menguat signifikan dan kini bertengger di level Rp17.778 per dolar AS. Berdasarkan data dari Antara, kurs  rupiah tercatat menguat 82 poin atau 0,46 persen dibandingkan penutupan sebelumnya yang berada di level Rp17.860 per dolar AS. Penguatan ini […]

  • Kopdes Merah Putih Bukan Sekadar Simpan Pinjam, tapi Gerakan Ekonomi Gotong Royong

    Kopdes Merah Putih Bukan Sekadar Simpan Pinjam, tapi Gerakan Ekonomi Gotong Royong

    • calendar_month Minggu, 26 Okt 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Wakil Menteri Koperasi (Wamenkop) Farida Farichah menegaskan bahwa keberadaan Koperasi Desa atau Kelurahan (Kopdes/Kel) Merah Putih bukan sekadar lembaga simpan pinjam. Lebih dari itu, koperasi ini diharapkan menjadi wadah penggerak ekonomi rakyat berbasis kegotongroyongan dan kesejahteraan anggota. “Tujuan Kopdes Merah Putih adalah untuk merebranding koperasi, bukan hanya sebagai tempat menabung dan meminjam uang, […]

expand_less