Rabu, 13 Mei 2026
light_mode
Beranda » Nasional » Harga Batu Bara Cetak Rekor Tertinggi, tapi Indonesia Dapat Banyak Kabar Buruk

Harga Batu Bara Cetak Rekor Tertinggi, tapi Indonesia Dapat Banyak Kabar Buruk

  • account_circle syaiful amri
  • calendar_month Selasa, 28 Okt 2025
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAMBISNIS.COM – Harga batu bara global kembali melonjak ke level tertinggi bulan ini, namun di balik kenaikan itu, tersimpan sejumlah tantangan bagi Indonesia sebagai salah satu eksportir utama dunia. Berdasarkan data Refinitiv, harga batu bara ditutup di posisi USD 108,5 per ton, menguat 0,69 persen dibanding perdagangan sebelumnya. Kenaikan ini menjadi rekor tertinggi sejak awal Oktober 2025.

Lonjakan harga dipicu oleh penguatan permintaan dari China, yang tengah menghadapi pasokan ketat akibat pengetatan inspeksi keselamatan tambang dan perlambatan produksi di beberapa provinsi penghasil batu bara utama.

Kenaikan harga batu bara domestik di China terus berlanjut pada pekan terakhir Oktober. Aktivitas pelabuhan dan tambang menunjukkan peningkatan permintaan menjelang musim dingin. Cuaca yang tidak menentu juga memperkuat tren kenaikan harga, terutama dari sektor utilitas listrik.

Meski begitu, analis menilai pasar batu bara mulai menunjukkan tanda stabilisasi, artinya kenaikan tidak lagi seagresif sebelumnya. China kini tengah mencari keseimbangan baru antara pasokan dan permintaan.

Produksi tambang domestik mulai meningkat untuk mengantisipasi kebutuhan musim dingin, sementara transisi energi ke sumber terbarukan dan stok yang menumpuk di beberapa pelabuhan bisa menekan harga dalam jangka menengah.

Selain batu bara termal, pasar batu bara kokas (coking coal) di China juga menunjukkan tren positif. Indeks harga untuk kokas di provinsi Shanxi naik hingga CNY 50 per ton menjadi CNY 1.340 per ton.

Kondisi ini memberi peluang bagi produsen kokas untuk menaikkan harga secara bertahap. Namun bagi industri baja, kenaikan tersebut justru berpotensi menekan margin produksi, kecuali jika diimbangi oleh efisiensi atau kenaikan harga baja di pasar.

Bagi Indonesia, situasi ini bisa menjadi peluang sekaligus tantangan. Sebagai salah satu pemasok bahan baku industri baja Asia, permintaan terhadap batu bara kokas asal Indonesia bisa meningkat, tetapi kompetisi dengan Australia dan Rusia semakin ketat.

Meski harga naik, kabar kurang menggembirakan datang bagi eksportir seperti Indonesia. Setelah menyelesaikan pemeliharaan jalur kereta batu bara Daqin Railway lebih cepat dari jadwal, pasokan domestik China kini lebih lancar.

Akibatnya, kebutuhan impor dari negara lain berpotensi menurun. Pasar batu bara termal via laut juga menunjukkan tanda-tanda melambat karena penurunan tender dari utilitas China.

Kondisi serupa terjadi di pasar Korea Selatan. Negeri Ginseng memangkas impor batu bara dari Rusia sebesar 14 persen pada September dan beralih ke Kolombia karena harga yang lebih murah.

Sementara Indonesia justru mencatat penurunan ekspor ke Korea Selatan sebesar 20,5 persen menjadi hanya 2,86 juta ton. Sebaliknya, Australia justru berhasil meningkatkan ekspor hingga 39,2 persen ke negara tersebut.

Persaingan di pasar Asia Timur semakin sengit. Rusia, Kolombia, dan Australia berlomba menawarkan harga kompetitif, bahkan menanggung sebagian biaya pengiriman untuk menarik pembeli baru.

Bagi Indonesia, kondisi ini menandakan perlunya strategi baru dalam mempertahankan pasar ekspor, termasuk diversifikasi tujuan ekspor ke negara-negara Asia Selatan atau Timur Tengah, serta peningkatan efisiensi logistik di dalam negeri.

