Harga Emas Naik Tajam! UBS & Galeri24 Tembus Rp2,4 Juta per Gram
- account_circle syaiful amri
- calendar_month Sab, 25 Okt 2025
- comment 0 komentar

Sejumlah nasabah sedang mendapatkan pelayanan dari petugas Kantor Pegadaian
JAMBISNIS.COM – Harga emas di Pegadaian kembali menunjukkan tren kenaikan signifikan menjelang akhir pekan. Dua produk logam mulia, UBS dan Galeri24, kompak mengalami lonjakan harga, sementara emas Antam belum ditampilkan dalam daftar harga resmi. Kenaikan harga emas ini menjadi sinyal bahwa investor kembali melirik aset safe haven di tengah ketidakpastian ekonomi global dan pelemahan mata uang utama dunia.
Berdasarkan data dari laman resmi Sahabat Pegadaian, Sabtu (25/10), harga jual emas UBS naik dari Rp2.423.000 menjadi Rp2.454.000 per gram. Sementara itu, emas Galeri24 juga mengalami kenaikan dari Rp2.413.000 menjadi Rp2.445.000 per gram.
Kedua jenis logam mulia ini menjadi pilihan utama masyarakat karena fleksibilitas ukuran dan harga yang kompetitif. UBS dijual mulai dari 0,5 gram hingga 500 gram, sedangkan Galeri24 menawarkan varian lebih lengkap hingga 1.000 gram (1 kilogram).
Rincian Harga Emas UBS di Pegadaian (25 Oktober 2025):
- 0,5 gram : Rp1.327.000
- 1 gram : Rp2.454.000
- 2 gram : Rp4.870.000
- 5 gram : Rp12.034.000
- 10 gram : Rp23.941.000
- 25 gram : Rp59.735.000
- 50 gram : Rp119.224.000
- 100 gram : Rp238.353.000
- 250 gram : Rp595.707.000
- 500 gram : Rp1.190.011.000
Rincian Harga Emas Galeri24 di Pegadaian (25 Oktober 2025):
- 0,5 gram : Rp1.283.000
- 1 gram : Rp2.445.000
- 2 gram : Rp4.817.000
- 5 gram : Rp11.953.000
- 10 gram : Rp23.841.000
- 25 gram : Rp59.455.000
- 50 gram : Rp118.815.000
- 100 gram : Rp237.512.000
- 250 gram : Rp593.487.000
- 500 gram : Rp1.186.389.000
- 1.000 gram : Rp2.372.777.000
Kenaikan harga emas ini sejalan dengan tren penguatan harga emas dunia akibat meningkatnya ketidakpastian geopolitik dan ekspektasi pelonggaran suku bunga oleh bank sentral global. Kondisi tersebut mendorong investor beralih ke emas sebagai aset lindung nilai. Di sisi domestik, permintaan emas fisik juga meningkat menjelang akhir tahun, baik untuk kebutuhan investasi maupun perhiasan. Pegadaian, sebagai salah satu distributor utama logam mulia di Indonesia, mencatat lonjakan minat beli dari masyarakat dalam dua pekan terakhir.
- Penulis: syaiful amri

Saat ini belum ada komentar