Breaking News
light_mode
Beranda » Nasional » OJK Siapkan Aturan Baru, Unitlink Hanya Boleh Dijual Asuransi dengan Ekuitas Besar

OJK Siapkan Aturan Baru, Unitlink Hanya Boleh Dijual Asuransi dengan Ekuitas Besar

  • account_circle syaiful amri
  • calendar_month Sab, 25 Okt 2025
  • comment 0 komentar

JAMBISNSI.COM – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) tengah menyiapkan regulasi baru yang akan membatasi pemasaran produk unitlink bagi perusahaan asuransi jiwa dengan ekuitas kecil. Aturan ini akan diatur dalam rancangan Surat Edaran OJK (SEOJK) tentang Kegiatan Usaha dan Lini Usaha Perusahaan Asuransi Berdasarkan Kelompok Perusahaan Perasuransian Berdasarkan Ekuitas (KPPE).

Berdasarkan rancangan tersebut, perusahaan asuransi jiwa yang masuk kelompok KPPE 1  dengan ekuitas Rp500 miliar hingga kurang dari Rp1 triliun  dilarang menjual produk unitlink mulai tahun 2028. Sementara itu, perusahaan dengan ekuitas di atas Rp1 triliun (KPPE 2) tetap diperbolehkan memasarkan seluruh produk.

Kepala Eksekutif Pengawasan Perasuransian, Penjaminan, dan Dana Pensiun OJK Ogi Prastomiyono mengatakan aturan ini masih dalam tahap kajian.

“Belum ada ketentuan itu dikeluarkan, masih dikaji dan didiskusikan dengan industri,” ujar Ogi di Tangerang, Kamis (23/10).

Menurut pengamat asuransi Irvan Rahardjo, kebijakan ini bertujuan melindungi konsumen dari risiko investasi yang tidak sesuai prinsip Aset Liability Management (ALM). Ia menjelaskan, ekuitas tinggi diperlukan sebagai jaminan atau buffer bila terjadi kesalahan investasi oleh perusahaan asuransi.

Irvan juga menilai kebijakan ini bisa mendorong konsolidasi industri asuransi, di mana perusahaan kecil berpotensi mengalihkan portofolio unitlink ke perusahaan dengan ekuitas lebih besar.

“OJK perlu menyiapkan exit strategy dan melakukan sosialisasi sejak dini agar transisi berjalan lancar,” tambahnya.

Dengan kebijakan ini, jumlah perusahaan asuransi yang menjual unitlink diperkirakan akan menyusut, dan pasar unitlink akan lebih banyak menyasar segmen menengah ke atas yang memiliki pemahaman investasi lebih baik.

  • Penulis: syaiful amri

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • PLN Resmi Operasikan Smart Microgrid Hijau di Nusa Penida

    PLN Resmi Operasikan Smart Microgrid Hijau di Nusa Penida

    • calendar_month Jum, 14 Nov 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – PT PLN (Persero) resmi mengoperasikan Smart Microgrid Nusa Penida, sebuah sistem kelistrikan cerdas berbasis digital dan energi hijau yang mampu mengatur pembangkit dan sistem penyimpanan baterai secara otomatis. Infrastruktur ini menjadi langkah strategis PLN untuk menjaga keandalan listrik sekaligus mempercepat transisi energi bersih di kawasan Nusa Penida, Bali. Direktur Utama PLN Darmawan Prasodjo […]

  • Jusuf Kalla Ngamuk Lahannya di Makassar Diklaim Perusahaan, Tegaskan Sertifikat Tanah Sah

    Jusuf Kalla Ngamuk Lahannya di Makassar Diklaim Perusahaan, Tegaskan Sertifikat Tanah Sah

    • calendar_month Jum, 7 Nov 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Mantan Wakil Presiden RI dua periode sekaligus pendiri Kalla Group, Jusuf Kalla (JK), mengungkapkan kemarahannya setelah lahan miliknya di kawasan Tanjung Bunga, Makassar diklaim oleh PT Gowa Makassar Tourism Development (GMTD). JK menegaskan bahwa lahan seluas 16,4 hektare di depan Trans Mall Makassar, Jalan Metro Tanjung Bunga, merupakan milik sah yang telah ia […]

  • Singapura Geger PHK Massal: 7 Sektor Terdampak, Apa yang Sebenarnya Terjadi?

    Singapura Geger PHK Massal: 7 Sektor Terdampak, Apa yang Sebenarnya Terjadi?

    • calendar_month Rab, 26 Nov 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Singapura saat ini tengah diguncang gelombang pemutusan hubungan kerja (PHK) besar-besaran, terutama terjadi di sektor yang bernilai tinggi. Data terbaru Survei Ekonomi Singapura Kuartal III-2025 yang telah dirilis tercatat hampir 20.000 posisi pekerjaan hilang hanya dari tujuh sektor industri. Temuan ini memicu tanda tanya besar, apa yang sebenarnya sedang terjadi di Singapura saat […]

  • Produksi Minyak Pertamina EP dan PHE Zona 4 Capai 27.643 Barel per Hari pada 2025

    Produksi Minyak Pertamina EP dan PHE Zona 4 Capai 27.643 Barel per Hari pada 2025

    • calendar_month Rab, 14 Jan 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – PT Pertamina EP (PEP) bersama PT Pertamina Hulu Energi (PHE) Zona 4 mencatatkan peningkatan produksi minyak sepanjang 2025. Total produksi minyak mencapai 27.643 barel per hari (BOPD) atau meningkat 6,6 persen dibandingkan tahun sebelumnya. Peningkatan produksi tersebut didorong oleh optimalisasi pengelolaan lapangan migas melalui penambahan data 3D seismic serta penerapan strategi pengembangan lapangan […]

  • Listrik di Sumut dan Aceh Masih Terputus Akibat Banjir, Sumbar Mulai Pulih

    Listrik di Sumut dan Aceh Masih Terputus Akibat Banjir, Sumbar Mulai Pulih

    • calendar_month Sen, 1 Des 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Wakil Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Yuliot Tanjung menyampaikan bahwa sambungan listrik di Sumatera Barat (Sumbar) mulai pulih, sementara di Sumatera Utara (Sumut) dan Aceh masih terputus akibat bencana banjir dan longsor yang melanda kawasan tersebut. “Di Aceh masih terputus, di Sumatera Utara terputus, Sumatera Barat sudah terjadi pemulihan,” ujar Yuliot […]

  • Aksi Nasional Buruh Hari Ini: Kepung Istana Negara dan Kantor YouTube

    Aksi Nasional Buruh Hari Ini: Kepung Istana Negara dan Kantor YouTube

    • calendar_month Rab, 28 Jan 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Ribuan buruh yang tergabung dalam Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) menggelar aksi nasional besar-besaran pada Rabu, 28 Januari 2026. Aksi tersebut dipusatkan di Istana Negara, Jakarta, dengan titik kumpul di kawasan Patung Kuda sejak pukul 10.00 WIB. Massa buruh berasal dari berbagai daerah, mulai dari DKI Jakarta, Jawa Barat, hingga Jawa Timur. Aksi […]

expand_less