Kementan Replanting Kakao 248.500 Hektare Gunakan Dana APBN, Produksi Siap Meningkat
- account_circle syaiful amri
- calendar_month Jum, 24 Okt 2025
- comment 0 komentar

JAMBISNIS.COM – Pemerintah melalui Kementerian Pertanian (Kementan) menyiapkan langkah strategis untuk mengembalikan produktivitas kakao nasional yang terus menurun dalam beberapa tahun terakhir. Program peremajaan tanaman kakao (replanting) akan dilakukan secara besar-besaran dengan dukungan pendanaan dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) serta tambahan dana dari Badan Pengelola Dana Perkebunan (BPDP).
Ketua Tim Kerja Perkebunan dan Tanaman Semusim Lainnya Kementan, Yakub Ginting, menjelaskan program ini menjadi bagian penting dari agenda peningkatan produksi dan produktivitas kakao nasional.
“Kami di Kementerian Pertanian merespons penurunan produksi ini dengan program peningkatan produksi dan produktivitas. Ada dua bagian besar, yaitu pengembangan peremajaan dan perluasan,” kata Yakub dalam acara Hari Kakao Nasional 2025 di Jakarta, Jumat (24/10/2025).
Kementan telah menyiapkan dana dari anggaran reguler untuk peremajaan 3.800 hektare dan perluasan 650 hektare lahan kakao, dengan total 4.450 hektare yang akan direalisasikan tahun ini. Selain itu, dari Anggaran Biaya Tambahan (ABT), pemerintah mengalokasikan dana tambahan untuk 4.266 hektare khusus tahun 2025. Program ini juga sejalan dengan kebijakan hilirisasi kakao yang menjadi fokus Presiden Prabowo Subianto.
“Untuk hilirisasinya, pengembangan kakao tahun 2025 sudah diluncurkan dengan target 4.266 hektare,” tambah Yakub.
Pada tahun 2026, pemerintah menargetkan peremajaan 175.500 hektare, dan pada tahun 2027 seluas 68.734 hektare. Dengan demikian, dari total 290 ribu hektare tanaman kakao rusak, sekitar 248.500 hektare ditargetkan selesai diremajakan hingga 2027. Langkah ini diharapkan mampu memperkuat ketahanan industri kakao nasional, meningkatkan pendapatan petani, serta memperluas peluang ekspor produk turunan kakao Indonesia di pasar global.
- Penulis: syaiful amri


Saat ini belum ada komentar