Rabu, 13 Mei 2026
light_mode
Beranda » Nasional » Transisi Energi Nasional Dipercepat, ESDM Ubah Sampah dan Limbah Jadi Energi Hijau Prorakya

Transisi Energi Nasional Dipercepat, ESDM Ubah Sampah dan Limbah Jadi Energi Hijau Prorakya

  • account_circle syaiful amri
  • calendar_month Minggu, 26 Okt 2025
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAMBISNIS.COM – Pemerintah terus mempercepat agenda besar transisi energi nasional yang ramah lingkungan dan berpihak pada kepentingan rakyat. Melalui Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), kebijakan ini dijalankan sebagai wujud nyata dari Asta Cita Presiden Prabowo Subianto, khususnya dalam memperluas akses energi bersih dan berkeadilan bagi seluruh masyarakat Indonesia.

“Seluruh program transisi energi yang dijalankan pemerintah harus bisa dirasakan langsung manfaatnya oleh masyarakat tanpa menambah beban biaya,” ujar perwakilan Kementerian ESDM dalam keterangan tertulis, Jumat (24/10/2025).

Salah satu langkah konkret pemerintah adalah pengembangan Pembangkit Listrik Tenaga Sampah (PLTSa) atau waste to energy (WtE), Refuse Derived Fuel (RDF), biogas, dan biomassa. Program ini tidak hanya mengurangi ketergantungan terhadap energi fosil, tetapi juga membuka lapangan kerja baru serta menciptakan peluang ekonomi bagi masyarakat di daerah.

Melalui Peraturan Presiden Nomor 109 Tahun 2025, yang menyempurnakan Perpres Nomor 35 Tahun 2018, pemerintah memastikan harga listrik dari PLTSa tetap terjangkau melalui mekanisme subsidi agar daya beli masyarakat tidak terbebani.

Dua PLTSa yang telah beroperasi di Surabaya dan Solo memiliki kapasitas terpasang mencapai 36,47 megawatt (MW). Dengan regulasi baru tersebut, pemerintah menargetkan proyek serupa dapat dikembangkan di berbagai daerah lain untuk mengatasi persoalan sampah sekaligus memperkuat pasokan energi terbarukan.

Selain itu, RDF menjadi bahan bakar alternatif efisien bagi industri, menggantikan batu bara. Sampah non-organik diolah menjadi bahan bakar yang kini dimanfaatkan oleh sektor semen dan pembangkit listrik. Program RDF juga memperpanjang usia Tempat Pembuangan Akhir (TPA) serta memperkuat kolaborasi antara pemerintah daerah, pelaku industri, dan masyarakat.

Di kawasan pedesaan, ESDM memperluas pemanfaatan biogas dari limbah pertanian dan peternakan. Energi biogas digunakan untuk memasak dan penerangan rumah tangga, sekaligus memperbaiki sanitasi lingkungan dan menekan emisi gas rumah kaca.

Hingga September 2025, pemanfaatan biogas langsung telah mencapai 71,5 juta meter kubik. Hal ini menunjukkan bahwa energi bersih semakin dekat dengan kehidupan masyarakat desa.

“Transisi energi bukan sekadar isu global, tetapi kebutuhan nyata di desa-desa kita,” lanjut pernyataan Kementerian ESDM.

Sebagai dukungan hukum, pemerintah telah menerbitkan Perizinan Bahan Bakar Biogas (Biometana) dengan KBLI 35203 sejak 2023 untuk memperkuat pengembangan bisnis biogas nasional.

Selain biogas, pemerintah juga mendorong pemanfaatan biomassa dari limbah pertanian, perkebunan, dan kehutanan menjadi bahan bakar ramah lingkungan seperti wood pellet (pelet kayu). Program ini tidak hanya memperkuat ketahanan energi nasional, tetapi juga meningkatkan pendapatan petani, koperasi, dan UMKM energi hijau di daerah.

Dengan pendekatan ekonomi sirkular, masyarakat kini dapat menikmati manfaat ekonomi langsung dari pengelolaan limbah dan sumber daya lokal.

Kementerian ESDM menegaskan bahwa seluruh kebijakan transisi energi dijalankan dengan prinsip keadilan dan keberpihakan pada rakyat. Kolaborasi lintas sektor  antara pemerintah pusat, daerah, pelaku usaha, dan komunitas lokal — menjadi fondasi agar manfaat ekonomi dan lingkungan dapat dirasakan secara merata.

“Arah kebijakan energi nasional jelas: transisi menuju energi bersih harus prorakyat. Melalui subsidi PLTSa, perizinan biometana, dan sinergi dengan pelaku lokal, pemerintah memastikan manfaat ekonomi dan lingkungan tumbuh bersama,” tegas perwakilan ESDM.

