Selasa, 11 Agu 2026
light_mode
Beranda » Nasional » Kuota Impor Daging Sapi 2026 Dipangkas Drastis, Importir Teriak Terancam PHK & Gejolak Pasokan

Kuota Impor Daging Sapi 2026 Dipangkas Drastis, Importir Teriak Terancam PHK & Gejolak Pasokan

  • account_circle syaiful amri
  • calendar_month Senin, 12 Jan 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAMBISNIS.COM – Kebijakan pemangkasan kuota impor daging sapi 2026 menuai protes keras dari pelaku usaha. Para importir daging sapi yang tergabung dalam sejumlah asosiasi mendatangi Kementerian Pertanian (Kementan) untuk mempertanyakan keputusan pemerintah yang memangkas kuota secara drastis tanpa sosialisasi sebelumnya.

Direktur Eksekutif Asosiasi Pengusaha dan Distributor Daging Indonesia (APDDI), Teguh Boediyana, menyebut kuota impor daging sapi reguler yang hanya 30.000 ton untuk lebih dari 100 perusahaan importir sebagai kebijakan yang tidak rasional. Angka tersebut hanya sekitar 16% dari kuota impor 2025 yang mencapai 180.000 ton.

Menurut Teguh, minimnya kuota impor daging sapi berpotensi besar mengganggu kelangsungan usaha importir yang telah menyusun rencana bisnis dengan asumsi volume serupa tahun lalu. Ia memperingatkan, kondisi ini dapat memicu gejolak pasokan daging sapi hingga berujung pada pemutusan hubungan kerja (PHK).

“Tanpa kuota yang memadai, konsekuensinya sangat berat bagi pengusaha. Risiko gejolak pasokan hingga PHK sangat mungkin terjadi,” ujar Teguh, Senin (12/1/2026).

Pemerintah sendiri menetapkan total kuota impor daging 2026 sebesar 297.000 ton. Namun, hampir seluruh kuota tersebut dialokasikan kepada BUMN, yakni PT Berdikari dan PT Perusahaan Perdagangan Indonesia (PPI). Rinciannya meliputi 100.000 ton daging kerbau asal India, 75.000 ton daging sapi dari Brasil, serta 75.000 ton daging sapi dari negara lain.

Dominasi BUMN dalam pengadaan daging impor ini dinilai menggeser peran swasta. Teguh menegaskan, swasta seharusnya tetap dilibatkan, kecuali untuk penugasan khusus seperti stabilisasi harga atau kondisi darurat.

Ia juga meragukan efektivitas kebijakan tersebut dalam menjaga harga daging di pasar. Pasalnya, penugasan impor daging kerbau India sebelumnya dinilai belum mampu mengendalikan harga secara optimal.

Polemik kebijakan impor daging sapi 2026 ini dikhawatirkan tidak hanya berdampak pada dunia usaha, tetapi juga berpotensi memicu ketidakstabilan pasokan dan harga daging sapi di dalam negeri jika tidak segera dievaluasi.

  • Penulis: syaiful amri

Rekomendasi Untuk Anda

  • Dipimpin Dedi Mulyadi, Jawa Barat Masuk Daftar Provinsi dengan UMK 2026 Terendah

    Dipimpin Dedi Mulyadi, Jawa Barat Masuk Daftar Provinsi dengan UMK 2026 Terendah

    • calendar_month Senin, 29 Des 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNSI.COM – Seluruh pemerintah daerah di Indonesia telah menetapkan Upah Minimum Kabupaten/Kota (UMK) 2026. Dari hasil penetapan tersebut, sejumlah daerah tercatat memiliki upah minimum terendah, dengan nominal masih berada di bawah Rp2,5 juta per bulan. Data menunjukkan, 10 daerah dengan UMK 2026 terendah didominasi oleh kabupaten dan kota di Provinsi Jawa Tengah dan Jawa Barat. […]

  • 54 Ribu Jemaah Umrah Indonesia Tertahan di Tanah Suci

    54 Ribu Jemaah Umrah Indonesia Tertahan di Tanah Suci

    • calendar_month Kamis, 5 Mar 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Sekitar 54.000 jemaah umrah asal Indonesia yang saat ini berada di Tanah Suci berpotensi mengalami keterlambatan kepulangan akibat meningkatnya konflik di kawasan Timur Tengah. Ketegangan antara Iran dengan Israel yang didukung Amerika Serikat dilaporkan berdampak pada aktivitas penerbangan di sejumlah wilayah udara kawasan tersebut. Sekretaris Jenderal Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (Hipmi) Anggawira meminta […]

  • China Raup Rp 156 Triliun dari Micro Drama, Terbesar di Dunia

    China Raup Rp 156 Triliun dari Micro Drama, Terbesar di Dunia

    • calendar_month Minggu, 26 Okt 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Pendapatan industri micro drama China terus melonjak tajam. Berdasarkan laporan The Micro-Drama Economy 2025 dari Media Partners Asia (MPA), industri ini diproyeksi menghasilkan USD 9,4 miliar atau sekitar Rp 156,06 triliun (kurs Rp 16.566,73 per USD) pada tahun 2025, meningkat dari USD 5,1 miliar pada 2023 dan USD 6,9 miliar pada 2024. MPA […]

  • Rupiah Tertekan Lagi, Kini Rp16.928 per Dolar AS

    Rupiah Tertekan Lagi, Kini Rp16.928 per Dolar AS

    • calendar_month Jumat, 27 Mar 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Rupiah tertekan lagi. Pada perdagangan pagi ini rupiah sentuh Rp16.928 per dolar AS. Hal ini akibat ketidakpastian geopolitik di Timur Tengah yang masih membayangi pasar keuangan global. Mengutip dari Antara, Jumat (27/3/2026), mata uang Indonesia bergerak melemah 14 poin atau 0,14 persen menjadi Rp16.928 per dolar AS dari penutupan sebelumnya, Kamis (26/3/2026), tercatat […]

  • 115 Desa di Aceh Masih Terisolasi hingga Hari ke-21 Pascabencana

    115 Desa di Aceh Masih Terisolasi hingga Hari ke-21 Pascabencana

    • calendar_month Jumat, 19 Des 2025
    • 0Komentar

    JAMBINIS.COM – Sebanyak 115 desa di Provinsi Aceh masih terisolasi hingga hari ke-21 pascabencana banjir dan tanah longsor yang melanda wilayah tersebut. Kondisi ini disebabkan oleh akses jalur darat yang terputus dan belum sepenuhnya pulih. Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) menyebutkan, keterbatasan akses darat membuat penyaluran bantuan logistik ke wilayah terdampak harus dioptimalkan melalui jalur […]

  • UMP 2026 Belum Jelas, Indeks Penghitungan Dinilai Terlalu Kecil

    UMP 2026 Belum Jelas, Indeks Penghitungan Dinilai Terlalu Kecil

    • calendar_month Senin, 10 Nov 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Jelang pengumuman upah minimum provinsi atau UMP 2026, beredar kabar ada perubahan nilai indeks dalam penghitungan rumus UMP. Indeks yang disebut dengan indeks tertentu tersebut sejatinya merupakan hak prerogatif Presiden. “Indeks tertentu adalah hak prerogatif presiden, bukan diputuskan oleh sekumpulan orang di luar mandat konstitusi. Jika indeks tertentu diturunkan, artinya Menaker justru melindungi […]

expand_less