Selasa, 25 Agu 2026
light_mode
Beranda » Nasional » Prabowo Subianto Wajibkan Ekspor Sawit dan Batu Bara Lewat BUMN

Prabowo Subianto Wajibkan Ekspor Sawit dan Batu Bara Lewat BUMN

  • account_circle say say
  • calendar_month Kamis, 21 Mei 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAMBISNIS.COM – Presiden Prabowo Subianto mewajibkan ekspor komoditas sumber daya alam (SDA) strategis dilakukan melalui badan usaha milik negara (BUMN). Kebijakan ini menyasar komoditas utama seperti kelapa sawit, batu bara, dan ferro alloy.

Dalam pidatonya di DPR, Prabowo menyinggung praktik lama yang merugikan penerimaan negara mulai dari underinvoicing, transfer pricing, hingga pelarian devisa hasil ekspor (DHE). “Penjualan hasil SDA wajib melalui BUMN yang ditunjuk,” ujarnya.

Pemerintah menunjuk PT Danantara Sumberdaya Indonesia sebagai eksportir tunggal. Perusahaan ini akan mengendalikan penjualan ke luar negeri sekaligus memantau arus devisa.

Masalahnya, praktik manipulasi nilai ekspor bukan hal baru. Pemerintah menilai selama ini terdapat selisih data antara catatan ekspor Indonesia dan negara tujuan. Selisih ini berdampak langsung pada penerimaan negara dan stabilitas nilai tukar.

Menteri Koordinator Perekonomian Airlangga Hartarto menyebut kebijakan ini sebagai amanat konstitusi, merujuk Pasal 33 UUD 1945. Negara, kata dia, harus menguasai cabang produksi penting, termasuk pengelolaan ekspor komoditas strategis.

Data pemerintah menunjukkan, sekitar 60 persen ekspor nasional berasal dari komoditas SDA. Batu bara menyumbang 8,65 persen, CPO 8,63 persen, dan ferro alloy 5,82 persen.

Di satu sisi, pemerintah berharap kebijakan ini memperkuat posisi tawar Indonesia di pasar global, meningkatkan penerimaan negara, serta menjaga stabilitas harga. Di sisi lain, sentralisasi ekspor melalui satu pintu BUMN berpotensi memicu kekhawatiran baru mulai dari birokrasi yang berlapis hingga potensi rente.

Pemerintah berdalih, kehadiran eksportir tunggal justru akan meningkatkan transparansi dan validitas data perdagangan. Selain itu, kontrol terhadap devisa diharapkan lebih kuat, sehingga berdampak pada kestabilan rupiah.

  • Penulis: say say

Rekomendasi Untuk Anda

  • Emas Antam Nanjak Lagi! Harga Tembus Rp2,64 Juta per Gram

    Emas Antam Nanjak Lagi! Harga Tembus Rp2,64 Juta per Gram

    • calendar_month Kamis, 23 Jul 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Harga emas produksi Antam kembali melanjutkan tren penguatan. Pada perdagangan Kamis (23/7/2026), harga logam mulia tersebut naik Rp5.000 per gram. Mengutip laman Logam Mulia, emas Antam kini dibanderol Rp2.640.000 per gram, naik dari posisi perdagangan sebelumnya yang berada di level Rp2.635.000 per gram. Tak hanya harga jual, harga buyback atau pembelian kembali emas […]

  • PGN Bangun Titik Injeksi Biomethane di Sumatera Selatan, Dukung Transisi Energi Bersih

    PGN Bangun Titik Injeksi Biomethane di Sumatera Selatan, Dukung Transisi Energi Bersih

    • calendar_month Jumat, 7 Nov 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGN) terus memperluas langkah menuju energi bersih dengan mulai membangun titik injeksi biomethane (injection point) di Pagardewa, Sumatera Selatan. Proyek ini menjadi bagian dari upaya strategis PGN dalam mengembangkan energi terbarukan dan mendukung target dekarbonisasi nasional. Direktur Utama PGN, Arief Kurnia Risdianto, menjelaskan bahwa titik injeksi ini berfungsi […]

  • Duel Sengit! Buru Status Juara Grup

    Duel Sengit! Buru Status Juara Grup

    • calendar_month Rabu, 24 Jun 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Kanada tinggal selangkah lagi menorehkan sejarah di Piala Dunia 2026. Tim berjuluk The Canucks itu berpeluang besar untuk pertama kalinya melaju ke fase gugur, dengan syarat sederhana: tidak kalah dengan selisih gol yang mencolok pada laga terakhir. Laga penentuan akan mempertemukan Swiss kontra Kanada pada matchday pamungkas Grup B. Duel panas tersebut dijadwalkan […]

  • Rupiah Akhirnya Ditutup Melemah Rp16.694 per Dolar AS

    Rupiah Akhirnya Ditutup Melemah Rp16.694 per Dolar AS

    • calendar_month Selasa, 11 Nov 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Nilai tukar rupiah terhadap dolar AS ditutup melemah pada perdagangan hari ini, Selasa (11/11/2025). Sejalan dengan melemahnya nilai tukar rupiah, sejumlah mata uang lain di Asia ditutup beragam hari ini. Nilai tukar rupiah terkoreksi 0,24 persen ke level Rp16.694 dari sebelumnya Rp16.654 per dolar AS. Sementara itu, dolar AS ditutup menguat 0,04% ke […]

  • Rupiah Melemah Jadi Rp16.620 per Dolar AS

    Rupiah Melemah Jadi Rp16.620 per Dolar AS

    • calendar_month Kamis, 23 Okt 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) rontok pada Kamis (23/10/2025). Pelemahan itu tertekan oleh meningkatnya sentimen risk-off di pasar global. Mengutip Antara, rupiah melemah sebesar 35 poin atau 0,21 persen menjadi Rp16.620 per dolar AS dari sebelumnya Rp16.585 per dolar AS. Kepala Ekonom Permata Bank Josua Pardede di Jakarta, Kamis, mengatakan […]

  • Purbaya Bahas Peluang Industri Tekstil dengan AGTI, Sentuh Isu Perizinan dan Thrifting

    Purbaya Bahas Peluang Industri Tekstil dengan AGTI, Sentuh Isu Perizinan dan Thrifting

    • calendar_month Selasa, 4 Nov 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menerima kunjungan Asosiasi Garment dan Textile Indonesia (AGTI) di Kementerian Keuangan, Selasa (4/11/2025). Pertemuan ini membahas peta jalan (roadmap) peluang, tantangan, dan ancaman di sektor industri tekstil dan garmen nasional. Ketua Umum AGTI yang juga Vice CEO PT Pan Brothers Tbk, Anne Patricia Sutanto, menjelaskan bahwa AGTI memaparkan […]

expand_less