Jumat, 11 Sep 2026
light_mode
Beranda » Regional » Harga Sawit Tak Boleh Dipermainkan, Bupati Merangin Minta PKS Patuh Aturan

Harga Sawit Tak Boleh Dipermainkan, Bupati Merangin Minta PKS Patuh Aturan

  • account_circle say say
  • calendar_month Senin, 8 Jun 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAMBISNIS.COM – Bupati Merangin M. Syukur melontarkan peringatan tegas kepada perusahaan Pabrik Kelapa Sawit (PKS) agar tidak memainkan harga pembelian Tandan Buah Segar (TBS) yang berpotensi merugikan petani.

Penegasan itu disampaikan dalam rapat bersama pimpinan tujuh PKS di Kabupaten Merangin, Kamis (4/6/2026). Dalam forum tersebut, Syukur menilai masih adanya praktik ketidaksinkronan harga antar perusahaan yang tidak sesuai dengan ketetapan pemerintah.

Menurut dia, seluruh perusahaan wajib berpedoman pada harga TBS yang telah ditetapkan oleh Dinas Perkebunan Provinsi Jambi. Kebijakan itu bukan sekadar acuan, melainkan aturan yang harus dijalankan secara konsisten.

“Jangan sampai ada perusahaan yang membuat kebijakan sendiri. Harga sudah ditetapkan pemerintah, itu yang harus diikuti,” kata Syukur.

Ia menegaskan, perbedaan harga yang terlalu jauh antar perusahaan berpotensi menciptakan ketidakadilan bagi petani. Kondisi ini, jika dibiarkan, dapat melemahkan posisi tawar petani sawit di tingkat lokal.

Di sisi lain, persoalan keamanan hasil panen juga menjadi sorotan. Syukur mengungkapkan, kasus pencurian buah sawit di sejumlah wilayah Merangin menunjukkan tren meningkat dalam beberapa waktu terakhir.

Karena itu, ia meminta perusahaan dan pengelola tempat penimbangan atau loading ram untuk memperketat pengawasan. Setiap hasil panen yang masuk harus dipastikan asal-usulnya jelas.

“Jangan asal menerima. Kalau tidak jelas asalnya, itu bisa merugikan petani lain,” ujarnya.

Berdasarkan hasil penetapan Dinas Perkebunan Provinsi Jambi, harga TBS periode 5–11 Juni 2026 mengalami kenaikan. Harga tertinggi tercatat sebesar Rp3.440,77 per kilogram untuk tanaman berumur 10 hingga 20 tahun.

Sementara itu, harga untuk tanaman usia lebih muda berada di kisaran Rp2.669,28 hingga Rp3.333,38 per kilogram. Untuk tanaman di atas 20 tahun, harga kembali mengalami penurunan.

Syukur berharap seluruh perusahaan dapat mematuhi ketentuan tersebut demi menjaga stabilitas harga dan melindungi kesejahteraan petani.

Menurut dia, sektor perkebunan sawit merupakan tulang punggung ekonomi masyarakat di Merangin. Karena itu, transparansi dan kepatuhan terhadap regulasi menjadi kunci agar ekosistem usaha tetap sehat.

“Kalau petani dirugikan, dampaknya akan luas. Kita ingin semua pihak berjalan sesuai aturan,” katanya.

  • Penulis: say say

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pagi Ini Rupiah Melemah ke Posisi Rp16.733 per Dolar AS

    Pagi Ini Rupiah Melemah ke Posisi Rp16.733 per Dolar AS

    • calendar_month Kamis, 20 Nov 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Nilai tukar rupiah terhadap dolar AS kembali melemah pada pembukaan perdagangan hari ini. Rupiah melemah 25 poin atau 0,15 persen menjadi Rp16.733 per dolar AS dari sebelumnya Rp16.708 per dolar AS. Sementara itu, indeks dolar menguat 0,02% ke 100,24. Selain rupiah, pelemahan juga dialami oleh yen Jepang yang terkoreksi hingga 0,18%, dolar Singapura […]

