Rabu, 13 Mei 2026
light_mode
Beranda » Ekonomi » Apa Itu Rebalancing MSCI? Ini Penyebab Pasar Saham Bisa Bergejolak

Apa Itu Rebalancing MSCI? Ini Penyebab Pasar Saham Bisa Bergejolak

  • account_circle darmanto zebua
  • calendar_month 1 jam yang lalu
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAMBISNIS.COM – Istilah rebalancing kerap muncul setiap kali MSCI mengumumkan perubahan indeksnya. Bagi pelaku pasar, momen ini sering kali menjadi pemicu pergerakan tajam di bursa saham.

MSCI merupakan lembaga penyedia indeks global yang digunakan investor untuk mengukur kinerja pasar saham di berbagai negara, termasuk Indonesia. Indeks tersebut menjadi acuan bagi banyak dana investasi internasional dalam menempatkan portofolionya.

Rebalancing MSCI adalah proses penyesuaian komposisi saham dalam indeks. Dalam proses ini, MSCI dapat memasukkan saham baru, mengeluarkan saham tertentu, serta mengubah bobot masing-masing saham agar tetap mencerminkan kondisi pasar terkini.

Penilaian MSCI didasarkan pada sejumlah faktor, seperti kapitalisasi pasar, likuiditas saham, serta tingkat kepemilikan publik atau free float. Proses ini biasanya dilakukan empat kali dalam setahun, yakni pada Februari, Mei, Agustus, dan November.

Dampak rebalancing terhadap pasar cukup signifikan. Saham yang masuk ke dalam indeks MSCI umumnya akan mengalami kenaikan permintaan karena dibeli oleh investor global yang mengikuti indeks tersebut. Sebaliknya, saham yang dikeluarkan berpotensi mengalami tekanan jual.

Kondisi ini kerap memicu volatilitas di pasar, termasuk pada Bursa Efek Indonesia. Pergerakan tajam biasanya terjadi menjelang hingga setelah pengumuman hasil rebalancing.

Dalam peninjauan terbaru Mei 2026, MSCI mengeluarkan sejumlah saham Indonesia dari indeks globalnya. Keputusan ini meningkatkan risiko arus keluar dana asing dan turut menekan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG).

Bagi emiten, masuk dalam indeks MSCI dinilai sebagai sinyal positif karena mencerminkan kualitas dan likuiditas yang baik. Sementara bagi investor, status tersebut menjadi indikator penting dalam menentukan pilihan investasi di pasar modal.

  • Penulis: darmanto zebua

Rekomendasi Untuk Anda

  • Ekonomi Iran Porak Poranda: Inflasi Tinggi, Nilai Tukar Rial Anjlok, Harga Pangan Melonjak

    Ekonomi Iran Porak Poranda: Inflasi Tinggi, Nilai Tukar Rial Anjlok, Harga Pangan Melonjak

    • calendar_month Kamis, 15 Jan 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Kondisi ekonomi Iran kian memburuk dalam beberapa bulan terakhir. Tingginya inflasi, anjloknya nilai tukar mata uang rial, serta melonjaknya harga kebutuhan pokok membuat daya beli masyarakat tertekan dan memicu gelombang protes di berbagai kota. Tekanan ekonomi tersebut diperparah oleh kejatuhan nilai tukar rial yang sangat drastis. Data menunjukkan, pada pertengahan Desember 2025, nilai […]

  • Harga Sembako di Pasar Talang Banjar Jambi Hari Ini, Daging Sapi Tembus Rp 160.000 per Kg

    Harga Sembako di Pasar Talang Banjar Jambi Hari Ini, Daging Sapi Tembus Rp 160.000 per Kg

    • calendar_month Kamis, 19 Feb 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Harga sejumlah kebutuhan pokok di Pasar Rakyat Talang Banjar, Kota Jambi, mengalami fluktuasi per 19 Februari 2026. Berdasarkan data Sistem Informasi Harga Kebutuhan Pokok (SIHARKO) Dinas Perdagangan dan Perindustrian Kota Jambi, beberapa komoditas tercatat naik signifikan. Kenaikan tertinggi terjadi pada cabe rawit hijau yang melonjak 20 persen menjadi Rp 45.000 per kilogram. Selain […]

  • Rupiah Hari Ini Menguat Jadi Rp16.872 per Dolar AS

    Rupiah Hari Ini Menguat Jadi Rp16.872 per Dolar AS

    • calendar_month Senin, 9 Feb 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Nilai tukar rupiah pada perdagangan hari ini, Senin (9/2/2026), perkasa. Rupiah dibuka bergerak menguat 4 poin atau 0,02 persen menjadi Rp16.872 per dolar AS. Sebelumnya mata uang Indonesia ini diposisi Rp16.876 per dolar AS. Analis mata uang dari Doo Financial Futures, Lukman Leong, mengatakan penguatan rupiah terjadi di tengah membaiknya sentimen risk on […]

  • Iran Ngamuk Lagi! Pangkalan AS dan Israel Dibombardir

    Iran Ngamuk Lagi! Pangkalan AS dan Israel Dibombardir

    • calendar_month Jumat, 27 Mar 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Korps Garda Revolusi Islam (IRGC) kembali melancarkan serangan terhadap Israel dan pasukan Amerika Serikat di kawasan Timur Tengah pada Jumat (27/3/2026). Serangan tersebut dilakukan menggunakan pesawat tanpa awak (drone) dan rudal jarak menengah hingga jarak jauh sebagai bagian dari operasi balasan Iran. Dalam pernyataan resmi yang dirilis media pemerintah Iran, IRGC menyebut sejumlah […]

  • Harga Emas Turun, Warga Jambi Bisa Beli Mulai Rp2,81 Juta per Gram

    Harga Emas Turun, Warga Jambi Bisa Beli Mulai Rp2,81 Juta per Gram

    • calendar_month Selasa, 28 Apr 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Harga emas di Pegadaian tercatat mengalami penurunan pada seluruh produk, yakni UBS, Antam, dan Galeri24. Kondisi ini menjadi perhatian bagi warga Jambi yang tengah memantau pergerakan harga logam mulia sebagai instrumen investasi. Berdasarkan data terbaru yang diperoleh Jambisnis.com dari laman Sahabat Pegadaian, Selasa (28/4/2026), harga emas UBS turun menjadi Rp2.868.000 per gram, emas […]

  • Eks Dirut Bank Jateng Divonis Bebas, Kejaksaan Agung Ajukan Kasasi Kasus Kredit PT Sritex

    Eks Dirut Bank Jateng Divonis Bebas, Kejaksaan Agung Ajukan Kasasi Kasus Kredit PT Sritex

    • calendar_month 16 jam yang lalu
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Jaksa Penuntut Umum dari Kejaksaan Agung resmi mengajukan kasasi atas putusan bebas mantan Direktur Utama Bank Jateng, Supriyatno, dalam perkara dugaan korupsi pemberian fasilitas kredit kepada PT Sritex. Kepala Pusat Penerangan Hukum Kejagung, Anang Supriatna, mengatakan permohonan kasasi diajukan pada 11 Mei 2026. “Tim JPU telah menyatakan kasasi terhadap putusan bebas tersebut,” kata […]

expand_less