Satu Tahun Kiprah Mario Liberty Siregar Pimpin Catur Jambi: Kompetisi Meningkat dan Pembinaan Atlet Makin Terarah
- account_circle say say
- calendar_month 4 menit yang lalu
- print Cetak

Ketua Pengprov Percasi Jambi Mario Liberty Siregar.
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
JAMBISNIS.COM – Tepat satu tahun sejak terpilih sebagai Ketua Umum Pengurus Provinsi Persatuan Catur Seluruh Indonesia (Pengprov Percasi) Jambi, Mario Liberty Siregar mulai menunjukkan perubahan nyata dalam pembinaan olahraga catur di Provinsi Jambi.
Mario resmi memimpin Percasi Jambi setelah terpilih dalam Musyawarah Provinsi (Musprov) Percasi Jambi yang digelar di Paviliun Jambi Business Center (JBC) pada 21 Juli 2025. Saat itu, ia mengusung visi membangun ekosistem catur yang aktif, kompetitif, modern, dan mampu melahirkan atlet berprestasi hingga level nasional maupun internasional.

Satu tahun berselang, visi tersebut mulai diwujudkan melalui berbagai program pembinaan yang terukur, mulai dari kompetisi berjenjang, peningkatan kualitas atlet, penguatan organisasi, hingga kolaborasi dengan berbagai institusi.
Salah satu indikator paling nyata selama kepemimpinan Mario Liberty Siregar adalah meningkatnya intensitas penyelenggaraan turnamen catur di Provinsi Jambi.
Jika sebelumnya kompetisi catur berlangsung terbatas, kini hampir setiap bulan pecatur Jambi memiliki ruang untuk bertanding dan meningkatkan kemampuan.

Sejumlah agenda besar yang berhasil diselenggarakan sepanjang satu tahun terakhir antara lain Jambi Chess Candidate Tournament 2026 yang mempertemukan 10 pecatur terbaik Jambi, termasuk enam Master Nasional, sebagai bagian dari seleksi menuju Kejuaraan Nasional (Kejurnas).
Selain itu, Open Tournament Catur Piala Kapolda Jambi 2026 sukses diikuti ratusan pecatur dari berbagai daerah dan menjadi salah satu turnamen terbesar yang pernah digelar di Jambi. Percasi Jambi juga rutin menggelar turnamen bulanan kategori non-master secara bergilir di sembilan kabupaten dan dua kota, turnamen antar-Master Nasional, turnamen mingguan, coaching clinic yang menghadirkan FM Rian Kapiraga, pertandingan simultan bersama para Master Nasional, hingga penyelenggaraan turnamen berskala regional Sumatera.
Keberlanjutan kompetisi tersebut menjadi fondasi penting dalam meningkatkan jam terbang atlet sekaligus menciptakan iklim persaingan yang sehat di kalangan pecatur Jambi.
Tidak hanya memperbanyak turnamen, kepengurusan Mario Liberty Siregar juga membangun sistem pembinaan yang lebih terstruktur.
Pembinaan dilakukan melalui pemetaan atlet berdasarkan prestasi, kompetisi berjenjang, hingga persiapan menghadapi Kejuaraan Nasional dan berbagai event tingkat nasional lainnya.