  • Hampir 50% BUMN Rugi, Danantara Siapkan Pemangkasan dari 1.000 Jadi 200

    Hampir 50% BUMN Rugi, Danantara Siapkan Pemangkasan dari 1.000 Jadi 200

    • calendar_month Jumat, 14 Nov 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Danantara Indonesia memastikan rencana besar memangkas jumlah BUMN dari sekitar 1.000 perusahaan menjadi hanya 200. Langkah ini dinilai mendesak karena hampir setengah perusahaan pelat merah tersebut mengalami kerugian dan dinilai tidak lagi relevan dengan kebutuhan saat ini. Managing Director Non-financial Holding Operasional Danantara, Febriany Eddy, menjelaskan bahwa pemangkasan besar-besaran ini merupakan bagian dari […]

  • Ini Cara Mengecek Notaris dan PPAT Bodong atau Tidak

    Ini Cara Mengecek Notaris dan PPAT Bodong atau Tidak

    • calendar_month Selasa, 23 Des 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Mayoritas masyarakat berpikir notaris maupun Pejabat Pembuat Akta Tanah (PPAT) adalah satu profesi yang sama. Memang, keduanya berhubungan dengan pembuatan akta pertanahan, namun memiliki perbedaan dari tugas maupun wewenangnya. PPAT merupakan pejabat umum yang secara khusus diberi kewenangan membuat akta otentik mengenai perbuatan hukum tertentu yang berkaitan dengan tanah dan bangunan. Dasar hukumnya […]

  • Gaji PNS 2026 Belum Naik, Ini Daftar Lengkap Gaji ASN Sesuai Golongan

    Gaji PNS 2026 Belum Naik, Ini Daftar Lengkap Gaji ASN Sesuai Golongan

    • calendar_month Senin, 29 Des 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Hingga memasuki akhir tahun 2025, pemerintah belum memastikan adanya kenaikan gaji Aparatur Sipil Negara (ASN) pada 2026. Dengan belum adanya keputusan resmi, besaran gaji Pegawai Negeri Sipil (PNS) tahun depan dipastikan masih mengacu pada ketentuan yang berlaku saat ini. Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (MenPANRB) Rini Widyantini menyatakan, pemerintah telah menyampaikan […]

  • Cuaca Jambi Hari Ini 17 November 2025: Hujan Ringan Merata, Beberapa Daerah Berpotensi Petir

    Cuaca Jambi Hari Ini 17 November 2025: Hujan Ringan Merata, Beberapa Daerah Berpotensi Petir

    • calendar_month Senin, 17 Nov 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) merilis prakiraan cuaca untuk Provinsi Jambi hari ini, Senin (17/11/2025). Mayoritas wilayah di Jambi diprediksi akan diguyur hujan ringan, sementara sejumlah daerah berpotensi mengalami hujan disertai petir pada siang hingga malam hari. Cuaca lembap dan suhu yang relatif rendah tinggi di setiap kabupaten/kota juga menandakan kondisi atmosfer […]

  • Bulog Pastikan Stok Beras dan Minyak Goreng Nasional Aman hingga Akhir 2026

    Bulog Pastikan Stok Beras dan Minyak Goreng Nasional Aman hingga Akhir 2026

    • calendar_month Rabu, 11 Mar 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Pemerintah memastikan ketersediaan pangan nasional berada dalam kondisi aman hingga akhir 2026. Kepastian tersebut terlihat dari meningkatnya stok beras pemerintah serta pasokan minyak goreng yang tetap terjaga di pasar.Berdasarkan data Perum BULOG, stok Cadangan Beras Pemerintah (CBP) per 9 Maret 2026 telah mencapai sekitar 3,74 juta ton. Jumlah tersebut diproyeksikan masih akan terus […]

expand_less