Kamis, 14 Mei 2026
light_mode
Beranda » Nasional » Kopdes Merah Putih Metuk Boyolali Jadi Percontohan Nasional Gerakan Koperasi Desa

Kopdes Merah Putih Metuk Boyolali Jadi Percontohan Nasional Gerakan Koperasi Desa

  • account_circle syaiful amri
  • calendar_month Minggu, 26 Okt 2025
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAMBISNIS.COM – Menteri Koperasi dan UKM (Menkop UKM) Ferry Juliantono menyebut Koperasi Desa (Kopdes) Merah Putih Metuk di Kecamatan Mojosongo, Kabupaten Boyolali, Jawa Tengah, dapat menjadi percontohan nasional bagi koperasi desa dan kelurahan lainnya di seluruh Indonesia.

“Koperasi ini bahkan telah melampaui standar. Dengan bangunan fisik dan operasionalisasi seluruh yang disampaikan Presiden, di antaranya punya gerai sembako, apotek desa, klinik desa, kantor, gudang, hingga tempat parkir dan kegiatan sesuai potensi serta kebutuhan masyarakat desa,” kata Menkop Ferry saat peresmian Kopdes Merah Putih Metuk di Boyolali, Minggu (26/10/2025).

Menurut Ferry, keberhasilan Kopdes Merah Putih Metuk menjadi bukti nyata misi Presiden Prabowo Subianto bahwa koperasi adalah alat perjuangan ekonomi rakyat. Ia menegaskan, koperasi merupakan wadah gotong royong yang bila disatukan bisa menjadi kekuatan ekonomi besar bagi masyarakat.

“Sesuai yang disampaikan Presiden pada rapat paripurna satu tahun kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka, beliau ingin mengembalikan arah ekonomi kita agar sesuai dengan konstitusi, yakni semangat gotong royong sebagaimana tercantum di Pasal 33 UUD 1945,” ujarnya.

Ferry berharap semangat yang dibangun Kopdes Merah Putih Metuk dapat ditularkan ke koperasi desa lainnya di berbagai daerah. Ia juga mengapresiasi langkah cepat Bupati Boyolali Agus Irawan dalam menyosialisasikan pembentukan Kopdes/Kel Merah Putih di Boyolali.

“Ada semangat kompetisi yang baik antar desa. Itulah yang akan memacu semangat dan mempercepat pembangunan ekonomi berbasis koperasi,” tambahnya.

Lebih lanjut, Ferry menekankan pentingnya koperasi desa dalam membantu masyarakat keluar dari jeratan pinjaman online dan rentenir. Ia menilai, koperasi bukan hanya tempat menyimpan uang, tetapi juga wadah akses pembiayaan produktif bagi masyarakat desa.

“Presiden ingin masyarakat desa tidak lagi jadi objek atau penerima manfaat, tapi menjadi pelaku utama ekonomi. Koperasi desa harus bisa membantu warga yang masih kesulitan air bersih, akses usaha, dan kebutuhan dasar lainnya,” kata Ferry.

Pemerintah menargetkan 80.000 Kopdes/Kel Merah Putih sudah terbangun secara fisik dan operasional pada Maret 2026. Dengan tercapainya target tersebut, desa-desa di Indonesia diharapkan menjadi pusat pertumbuhan ekonomi baru yang berkelanjutan dan inklusif.

“Kalau ini berjalan, bisa dibayangkan tahun depan akan ada 80.000 koperasi seperti ini di desa dan kelurahan seluruh Indonesia,” jelasnya.

Sementara itu, Bupati Boyolali Agus Irawan mengatakan Pemkab Boyolali telah bergerak cepat dalam membentuk Kopdes/Kel Merah Putih di wilayahnya. Ia menyebut, program ini sangat sejalan dengan potensi daerah yang kuat di bidang pertanian dan peternakan.

“Kami sudah memberikan subsidi Rp1 juta bagi setiap Kopdes yang terbentuk. Walau kecil, ini bisa menjadi dorongan semangat bagi desa untuk segera bergerak,” ujar Agus.

Menurutnya, kehadiran Kopdes/Kel Merah Putih mampu menjadi pusat ekonomi desa, memperkuat perputaran uang lokal, sekaligus menjadi alternatif penjualan hasil pertanian warga.

“Kopdes Merah Putih Metuk bisa menjadi percontohan luar biasa bagi desa-desa lain di Boyolali,” tegasnya.

Manajer Kopdes Merah Putih Metuk, Sumono, mengatakan koperasi tersebut lahir dari semangat gotong royong masyarakat desa. Sejak didirikan pada 14 Oktober 2025, koperasi ini telah membangun gerai sembako, klinik dan apotek desa, gudang, serta toko pertanian.

“Kami membentuk Kopdes Merah Putih Metuk karena jiwa kami adalah koperasi — dari kita, oleh kita, untuk kita. Tantangan bukan rintangan, tapi semangat untuk maju,” ujarnya.

