Rabu, 13 Mei 2026
light_mode
Beranda » Ekonomi » CNG Digadang Gantikan LPG, Pemerintah Uji Coba Tabung 3 Kg untuk Tekan Impor Energi

CNG Digadang Gantikan LPG, Pemerintah Uji Coba Tabung 3 Kg untuk Tekan Impor Energi

  • account_circle say say
  • calendar_month Selasa, 12 Mei 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAMBISNIS.COM – Pemerintah mulai menguji penggunaan compressed natural gas (CNG) sebagai alternatif pengganti liquefied petroleum gas (LPG) guna menekan ketergantungan impor energi. Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral, Bahlil Lahadalia, menyatakan uji coba difokuskan pada pengembangan tabung CNG berukuran 3 kilogram, setara dengan LPG subsidi yang digunakan masyarakat luas.

“CNG ini untuk 3 kilogram, masih kita lakukan uji coba terhadap tabungnya,” kata Bahlil.

Langkah tersebut diambil seiring tingginya impor LPG nasional yang mencapai sekitar 8,6 juta ton per tahun. Nilai devisa yang dikeluarkan pun diperkirakan menyentuh Rp120 triliun hingga Rp150 triliun per tahun, tergantung harga minyak dunia.

Pengamat energi dari Universitas Gadjah Mada, Fahmy Radhi, menilai penggunaan CNG berpotensi mengurangi hingga 50 persen ketergantungan impor LPG.

Menurut Fahmy, Indonesia memiliki cadangan gas alam yang melimpah sehingga secara pasokan relatif aman untuk mendukung transisi energi tersebut.

Namun, ia mengingatkan bahwa tantangan utama terletak pada teknologi pengemasan gas bertekanan tinggi ke dalam tabung kecil, khususnya ukuran 3 kilogram.

“Masalahnya tinggal teknologi high pressure injection agar bisa dikemas dalam tabung kecil,” ujarnya.

Saat ini, pemanfaatan CNG sudah diterapkan untuk sektor industri dan komersial dengan ukuran tabung lebih besar, seperti 12 kilogram hingga 20 kilogram. Penggunaannya dinilai lebih efisien dibanding LPG.

Meski demikian, penerapan untuk rumah tangga dinilai lebih kompleks. Selain faktor keamanan, aspek kenyamanan dan distribusi juga menjadi perhatian pemerintah.

Pengembangan CNG disebut menjadi salah satu strategi diversifikasi energi nasional. Selain itu, pemerintah juga mendorong hilirisasi batu bara sebagai alternatif lain pengganti LPG.

  • Penulis: say say
  • Editor: Syaiful Amri

Rekomendasi Untuk Anda

  • Transaksi QRIS Livin’ by Mandiri Tembus Rp 123,5 Triliun hingga September 2025, Naik 103 Persen

    Transaksi QRIS Livin’ by Mandiri Tembus Rp 123,5 Triliun hingga September 2025, Naik 103 Persen

    • calendar_month Selasa, 9 Des 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – PT Bank Mandiri (Persero) Tbk mencatat transaksi QRIS melalui aplikasi Livin’ by Mandiri mencapai Rp 123,5 triliun hingga September 2025. Jumlah tersebut melonjak 103 persen bila dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya. Vice President Digital Retail Banking Bank Mandiri, Harry Sofri Putranda menjelaskan peningkatan transaksi digital itu tak lepas dari kenaikan pengguna aktif […]

  • Tarif Listrik per kWh Terbaru Pelanggan PLN

    Tarif Listrik per kWh Terbaru Pelanggan PLN

    • calendar_month Senin, 17 Nov 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Plt. Direktur Jenderal Ketenagalistrikan Kementerian ESDM, Tri Winarno, menjelaskan bahwa penetapan tarif listrik mengikuti Peraturan Menteri ESDM Nomor 7 Tahun 2024 tentang Tariff Adjustment. Evaluasi dilakukan setiap tiga bulan berdasarkan kurs, inflasi, ICP (Indonesian Crude Price), dan Harga Batu Bara Acuan (HBA). “Secara hitungan, tarif listrik Triwulan IV 2025 semestinya naik. Namun untuk […]

  • Profil Jeffrey Hendrik, Dirut BEI Baru Pengganti Iman Rachman

    Profil Jeffrey Hendrik, Dirut BEI Baru Pengganti Iman Rachman

    • calendar_month Senin, 2 Feb 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Jeffrey Hendrik resmi ditunjuk sebagai Pejabat Sementara (Pjs) Direktur Utama Bursa Efek Indonesia (BEI) menggantikan Iman Rachman yang mengundurkan diri pada Jumat (30/1). Penunjukan ini dilakukan melalui mekanisme internal dan telah mendapat persetujuan Dewan Komisaris BEI. Jeffrey menyampaikan bahwa pengangkatannya sebagai Pjs Dirut BEI diputuskan melalui rapat direksi. Ia memastikan operasional bursa akan […]

  • Industri Tekstil Indonesia Tak Lagi Berstatus ‘Sunset Industry’

    Industri Tekstil Indonesia Tak Lagi Berstatus ‘Sunset Industry’

    • calendar_month Sabtu, 25 Okt 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Menteri Perindustrian (Menperin) Agus Gumiwang Kartasasmita memastikan industri tekstil dan produk tekstil (TPT) nasional telah bangkit dan tidak lagi berstatus sebagai “sunset industry” atau industri yang menurun. Sempat dianggap mati suri, kini industri tekstil Indonesia justru kembali menorehkan catatan pertumbuhan positif. Modernisasi pabrik, efisiensi energi, dan dukungan pemerintah menjadi kunci kebangkitan sektor padat […]

  • Perjalanan Panjang Meiliana K Tansri Menulis Novel

    Perjalanan Panjang Meiliana K Tansri Menulis Novel

    • calendar_month Selasa, 3 Feb 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Salim Media Indonesia kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung literasi dengan menggelar kegiatan Bincang Penulis bersama Meiliana K. Tansri, penulis novel Bengawan Kekasih. Acara yang berlangsung di Paviliun JBC pada Sabtu (31/01/2026) ini menarik perhatian banyak kalangan. Bukan sekadar bedah buku biasa, pertemuan ini menjadi ruang dengar, refleksi, serta diskusi mendalam mengenai kisah nyata […]

  • Bank Diprediksi Akan Ramai Menerbitkan Surat Utang

    Bank Diprediksi Akan Ramai Menerbitkan Surat Utang

    • calendar_month Kamis, 16 Okt 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Penerbitan surat utang masih jadi alternatif jitu bagi perbankan dalam mencari sumber likuiditas. Ini tercermin dari ramainya bank yang telah memberikan mandat pada PT Pemeringkat Efek Indonesia (Pefindo) untuk menerbitkan surat utang. Berdasarkan data Pefindo per 30 September, setidaknya ada lima bank yang berencana menerbitkan surat utang. Di mana, nilainya mencapai Rp 11,7 […]

expand_less