Rabu, 7 Okt 2026
light_mode
Beranda » Nasional » Rupiah Tumbang Lagi! Kurs Nyaris Sentuh Rp18.000

Rupiah Tumbang Lagi! Kurs Nyaris Sentuh Rp18.000

  • account_circle -
  • calendar_month Senin, 6 Jul 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAMBISNIS.COM – Penguatan rupiah tidak mampu bertahan lama. Memasuki perdagangan awal pekan, Senin (6/7/2026) nilai tukar rupiah kehilangan tenaga di hadapan dolar Amerika Serikat (AS). Pelemahan ini membuat rupiah kembali mendekati level psikologis Rp18.000 per dolar AS.

Mengutip Antara, kurs rupiah dibuka melemah 29 poin atau tergerus 0,16 persen ke posisi RpRp17.992 per dolar AS. Pada penutupan perdagangan sebelumnya, mata uang Indonesia mampu menguat di level Rp 17.963 per dolar AS.

Dikutip dari CNBC International, rupiah melemah saat dolar AS stabil di dekat level terendah dalam dua minggu pada hari ini. Karena investor mengurangi taruhan pada kenaikan suku bunga Federal Reserve.

Sementara itu, analis Bank Woori Saudara Rully Nova memperkirakan kurs rupiah terhadap dolar AS akan bergerak menguat pada perdagangan Senin, seiring pernyataan dovish dari Gubernur Federal Reserve (The Fed) Kevin Warsh.

“Rupiah pada perdagangan hari ini memiliki ruang penguatan pada kisaran di Rp17.920-Rp17.970 dipengaruhi oleh faktor global melemahnya index dollar seiring dengan pernyataan Gubernur The Fed yang dovish menggiring ekspektasi pasar atas pembatalan kenaikan suku bunga tahun ini dan harga minyak yang terus turun,” ujarnya.

Mengutip Anadolu, pasar sebelumnya memperkirakan peluang kenaikan suku bunga pada Oktober mencapai 82 persen. Namun, setelah rilis data nonfarm payroll Amerika Serikat (AS) untuk Juni tercatat lebih rendah dari perkiraan pasar, probabilitas kenaikan suku bunga pada September turun dari 67 persen menjadi 63 persen, didukung optimisme terhadap perkembangan geopolitik.

Menurut Rully, Gubernur The Fed lebih berhati-hati (dovish) mengenai kondisi inflasi AS ke depan karena dampak dari kenaikan harga minyak di semester pertama dan pengaruhnya terhadap inflasi di semester kedua.

Kendati begitu, kondisi data tenaga kerja lebih mengkhawatirkan The Fed yang dampaknya akan lebih dalam terhadap perekonomian AS.

“Dari domestik, masih menjadi faktor pemberat bagi penguatan rupiah terkait data-data ekonomi antara lain ruang fiskal, defisit neraca perdagangan, dan cadangan devisa,” ungkap dia.(*)

 

 

  • Penulis: -
  • Editor: Darmanto Zebua

Rekomendasi Untuk Anda

  • Harga Emas Perhiasan Hari Ini 21 Februari 2026, Tertinggi Tembus Rp 2,6 Juta per Gram

    Harga Emas Perhiasan Hari Ini 21 Februari 2026, Tertinggi Tembus Rp 2,6 Juta per Gram

    • calendar_month Sabtu, 21 Feb 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Harga emas perhiasan di pasar domestik kembali mencatatkan level tinggi pada Sabtu (21/2/2026). Sejumlah gerai perhiasan, termasuk Raja Emas dan Laku Emas, membanderol harga emas kadar tertinggi mendekati Rp 2,6 juta per gram, seiring lonjakan harga emas dunia. Kenaikan harga emas global dipicu meningkatnya minat investor terhadap aset lindung nilai (safe haven) di […]

  • Ekonomi Jepang Anjlok 0,4% di Q3 2025, Tertekan Tarif Dagang AS

    Ekonomi Jepang Anjlok 0,4% di Q3 2025, Tertekan Tarif Dagang AS

    • calendar_month Senin, 17 Nov 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Ekonomi Jepang tercatat mengalami kontraksi 0,4% pada kuartal III 2025. Data terbaru yang dirilis Senin (17/11/2025) menunjukkan aktivitas ekonomi Negeri Sakura melemah dalam periode Juli–September, setelah sebelumnya tumbuh 0,6% pada kuartal II. Meski kontraksi tersebut lebih baik dari proyeksi pasar sebesar minus 0,6%, ini menjadi penurunan pertama sejak awal 2024. Pelemahan terbesar datang […]

  • Wali Kota Jambi Salurkan Santunan untuk Anak Yatim dan Kurang Mampu

    Wali Kota Jambi Salurkan Santunan untuk Anak Yatim dan Kurang Mampu

    • calendar_month Jumat, 3 Apr 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Wali Kota Jambi Maulana bersama Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kota Jambi menyalurkan santunan kepada anak-anak kurang mampu dan yatim piatu di Rumah Singgah binaan Gerakan Muda Relawan Bina Demokrasi (REBIDSI) Jambi, Jumat (3/4/2026). Kegiatan yang berlangsung di kawasan Simpang III Sipin, Kecamatan Kota Baru ini menjadi bagian dari upaya Pemerintah Kota Jambi […]

  • UMP 2026 Belum Jelas, Indeks Penghitungan Dinilai Terlalu Kecil

    UMP 2026 Belum Jelas, Indeks Penghitungan Dinilai Terlalu Kecil

    • calendar_month Senin, 10 Nov 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Jelang pengumuman upah minimum provinsi atau UMP 2026, beredar kabar ada perubahan nilai indeks dalam penghitungan rumus UMP. Indeks yang disebut dengan indeks tertentu tersebut sejatinya merupakan hak prerogatif Presiden. “Indeks tertentu adalah hak prerogatif presiden, bukan diputuskan oleh sekumpulan orang di luar mandat konstitusi. Jika indeks tertentu diturunkan, artinya Menaker justru melindungi […]

  • Kontan Chess Championship 2026 Digelar di Jakarta, 16 Tim Korporasi Siap Adu Strategi

    Kontan Chess Championship 2026 Digelar di Jakarta, 16 Tim Korporasi Siap Adu Strategi

    • calendar_month Jumat, 24 Apr 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Turnamen catur bergengsi antar korporasi, Kontan Chess Championship 2026, kembali digelar dan siap menjadi ajang adu strategi, ketelitian, serta ketangguhan mental para pelaku dunia usaha. Memasuki tahun keempat sejak pertama kali diselenggarakan pada 2023, kompetisi ini semakin mengukuhkan diri sebagai ruang pertemuan unik antara olahraga intelektual dan dunia profesional. Bertempat di South Quarter, […]

  • Gebrakan Menteri Purbaya Untungkan Sektor Properti Play Button

    Gebrakan Menteri Purbaya Untungkan Sektor Properti

    • calendar_month Selasa, 6 Jan 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Kebijakan Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menempatkan uang pemerintah sebesar Rp 200 triliun ke perbankan disambut baik pelaku usaha, tak terkecuali pengusaha properti. Sebab, kebijakan ini penting di tengah kondisi ekonomi dan kredit yang melambat. Dikutip dari berbagai sumber, Purbaya menyampaikan bahwa sektor properti merupakan salah satu pendorong utama pertumbuhan ekonomi yang ditargetkan […]

expand_less