Sering Mati Lampu Mendadak, UMKM Menjerit dan Rugi Produksi
- account_circle say say
- calendar_month 1 jam yang lalu
- print Cetak

Adonan Kue Bolu yang gagal mengembang akibat lampu mati.
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
JAMBISNIS.COM – Pemadaman listrik tanpa pemberitahuan menuai keluhan pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM). Sejumlah pengusaha roti mengaku mengalami kerugian karena produksi gagal. Keluhan ini ramai di media sosial. Salah satunya disampaikan akun Threads @safirayundap yang mengunggah video adonan roti gagal dipanggang karena listrik tiba-tiba padam.
“Gagal ngembang, gagal ngoven, gagal dijual,” tulisnya, Jumat, 19 Juni 2026.
Dalam video tersebut, adonan roti yang sudah siap diproses tidak bisa dilanjutkan karena oven berhenti beroperasi. Ia mengaku tidak bisa menyelamatkan produksinya.
Keluhan serupa datang dari akun lain, @raniazli_, yang menyebut harus menutup toko selama satu hari. Tepung yang sudah diolah mengalami over proofing akibat pemadaman listrik.
“Semua butter dan es mencair, jadi toko tutup,” tulisnya.
Pengusaha lain, @nadyafrahman_, bahkan mengaku harus membuang sekitar 16 kilogram adonan tepung. Ia menyebut pemadaman terjadi tanpa pemberitahuan, sehingga tidak ada waktu untuk mengantisipasi.
“Giliran tidak ada info, tiba-tiba mati lampu lama,” ujarnya.
Sejumlah warganet mempertanyakan tanggung jawab penyedia listrik atas kerugian tersebut. Mereka menilai pemadaman tanpa pemberitahuan berdampak langsung pada usaha kecil yang bergantung pada listrik.
“Bisa tidak UMKM minta ganti rugi?” tulis salah satu pengguna.
Keluhan ini menunjukkan kerentanan UMKM terhadap gangguan listrik. Bagi usaha skala kecil, pemadaman mendadak tidak hanya menghentikan produksi, tetapi juga berujung pada kerugian bahan baku dan hilangnya pendapatan.
- Penulis: say say