Ia mengungkapkan bahwa sejak berdiri, Kopdes Merah Putih Metuk telah mencatat omzet sekitar Rp125 juta dan berkolaborasi dengan UMKM lokal Boyolali untuk memasarkan produk, termasuk air mineral produksi Desa Metuk sendiri.

“Desa Metuk bisa bersatu, maju, jaya, dan sejahtera. Ini bukti nyata kekuatan ekonomi gotong royong,” tutup Sumono.

  • Penulis: syaiful amri

Rekomendasi Untuk Anda

  • Lahan Jambi Business Center Telah Inkracht di MA

    Lahan Jambi Business Center Telah Inkracht di MA

    • calendar_month Jumat, 17 Apr 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Sengketa lahan kawasan Jambi Business Center (eks Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Provinsi Jambi) kembali digugat di Pengadilan Negeri Jambi. Padahal faktanya, lahan seluas sekitar 7,6 hektare tersebut sudah diputuskan secara inkracht atau berkekuatan hukum tetap di Mahkamah Agung. Sebelumnya lahan kawasan Jambi Business Center (JBC) ini dimenangkan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jambi. Melalui […]

  • Harga Bitcoin Telah Rebound Jadi US.000

    Harga Bitcoin Telah Rebound Jadi US$89.000

    • calendar_month Senin, 15 Des 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Harga Bitcoin kembali tertekan pada perdagangan akhir pekan. Aset kripto terbesar di dunia ini sempat turun ke bawah level US$88.000 di tengah tekanan jual lanjutan, sementara Chairman Strategy Michael Saylor kembali memberi sinyal akan menambah kepemilikan Bitcoin. Mengacu data TradingView, harga Bitcoin sempat anjlok ke level terendah dua pekan di US$87.600 pada perdagangan […]

  • Menguat Rp50, Harga Perak Antam Menjadi Rp26.314 per Gram

    Menguat Rp50, Harga Perak Antam Menjadi Rp26.314 per Gram

    • calendar_month Jumat, 7 Nov 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Harga perak murni milik PT Aneka Tambang Tbk (Antam) kembali menguat pada Jumat (7/11/2025). Kini harga perak dibanderol Rp 26.314 per gram. Mengutip laman Logam Mulia, harga perak Antam naik sebesar Rp 50 menjadi Rp 26.314 per gram. Sebelumnya, harga perak Antam pada Kamis (6/11/2025) menguat Rp 14 ke level Rp 26.264 per […]

  • Mitra SPPG Untung Rp 1,8 Miliar Dibantah BGN, Ini Penjelasan Skema Investasinya

    Mitra SPPG Untung Rp 1,8 Miliar Dibantah BGN, Ini Penjelasan Skema Investasinya

    • calendar_month Minggu, 22 Feb 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Kabar yang menyebut mitra SPPG memperoleh keuntungan bersih hingga Rp 1,8 miliar per tahun mendapat bantahan dari Badan Gizi Nasional. Menurut BGN, narasi tersebut muncul akibat kesalahpahaman dalam membaca skema pembiayaan dan investasi program MBG. Wakil Kepala BGN Bidang Operasional, Sony Sonjaya, menyampaikan bahwa dana yang diterima mitra bukanlah laba bersih, melainkan bagian […]

  • Kemendagri Tekankan Perencanaan Matang dan Optimalisasi APBD di Tengah Tantangan Fiskal

    Kemendagri Tekankan Perencanaan Matang dan Optimalisasi APBD di Tengah Tantangan Fiskal

    • calendar_month Rabu, 25 Feb 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) menegaskan pentingnya perencanaan yang matang dan optimalisasi Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) sebagai kunci pengelolaan keuangan daerah yang akuntabel dan responsif. Direktur Jenderal Bina Keuangan Daerah Kemendagri, Agus Fatoni, mengatakan kekuasaan pengelolaan keuangan daerah secara konstitusional berada di tangan kepala daerah, baik gubernur maupun bupati dan wali kota. […]

  • ESDM Beri Izin Ekspor Konsentrat Tembaga Amman Mineral Selama 6 Bulan, Dorong Penyelesaian Smelter

    ESDM Beri Izin Ekspor Konsentrat Tembaga Amman Mineral Selama 6 Bulan, Dorong Penyelesaian Smelter

    • calendar_month Sabtu, 25 Okt 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) resmi memberikan izin ekspor konsentrat tembaga kepada PT Amman Mineral International Tbk (AMMN) untuk jangka waktu enam bulan. Kebijakan ini tertuang dalam Peraturan Menteri ESDM No. 6 Tahun 2025, yang merevisi aturan sebelumnya, guna memberi kelonggaran bagi perusahaan tambang yang proyek smelter-nya tertunda akibat kondisi kahar. […]

expand_less