Rabu, 21 Okt 2026
light_mode
Beranda » Nasional » Rupiah Rebound! Kurs Menguat ke Level Rp18.070

Rupiah Rebound! Kurs Menguat ke Level Rp18.070

  • account_circle -
  • calendar_month Rabu, 15 Jul 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAMBISNIS.COM – Tekanan terhadap nilai tukar rupiah akhirnya mereda. Pada pembukaan perdagangan Rabu (15/7/2026), mata uang Indonesia bergerak menguat terhadap dolar Amerika Serikat (AS). Penguatan terjadi seiring pelemahan indeks dolar AS.

Mengutip Antara, kurs rupiah menguat 21 poin atau 0,12 persen menjadi Rp18.070 per dolar AS. Posisi tersebut lebih tinggi dibandingkan penutupan perdagangan sebelumnya yang berada di level Rp18.091 per dolar AS.

Sementara itu, indeks dolar AS terpantau berada dalam tekanan. Dolar AS melemah 0,12 persen ke posisi 100,797, melanjutkan koreksi pada hari sebelumnya ketika indeks dolar AS jatuh 0,31 persen.

Pergerakan rupiah pada perdagangan hari ini diperkirakan masih akan dipengaruhi dinamika dolar AS di pasar global yang tengah mengalami pelemahan.

Indeks dolar AS melemah setelah pengumuman inflasi tahunan AS turun menjadi 3,5% pada Juni 2026. Angka tersebut menandai penurunan pertama dalam empat bulan terakhir, lebih rendah dibandingkan posisi Mei 2026 yang sebesar 4,2%, serta berada di bawah proyeksi konsensus sebesar 3,8%.

Secara rinci, indeks energi masih mencatat kenaikan tahunan sebesar 15,7%, sementara harga makanan naik 3,0%. Namun secara bulanan, Indeks Harga Konsumen (IHK) AS mencatat deflasi 0,4%. Realisasi tersebut lebih dalam dibandingkan ekspektasi deflasi 0,1%.

Deflasi bulanan ini menjadi yang pertama sejak Mei 2020. Penurunan tersebut juga menjadi kontraksi bulanan terbesar sejak April 2020, atau pada masa awal pandemi Covid-19.

Data inflasi yang lebih rendah dari perkiraan membuat ekspektasi pasar terhadap pengetatan kebijakan moneter bank sentral AS (The Federal Reserve/The Fed) ikut mereda.

Berdasarkan CME FedWatch Tool, peluang kenaikan suku bunga pada Juli turun menjadi 16%, dari 42% pada Senin. Meski begitu, peluang kenaikan suku bunga pada tahun ini masih cukup besar, yakni 80%, turun dari 89% pada Senin.

Melemahnya dolar AS di pasar global pada akhirnya membuka ruang penguatan bagi mata uang negara lain, termasuk rupiah.(*)

  • Penulis: -
  • Editor: Darmanto Zebua

Rekomendasi Untuk Anda

  • 9 Daerah di Jambi Rawan Karhutla, Muaro Jambi dan Tanjab Barat Paling Disorot

    9 Daerah di Jambi Rawan Karhutla, Muaro Jambi dan Tanjab Barat Paling Disorot

    • calendar_month Rabu, 12 Agt 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Ancaman kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Provinsi Jambi kembali meningkat memasuki puncak musim kemarau Agustus 2026.  Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memperkirakan lebih dari 70 persen wilayah Jambi masuk kategori risiko tinggi munculnya titik panas (hotspot) pada periode puncak kemarau. Sejumlah daerah kini menjadi perhatian karena memiliki riwayat dan jumlah hotspot […]

  • Menaker Ajak Perusahaan Bangun Budaya K3 dengan Pola Pikir Baru

    Menaker Ajak Perusahaan Bangun Budaya K3 dengan Pola Pikir Baru

    • calendar_month Kamis, 30 Okt 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) Yassierli mengajak seluruh pimpinan perusahaan di Indonesia untuk membangun budaya Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) melalui pendekatan pola pikir baru yang berpusat pada manusia. Dalam keterangannya di Jakarta, Kamis, Menaker menjelaskan bahwa perubahan cara pandang terhadap K3 sangat penting agar keselamatan kerja tidak sekadar menjadi kewajiban administratif, tetapi menjadi budaya […]

  • Budi Setiawan Resmi Sandang Gelar Doktor, Sidang Promosi Doktor Berlangsung Sukses

    Budi Setiawan Resmi Sandang Gelar Doktor, Sidang Promosi Doktor Berlangsung Sukses

    • calendar_month Kamis, 9 Apr 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Budi Setiawan yang juga Ketua DPD Golkar Kota Jambi resmi menyandang gelar doktor setelah berhasil mempertahankan disertasinya dalam sidang promosi doktor yang digelar Kamis (9/4/2026) di Kampus Unja Telanaipura. Program doktoral ini Budi Setiawan tempuh di Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Jambi. Adapun judul disertasinya adalah Model Sinergi Relasional Perilaku Pemilih: Pengaruh Personal […]

  • Kecamatan Kota Baru Jambi Jadi Sorotan Sensus Ekonomi 2026, Bagaimana Peta Bisnisnya?

    Kecamatan Kota Baru Jambi Jadi Sorotan Sensus Ekonomi 2026, Bagaimana Peta Bisnisnya?

    • calendar_month Jumat, 25 Sep 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM  – Kecamatan Kota Baru menjadi salah satu wilayah di Kota Jambi yang mendapat perhatian dalam pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 (SE2026). Pada 17 Juni 2026, Kepala BPS Provinsi Jambi melakukan supervisi langsung pendataan SE2026 di Kecamatan Kota Baru untuk memastikan proses wawancara, penggunaan aplikasi dan pencatatan usaha berjalan sesuai standar. Kecamatan ini memiliki kawasan permukiman […]

  • Harga TBS Kelapa Sawit Jambi Kembali Turun, Rp 3.406,67 per Kg

    Harga TBS Kelapa Sawit Jambi Kembali Turun, Rp 3.406,67 per Kg

    • calendar_month Senin, 29 Des 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Memasuki akhir tahun, harga tandan buah segar (TBS) kelapa sawit Jambi tidak menunjukkan tren positif. Kali ini harga kelapa sawit Provinsi Jambi kembali turun. Hasil rapat Dinas Perkebunan Provinsi Jambi pada 24 Desember 2025 lalu, harga periode 26 Desember – 1 Januari 2026 berlaku untuk periode setelahnya, yakni periode 2-8 Januari 2026. Berkaca […]

  • Singapura Geger PHK Massal: 7 Sektor Terdampak, Apa yang Sebenarnya Terjadi?

    Singapura Geger PHK Massal: 7 Sektor Terdampak, Apa yang Sebenarnya Terjadi?

    • calendar_month Rabu, 26 Nov 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Singapura saat ini tengah diguncang gelombang pemutusan hubungan kerja (PHK) besar-besaran, terutama terjadi di sektor yang bernilai tinggi. Data terbaru Survei Ekonomi Singapura Kuartal III-2025 yang telah dirilis tercatat hampir 20.000 posisi pekerjaan hilang hanya dari tujuh sektor industri. Temuan ini memicu tanda tanya besar, apa yang sebenarnya sedang terjadi di Singapura saat […]

expand_less