Jumat, 23 Okt 2026
light_mode
Beranda » Nasional » Rupiah Masih di Zona Merah, Ditutup Rp17.839 per Dolar AS

Rupiah Masih di Zona Merah, Ditutup Rp17.839 per Dolar AS

  • account_circle Darmanto Zebua
  • calendar_month Selasa, 2 Jun 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAMBISNIS.COM – Rupiah belum mampu keluar dari zona merah. Hingga penutupan perdagangan Selasa (2/6/2026), rupiah keok terhadap dolar Amerika Serikat (AS).

Berdasarkan data Bloomberg, nilai tukar rupiah ditutup melemah 34 poin atau 0,19 persen ke posisi Rp17.839 per dolar AS. Sementara itu, indeks dolar terlihat turun 0,1% ke level 99,1.

Pelemahan ini memperpanjang tren koreksi mata uang domestik di tengah tingginya ketidakpastian global dan dinamika geopolitik yang masih berlanjut.

Direktur PT Traze Andalan Futures Ibrahim Assuaibi menjelaskan, tekanan terhadap rupiah kali ini masih dipengaruhi sentimen eksternal, terutama perkembangan konflik geopolitik di Timur Tengah.

Menurut dia, pasar mencermati pernyataan Presiden AS Donald Trump yang menyebut pembicaraan dengan Iran masih berlangsung, meski sebelumnya muncul laporan bahwa Teheran sempat menangguhkan negosiasi tidak langsung dengan Washington. Kondisi ini menambah ketidakpastian arah kesepakatan damai.

“Situasi di Timur Tengah masih sangat dinamis. Ketidakjelasan negosiasi AS–Iran membuat pelaku pasar cenderung hati-hati dan kembali masuk ke aset aman,” ujar Ibrahim, Selasa (2/6/2026).

Ibrahim menambahkan, ketegangan di kawasan juga diperburuk oleh konflik yang melibatkan Lebanon, Israel, dan Iran, yang berpotensi mengganggu jalur energi global. Iran disebut telah membatasi sejumlah pengiriman dari dan ke kawasan Teluk sejak eskalasi konflik, yang turut memengaruhi harga minyak dunia.

Selain isu geopolitik, Ibrahim menyebut, pasar juga merespons kebijakan perdagangan AS. Ibrahim menyoroti keputusan Trump yang menandatangani proklamasi perubahan tarif impor untuk komoditas seperti tembaga, aluminium, dan besi.

“Kebijakan tersebut mencakup penyesuaian tarif pada sejumlah peralatan industri, yang menurut Gedung Putih bertujuan mendorong investasi jangka pendek untuk memperkuat basis industri domestik AS hingga 2027,” tambahnya.

Dari sisi domestik, Ibrahim mengatakan, tekanan terhadap rupiah masih dibayangi kondisi makroekonomi Indonesia yang relatif stabil namun tetap rentan terhadap gejolak eksternal. Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat inflasi tahunan Mei 2026 sebesar 3,08% (yoy), dengan inflasi bulanan 0,28% dan year-to-date sebesar 1,35%.(*)

  • Penulis: Darmanto Zebua
  • Editor: Darmanto Zebua

Rekomendasi Untuk Anda

  • 5 Proyek Strategis Jambi Bernilai Hampir Rp1 Triliun yang Sempat Molor, Ini Status Terbarunya

    5 Proyek Strategis Jambi Bernilai Hampir Rp1 Triliun yang Sempat Molor, Ini Status Terbarunya

    • calendar_month Rabu, 22 Jul 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Ratusan miliar rupiah anggaran digelontorkan Pemerintah Provinsi Jambi dalam beberapa tahun terakhir untuk membangun berbagai proyek strategis. Mulai dari Stadion Swarna Bhumi, Islamic Center Jambi, Ruang Terbuka Hijau (RTH) Putri Pinang Masak, hingga pembangunan jalur khusus angkutan batu bara. Namun di balik besarnya investasi tersebut, sejumlah proyek sempat menjadi sorotan publik karena keterlambatan […]

  • Mobil Jarang Dipakai Tetap Ganti Oli Mesin, Begini Penjelasannya

    Mobil Jarang Dipakai Tetap Ganti Oli Mesin, Begini Penjelasannya

    • calendar_month Selasa, 14 Okt 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Salah satu ritual wajib yang harus dilakukan pemilik mobil adalah rutin mengganti oli atau pelumas mesin. Langkah ini merupakan bentuk perawatan dasar untuk menjaga performa kendaraan. Lantas, bagaimana dengan mobil yang jarang digunakan? Apakah tetap perlu rutin mengganti oli, meski jarak tempuh dan waktu penggunaan belum terpenuhi? Menjawab pertanyaan yang kerap menjadi perdebatan […]

  • Minyak Dunia Melonjak, Berapa Lama APBN Bisa Menahan Harga BBM?

    Minyak Dunia Melonjak, Berapa Lama APBN Bisa Menahan Harga BBM?

    • calendar_month Kamis, 2 Apr 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Pemerintah Indonesia masih berupaya menahan kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) meski tekanan dari lonjakan harga minyak dunia terus menguat. Namun di balik kebijakan tersebut, muncul pertanyaan besar: sampai kapan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) mampu bertahan? Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menegaskan pemerintah telah menyiapkan berbagai langkah mitigasi untuk meredam […]

  • Hari Kartini, Harga Cabai Rawit di Pasar Angso Duo Capai Rp60.000 per Kg

    Hari Kartini, Harga Cabai Rawit di Pasar Angso Duo Capai Rp60.000 per Kg

    • calendar_month Selasa, 21 Apr 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Harga kebutuhan pokok atau sembako di Pasar Angso Duo terpantau relatif stabil pada Selasa (21/4/2026). Berdasarkan data dari Dinas Perdagangan dan Perindustrian Kota Jambi, mayoritas komoditas tidak mengalami perubahan harga signifikan dibandingkan hari sebelumnya. Sejumlah bahan pokok utama seperti beras, gula, minyak goreng, hingga daging masih berada pada kisaran harga normal. Untuk komoditas […]

  • Rupiah Bangkit! Menjauh dari Rp18.000 per Dolar AS

    Rupiah Bangkit! Menjauh dari Rp18.000 per Dolar AS

    • calendar_month Rabu, 30 Sep 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Tren negatif rupiah akhirnya berhenti. Setelah sempat tertekan hingga mendekati level psikologis Rp18.000 per dolar Amerika Serikat (AS), mata uang Indonesia kembali bangkit dengan menguat cukup tajam pada perdagangan Rabu (30/9/2026). Mengutip Antara, rupiah hari ini berada di level Rp17.925 per dolar AS. Rupiah menguat 56 poin atau 0,31 persen dibandingkan penutupan sebelumnya […]

  • Respons Kemnaker soal Gugatan UMP Jakarta 2026 ke PTUN: Penetapan Upah Jadi Hak Prerogatif Gubernur

    Respons Kemnaker soal Gugatan UMP Jakarta 2026 ke PTUN: Penetapan Upah Jadi Hak Prerogatif Gubernur

    • calendar_month Kamis, 22 Jan 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) merespons rencana serikat buruh yang akan menggugat penetapan Upah Minimum Provinsi (UMP) DKI Jakarta 2026 ke Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN). Gugatan tersebut dipicu ketidakpuasan buruh atas besaran UMP Jakarta 2026 yang ditetapkan sebesar Rp5,73 juta per bulan. Direktur Jenderal Pembinaan Hubungan Industrial dan Jaminan Sosial Tenaga Kerja Kemnaker, Indah […]

expand_less