Pemkot Jambi Gandeng Profesor Slovenia, Dorong Kebijakan Publik Berbasis Riset dan Data
- account_circle say say
- calendar_month Rabu, 8 Apr 2026
- print Cetak

Walikota Jambi Maulana.
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
JAMBISNIS.COM – Pemerintah Kota Jambi mulai menggeser arah pembangunan menuju pendekatan berbasis riset dan data. Langkah ini ditandai dengan kerja sama bersama akademisi internasional dari Slovenia untuk memperkuat tata kelola pelayanan publik.
Wali Kota Jambi, Maulana, menerima kunjungan Profesor Lan Umek dari University of Ljubljana, Slovenia, di Rumah Dinas Wali Kota, Selasa, 8 April 2026.
Maulana mengatakan, kolaborasi dengan kalangan akademisi menjadi kunci dalam merumuskan kebijakan yang tepat sasaran. Menurut dia, pemerintah tidak bisa lagi mengandalkan pendekatan konvensional tanpa dukungan data yang kuat.
“Ke depan, kebijakan tidak lagi berbasis asumsi, tetapi harus berdasarkan data yang akurat dan kajian ilmiah,” kata Maulana.
Ia menilai, meningkatnya ekspektasi masyarakat menuntut pemerintah daerah untuk menghadirkan kebijakan yang lebih presisi dan responsif. Karena itu, pendekatan ilmiah melalui riset dinilai penting untuk menjawab kompleksitas pembangunan perkotaan.
Pemkot Jambi, kata dia, juga tengah mengembangkan sistem pemerintahan berbasis data, termasuk melalui digitalisasi layanan publik. Langkah ini sejalan dengan tren global di mana pemerintah daerah mulai mengintegrasikan riset dalam perencanaan pembangunan.
Kehadiran Profesor Lan Umek dinilai membuka peluang kerja sama yang lebih luas, terutama dalam bidang penelitian, inovasi, dan pengembangan sumber daya manusia. Selain itu, kolaborasi ini diharapkan menghadirkan perspektif global dalam penyusunan kebijakan daerah.
Maulana bahkan membuka peluang kerja sama lebih lanjut melalui skema sister city antara Kota Jambi dan Ljubljana. Menurut dia, kerja sama tersebut dapat mempercepat transfer pengetahuan dan praktik terbaik dalam tata kelola pemerintahan.
“Kami ingin apa yang baik di sana bisa diterapkan di Jambi, begitu juga sebaliknya,” ujarnya.
Ia menegaskan, pembangunan ke depan tidak hanya berfokus pada infrastruktur fisik, tetapi juga penguatan sistem kebijakan berbasis evidence atau bukti ilmiah.
Dalam pertemuan tersebut, Pemkot Jambi juga melibatkan sejumlah perangkat daerah dan perwakilan akademisi lokal sebagai bagian dari upaya memperkuat ekosistem riset di tingkat daerah.
Kolaborasi ini diharapkan tidak hanya berdampak pada perencanaan program, tetapi juga mampu meningkatkan kualitas pelayanan publik secara nyata bagi masyarakat.
- Penulis: say say