Para Master Nasional Jambi juga diberdayakan sebagai mentor dalam proses regenerasi sehingga pengalaman mereka dapat ditransfer kepada atlet-atlet muda.
Keberhasilan penyelenggaraan berbagai kejuaraan tidak terlepas dari kemampuan Pengprov Percasi Jambi membangun kolaborasi lintas sektor.
Selama satu tahun terakhir, Percasi Jambi juga menjalin kerja sama dengan Polda Jambi melalui penyelenggaraan Turnamen Catur Piala Kapolda Jambi 2026, memperoleh dukungan KONI Provinsi Jambi, serta menggandeng berbagai mitra strategis, termasuk sejumlah lembaga pendidikan yang mulai aktif menyelenggarakan turnamen catur, seperti UNJA, UIN.
Selain kompetisi, Percasi Jambi juga terus menghidupkan Rumah Catur Jambi sebagai pusat kegiatan pecatur. Fasilitas tersebut dimanfaatkan untuk latihan rutin, diskusi strategi, pembinaan atlet muda, pelaksanaan coaching clinic, hingga berbagai kegiatan komunitas.
Keberadaan Rumah Catur menjadi salah satu fondasi penting dalam membangun perkembangan catur yang berkelanjutan. Di bidang organisasi, komunikasi antara Pengprov Percasi Jambi dengan pengurus kabupaten dan kota terus diperkuat.
BACA JUGA :
Apriyan Hidayat Juara Turnamen Catur Non Master Pengprov Percasi Jambi Seri ke-6
Semangat “Percasi Jambi Bangkit: Satu Langkah, Satu Strategi, Satu Tujuan” diwujudkan melalui koordinasi yang lebih intensif, pembagian tugas yang jelas, serta penyusunan program pembinaan jangka panjang.
Sementara itu Ketua Percasi Kabupaten Bungo, Yendra, ST., M.Si., menilai perkembangan olahraga catur di Provinsi Jambi selama satu tahun terakhir mengalami kemajuan yang signifikan.
Menurutnya, peningkatan tersebut terlihat dari semakin banyaknya turnamen yang diselenggarakan oleh Pengprov Percasi Jambi, mulai dari turnamen bulanan, Jambi Chess Candidate Tournament, hingga turnamen Pra-Pekan Olahraga Provinsi (Pra-Porprov).
“Perkembangan catur di Provinsi Jambi dalam satu tahun terakhir maju pesat. Hal itu ditandai dengan banyaknya turnamen yang diselenggarakan oleh Pengprov Percasi Jambi, mulai dari turnamen bulanan, Jambi Chess Candidate Tournament, hingga turnamen Pra-Porprov,” ujar Yendra.
Ia juga mengapresiasi langkah Pengprov Percasi Jambi yang berhasil mendorong lahirnya berbagai kejuaraan melalui kolaborasi dengan instansi pemerintah maupun lembaga pendidikan.
“Pengprov Percasi Jambi juga telah menginisiasi turnamen yang diselenggarakan oleh berbagai instansi, seperti Turnamen Piala Kapolda Jambi dan sejumlah kejuaraan yang digelar oleh lembaga pendidikan. Ini merupakan langkah positif dalam memperluas pembinaan catur di daerah,” katanya.
Yendra menilai capaian tersebut tidak terlepas dari kepemimpinan Mario Liberty Siregar sebagai Ketua Pengprov Percasi Jambi.

“Saya selaku Ketua Percasi Kabupaten Bungo sangat mengapresiasi perkembangan catur di Jambi yang tentunya tidak lepas dari tangan dingin Bapak Mario Liberty Siregar sebagai Ketua Percasi Provinsi Jambi,” ujarnya.
Meski demikian, ia berharap keberhasilan program Pengprov Percasi Jambi dapat diimbangi dengan peningkatan peran pengurus Percasi kabupaten dan kota.
Menurutnya, hingga kini partisipasi atlet dari seluruh daerah belum merata dalam setiap turnamen yang diselenggarakan.
“Pengamatan kami, peserta dari kabupaten dan kota belum merata. Masih ada daerah yang belum berpartisipasi secara konsisten dalam setiap event. Karena itu, kami berharap seluruh pengurus Percasi kabupaten dan kota ikut mengimbangi program yang telah dijalankan Pengprov,” katanya.
Yendra menegaskan, keberhasilan pembinaan atlet bukan hanya menjadi tanggung jawab Pengprov Percasi Jambi, tetapi juga memerlukan dukungan pemerintah daerah melalui KONI maupun pengurus Percasi di masing-masing kabupaten dan kota.
“Pembinaan atlet merupakan tanggung jawab bersama. Dukungan pemerintah daerah, KONI, dan Percasi kabupaten sangat menentukan keberhasilan pembinaan catur di daerah,” ujarnya.
Ia juga mendorong agar pembinaan atlet usia muda menjadi perhatian utama demi mempercepat regenerasi pecatur Jambi.
“Saya melihat setiap turnamen masih didominasi atlet senior. Ke depan perlu ada pembinaan yang lebih terarah dan berkesinambungan bagi pemain muda dan junior agar lahir regenerasi yang kuat sebagai calon atlet andalan Jambi pada masa mendatang,” tutupnya.
Meski perjalanan masih panjang, berbagai capaian selama satu tahun terakhir menunjukkan arah pembinaan yang semakin jelas. Kompetisi berlangsung lebih rutin, organisasi bergerak lebih aktif, pembinaan atlet semakin terstruktur, dan gairah masyarakat terhadap olahraga catur kembali tumbuh.
Fondasi tersebut diharapkan menjadi modal penting bagi Pengprov Percasi Jambi untuk mengembalikan kejayaan catur Jambi sekaligus menjadikan provinsi ini sebagai salah satu kekuatan baru percaturan di regional Sumatra.
- Penulis: say say