Transformasi energi nasional kini bukan hanya soal mengganti sumber daya, tetapi juga memastikan setiap warga negara berperan aktif dalam mewujudkan masa depan energi yang berkelanjutan, adil, dan menyejahterakan.

  • Penulis: syaiful amri

Rekomendasi Untuk Anda

  • Tekiro Mechanic Competition 2026 Raih Rekor Museum Rekor Dunia Indonesia

    Tekiro Mechanic Competition 2026 Raih Rekor Museum Rekor Dunia Indonesia

    • calendar_month Selasa, 28 Apr 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Tekiro Mechanic Competition 2026 meraih penghargaan dari Museum Rekor Dunia Indonesia sebagai kompetisi keterampilan teknik otomotif dengan peserta sekolah menengah kejuruan (SMK) terbanyak. Ajang yang diselenggarakan oleh PT Altama Surya Anugerah selaku pemegang merek Tekiro ini telah berlangsung sejak 2022. Kompetisi menyasar siswa dari jurusan Teknik Kendaraan Ringan dan Teknik Bisnis Sepeda Motor. […]

  • 47 PLTU di Indonesia Sudah Terapkan Cofiring Biomassa hingga Oktober 2025

    47 PLTU di Indonesia Sudah Terapkan Cofiring Biomassa hingga Oktober 2025

    • calendar_month Jumat, 14 Nov 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) melaporkan bahwa sebanyak 47 pembangkit listrik tenaga uap (PLTU) di Indonesia kini telah menerapkan teknologi co-firing biomassa sebagai upaya menekan emisi karbon dan mempercepat transisi ke energi bersih. Jumlah ini melonjak pesat dibandingkan tahun 2020 yang hanya mencatat enam PLTU. Plt Direktur Jenderal Ketenagalistrikan Kementerian ESDM, […]

  • Ini Daftar Terbaru Bunga Deposito BRI, Mandiri & BNI Februari 2026

    Ini Daftar Terbaru Bunga Deposito BRI, Mandiri & BNI Februari 2026

    • calendar_month Senin, 2 Feb 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Deposito masih menjadi salah satu instrumen investasi favorit masyarakat di tengah ketidakpastian pasar. Selain aman karena dijamin oleh Lembaga Penjamin Simpanan (LPS), deposito juga menawarkan kepastian imbal hasil yang tidak terpengaruh fluktuasi pasar seperti saham maupun kripto. Keunggulan lainnya, suku bunga deposito umumnya lebih tinggi dibandingkan tabungan biasa. Imbal hasil sudah diketahui sejak […]

  • Proyek BTN Ecopark Gandul Senilai Rp322,9 Miliar Selesai Dibangun

    Proyek BTN Ecopark Gandul Senilai Rp322,9 Miliar Selesai Dibangun

    • calendar_month Selasa, 9 Des 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – PT PP (Persero) Tbk. telah merampungkan pembangunan BTN Ecopark Gandul Tahap 1, kawasan Human Development milik PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk. dengan nilai proyek Rp322,9 miliar. Proyek yang berdiri di atas lahan seluas 5 hektare itu diresmikan pada Jumat (5/12/2025), menandai hadirnya kawasan pengembangan SDM perbankan dengan standar Green Building Council Indonesia […]

  • Ketahanan Energi Naik, Tapi Impor BBM dan LPG Masih Jadi Titik Lemah

    Ketahanan Energi Naik, Tapi Impor BBM dan LPG Masih Jadi Titik Lemah

    • calendar_month 13 jam yang lalu
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Indeks ketahanan energi Indonesia pada 2025 tercatat meningkat dan masuk kategori tangguh. Namun, capaian itu belum sepenuhnya mencerminkan kemandirian energi nasional. Anggota Dewan Energi Nasional (DEN), Satya Widya Yudha, menyebut indeks ketahanan energi Indonesia berada di angka 7,13 atau naik 0,39 dibanding tahun sebelumnya. Kenaikan ini didorong oleh peningkatan produksi dan cadangan gas […]

  • Kejurnas Akuatik 2026: Tiga Rekor Nasional Pecah, Atlet Muda Indonesia Unjuk Dominasi

    Kejurnas Akuatik 2026: Tiga Rekor Nasional Pecah, Atlet Muda Indonesia Unjuk Dominasi

    • calendar_month Kamis, 30 Apr 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Hari kedua Kejurnas Akuatik 2026 di Stadion Akuatik Gelora Bung Karno, Rabu, 29 April 2026, menghasilkan tiga rekor nasional baru. Catatan tersebut lahir dari penampilan perenang muda yang mendominasi sejumlah nomor. Perenang Jawa Timur, Chelsea Alexandra, menjadi yang pertama mencuri perhatian. Ia memperbaiki rekornya sendiri di nomor 50 meter gaya kupu-kupu putri kategori […]

expand_less