Nasrul Pastikan 555 Rumah Warga Miskin Ekstrem di Jambi Dibedah Tahun Ini
- account_circle say say
- calendar_month 3 jam yang lalu
- print Cetak

Gubernur Jambi Al Haris serahkan bedah rumah ke warga yang telah di bangun pemerintah.
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
JAMBISNIS.COM – Baru dilantik sebagai Kepala Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman dan Pertanahan (Perkim) Provinsi Jambi, Nasrul langsung bergerak cepat. Salah satu program prioritas yang dipastikan tetap berjalan tahun ini adalah bantuan bedah rumah bagi masyarakat miskin ekstrem.
Program tersebut menyasar warga yang menempati rumah tidak layak huni (RTLH) agar memperoleh hunian yang lebih aman, sehat, dan layak. Nasrul menegaskan, seluruh tahapan kini tengah dipersiapkan agar pelaksanaan program tidak mengalami keterlambatan.
“Untuk tahun ini bedah rumah tetap berjalan. Sekarang ini dalam proses rekrutmen pendamping sekitar dua bulan,” ujar Nasrul usai pelantikan.
Menurutnya, setelah tenaga pendamping selesai direkrut, Dinas Perkim akan melaksanakan tahapan praverifikasi dan verifikasi lapangan terhadap calon penerima manfaat. Langkah tersebut dilakukan untuk memastikan bantuan benar-benar diterima masyarakat yang memenuhi kriteria, terutama keluarga dengan tingkat kemiskinan ekstrem.
“InsyaAllah tahun ini sebanyak 555 unit rumah,” katanya.
Nasrul mengatakan proses verifikasi menjadi tahapan penting karena program bedah rumah merupakan bantuan stimulus yang harus tepat sasaran. Data penerima akan disesuaikan dengan kondisi riil di lapangan sehingga bantuan tidak salah sasaran.
Program bedah rumah sendiri menjadi salah satu instrumen Pemerintah Provinsi Jambi dalam mempercepat pengentasan kemiskinan ekstrem. Selain memperbaiki kualitas hunian masyarakat, program ini juga diharapkan meningkatkan kualitas kesehatan, keselamatan, dan kesejahteraan keluarga penerima manfaat.
Program tersebut merupakan kelanjutan dari kebijakan Pemprov Jambi yang dalam beberapa tahun terakhir konsisten memperbaiki rumah tidak layak huni melalui program bedah rumah. Pada 2023 misalnya, sebanyak 559 unit rumah berhasil diperbaiki dengan bantuan stimulus Rp20 juta per unit. Program itu menggunakan data kesejahteraan sebagai dasar penetapan penerima dan tersebar di seluruh kabupaten dan kota di Provinsi Jambi.
Komitmen itu terus berlanjut pada masa pemerintahan Gubernur Al Haris. Hingga 2024, Pemprov Jambi mencatat telah membangun atau memperbaiki 1.706 rumah layak huni melalui program bedah rumah sebagai bagian dari upaya percepatan penghapusan kemiskinan ekstrem.
Pada 2025, program tersebut juga diperluas hingga kawasan pesisir melalui Program Pro-Jambi Tangguh. Pemerintah Provinsi menegaskan bahwa penyediaan rumah layak huni menjadi salah satu strategi penting dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat sekaligus mendukung target peningkatan Indeks Pembangunan Manusia (IPM).
Dengan target 555 unit pada 2026, Dinas Perkim Provinsi Jambi berharap proses rekrutmen pendamping, verifikasi lapangan, hingga pelaksanaan pembangunan dapat berjalan sesuai jadwal sehingga masyarakat penerima manfaat segera merasakan rumah yang lebih layak huni.
- Penulis: say say

