Singapura Tetap Jadi Pasar Utama Ekspor Jambi, Serap 43 Persen Nilai Perdagangan
- account_circle say say
- calendar_month 12 menit yang lalu
- print Cetak

Singapura masih menjadi tujuan utama ekspor Provinsi Jambi pada Mei 2026 dengan nilai mencapai US$98,46 juta atau 43,19 persen dari total ekspor.
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
JAMBISNIS.COM – Ketergantungan ekspor Provinsi Jambi terhadap Singapura masih sangat tinggi. Data Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Jambi menunjukkan hampir separuh nilai ekspor Jambi pada Mei 2026 dikirim ke negara tersebut.
Nilai ekspor ke Singapura mencapai US$98,46 juta atau sekitar 43,19 persen dari total ekspor Provinsi Jambi. Angka tersebut bahkan meningkat 13,49 persen dibanding April 2026.
Selain Singapura, Malaysia menjadi tujuan ekspor terbesar kedua dengan nilai US$27,49 juta, disusul Jepang sebesar US$24,40 juta dan India US$10,90 juta.
BACA JUGA: Ekspor Jambi Turun 5,27 Persen pada Mei 2026, Pinang hingga Karet Jadi Penyebab Utama
Sebaliknya, ekspor menuju beberapa negara utama justru mengalami kontraksi. Nilai ekspor ke Amerika Serikat turun hampir 54 persen, Tiongkok turun 40 persen, Thailand turun 71,87 persen, serta Korea Selatan turun 35,49 persen.
Komoditas terbesar yang dikirim ke Singapura masih didominasi bahan bakar mineral atau gas alam. Malaysia menjadi pasar utama minyak nabati dan buah-buahan seperti kelapa serta pinang. Adapun Jepang tetap menjadi pembeli terbesar produk karet dan bahan nabati asal Jambi.
Secara keseluruhan, tiga negara tujuan utama Singapura, Malaysia, dan Jepang menyerap lebih dari 77 persen total ekspor Provinsi Jambi selama Mei 2026.
Dominasi tiga negara tersebut menunjukkan pasar ekspor Jambi masih terkonsentrasi sehingga rentan terhadap perubahan permintaan maupun kebijakan perdagangan negara tujuan.
- Penulis: say say