  • Penulis: syaiful amri

Rekomendasi Untuk Anda

  • Jelang UMP 2026, Apindo Ungkap Banyak Perusahaan UKM Tak Mampu Bayar Upah Minimum

    Jelang UMP 2026, Apindo Ungkap Banyak Perusahaan UKM Tak Mampu Bayar Upah Minimum

    • calendar_month Kamis, 11 Des 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) menegaskan bahwa pembahasan Upah Minimum Provinsi (UMP) 2026 harus mempertimbangkan kondisi riil dunia usaha yang mayoritas didominasi oleh Usaha Kecil dan Menengah (UKM). Ketua Bidang Ketenagakerjaan Apindo, Bob Azam, menjelaskan bahwa sekitar 90 persen perusahaan di Indonesia bukanlah perusahaan besar atau multinasional, melainkan UKM dengan kemampuan finansial terbatas. “Jangan […]

  • Harga Cabai di Pasar Talang Banjar Jambi Naik hingga 15 Persen

    Harga Cabai di Pasar Talang Banjar Jambi Naik hingga 15 Persen

    • calendar_month Jumat, 13 Mar 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Menjelang Hari Raya Idulfitri, sejumlah harga bahan pokok di Kota Jambi mulai menunjukkan pergerakan. Berdasarkan pantauan terbaru, kenaikan harga terutama terjadi pada komoditas cabai di Pasar Rakyat Talang Banjar. Data Sistem Informasi Harga Kebutuhan Pokok (SIHARKO) dari Dinas Perdagangan dan Perindustrian Kota Jambi per 13 Maret 2026 menunjukkan sebagian besar harga sembako masih […]

  • Satu Kopdes Merah Putih Butuh Rp 2,5 Miliar untuk Bangun Kantor dan Gudang

    Satu Kopdes Merah Putih Butuh Rp 2,5 Miliar untuk Bangun Kantor dan Gudang

    • calendar_month Jumat, 7 Nov 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Menteri Koperasi dan UKM (Menkop UKM) Ferry Juliantono menyebut anggaran untuk membangun satu unit Koperasi Desa/Kelurahan (Kopdes) Merah Putih mencapai sekitar Rp 2,5 miliar. Dana tersebut mencakup pembangunan fisik kantor, gudang, sarana pendukung, hingga kendaraan operasional. “Ya sekitar Rp 2,5 miliar. Itu pembangunan fisiknya, kelengkapannya, sarana pendukung, termasuk kendaraan operasional. Itu sudah murah, […]

  • Harga TBS Sawit Jambi Naik, Tembus Rp3.902/Kg untuk Usia Produktif

    Harga TBS Sawit Jambi Naik, Tembus Rp3.902/Kg untuk Usia Produktif

    • calendar_month Kamis, 2 Apr 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Kabar baik bagi petani kelapa sawit di Jambi. Dinas Perkebunan Provinsi Jambi resmi menetapkan kenaikan harga tandan buah segar (TBS) kelapa sawit untuk periode 3–9 April 2026. Dalam rapat penetapan harga, TBS sawit usia produktif 10–20 tahun tercatat naik sebesar Rp232,88 per kilogram, sehingga kini berada di level Rp3.902,66/kg. Kenaikan ini menjadi angin […]

  • 112 Pecatur Ikuti Turnamen Catur Bulanan Pengprov Percasi Jambi di Kerinci

    112 Pecatur Ikuti Turnamen Catur Bulanan Pengprov Percasi Jambi di Kerinci

    • calendar_month Rabu, 11 Feb 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Sebanyak 112 pecatur dipastikan ambil bagian dalam Turnamen Catur Bulanan Seri II yang diselenggarakan Pengurus Provinsi (Pengprov) Percasi Jambi bekerja sama dengan Pengurus Percasi Kabupaten Kerinci. Turnamen ini dijadwalkan berlangsung di Kabupaten Kerinci dan menjadi bagian dari program pembinaan atlet catur Pengprov Percasi Jambi yang digelar rutin selama satu tahun. Turnamen catur bulanan […]

  • Buruh Play Button

    UMP Jambi 2026 Diumumkan 21 November, Ini Besaran dari Tahun ke Tahun

    • calendar_month Rabu, 29 Okt 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Besaran upah minimum provinsi atau UMP Jambi 2026 sedang dalam pembahasan. Pemerintah berencana UMP 2026 akan diumumkan pada 21 November mendatang. Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) Yassierli mengatakan bahwa besaran UMP akan diumumkan gubernur masing-masing provinsi pada 21 November. Ini sesuai Peraturan Pemerintah (PP) No. 51/2023 tentang Pengupahan. Dengan demikian, pemerintah akan memutuskan formula UMP […]

expand_less