Sabtu, 26 Sep 2026
light_mode
Beranda » Nasional » Polemik KDM vs Purbaya: Ini Untung Rugi Pemda Simpan Dana di Bank

Polemik KDM vs Purbaya: Ini Untung Rugi Pemda Simpan Dana di Bank

  • account_circle syaiful amri
  • calendar_month Jumat, 24 Okt 2025
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAMBISNIS.COM – Polemik antara Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa dan Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi (KDM) kembali memunculkan sorotan terhadap kebiasaan pemerintah daerah (Pemda) menempatkan dananya di perbankan. Isu ini muncul setelah pemerintah pusat menyebut terdapat dana Pemda yang “mengendap” hingga triliunan rupiah di bank, termasuk di Jawa Barat. 

Dana Pemda di Bank: Aman tapi Bikin Serapan Anggaran Lambat

Menurut pengamat perbankan Paul Sutaryono, penempatan dana Pemda di bank, terutama Bank Pembangunan Daerah (BPD), merupakan hal yang wajar karena faktor keamanan dan potensi bunga.

“Tentu saja Pemda lebih senang memarkir dana di bank daerah karena aman dan menghasilkan pendapatan bunga,” ujarnya kepada kumparan, Kamis (23/10).

Namun, Paul menilai kebiasaan ini berdampak pada lambatnya penyerapan anggaran daerah (APBD).

“Penyerapan APBN saja baru sekitar 60 persen, padahal tahun anggaran hampir selesai,” katanya.

Dampaknya, daya dorong belanja pemerintah terhadap perekonomian daerah menjadi lemah.

Ekonom: Eksekusi Anggaran yang Lambat Jadi Penyebab Utama

Ekonom CORE Indonesia, Yusuf Rendy, menilai meningkatnya simpanan Pemda di bank disebabkan keterlambatan eksekusi anggaran.

“Banyak Pemda terlambat menyalurkan anggaran karena menunggu petunjuk teknis dari pusat,” jelasnya.

Ia menambahkan, tahun politik 2025 turut memperlambat belanja daerah karena sebagian instansi menunggu kebijakan dari kepala daerah baru. Selama dana belum dibelanjakan, efek pengganda (multiplier effect) dari belanja pemerintah belum berjalan optimal.

“Kalau dana belum dibelanjakan, dampaknya ke ekonomi lokal, konsumsi, dan investasi jadi tidak maksimal,” kata Yusuf.

Meski begitu, Yusuf mengingatkan agar tidak semua peningkatan saldo kas daerah dianggap negatif, karena dalam beberapa kasus, hal itu juga bisa disebabkan oleh kenaikan penerimaan daerah.

KDM Bantah Dana Mengendap Rp 4,1 Triliun

Isu ini bermula dari laporan pemerintah pusat yang menyebut dana kas daerah Jawa Barat mencapai Rp 4,1 triliun.

Namun, Gubernur Dedi Mulyadi membantah data tersebut. Berdasarkan Sistem Informasi Pemerintahan Daerah (SIPD), jumlah sebenarnya hanya Rp 2,6 triliun per 17 Oktober 2025.

“Data BI itu per 30 September, sementara kami punya data harian. Jadi nilainya sudah berubah,” ujar Dedi.

Dedi menjelaskan, perbedaan angka muncul karena BI mencatat data bulanan, sementara Pemda memiliki pembaruan harian. Sebagian dana juga berasal dari BLUD (Badan Layanan Umum Daerah) seperti rumah sakit, yang memiliki pengelolaan tersendiri.

Respons Purbaya dan Bank Indonesia

Menanggapi bantahan KDM, Purbaya menegaskan bahwa data yang digunakan berasal dari Bank Indonesia (BI), bukan Kementerian Keuangan.

“Tanya saja ke Bank Sentral. Itu data dari sana,” katanya.

Sementara itu, BI menegaskan bahwa data simpanan Pemda diambil dari laporan bulanan seluruh bank di Indonesia dan telah melalui proses verifikasi sebelum dipublikasikan dalam Statistik Ekonomi dan Keuangan Indonesia (SEKI).

Per September 2025, total simpanan Pemda di bank mencapai Rp 233,97 triliun, terdiri dari:

  • Giro: Rp 178,14 triliun
  • Deposito: Rp 48,40 triliun
  • Tabungan: Rp 7,43 triliun

Kesimpulan: Efisiensi Anggaran Jadi Kunci

Polemik ini menunjukkan pentingnya transparansi dan efisiensi pengelolaan kas daerah. Menyimpan dana di bank memang aman, tapi jika tidak segera dibelanjakan, pertumbuhan ekonomi daerah bisa terhambat. Percepatan realisasi anggaran menjadi kunci agar dana publik segera memberikan dampak ekonomi bagi masyarakat.

  • Penulis: syaiful amri

Rekomendasi Untuk Anda

  • Polsek Bahar Selatan Edukasi Pekerja Sumur Minyak Rakyat soal K3 dan Regulasi ESDM di Tanjung Lebar

    Polsek Bahar Selatan Edukasi Pekerja Sumur Minyak Rakyat soal K3 dan Regulasi ESDM di Tanjung Lebar

    • calendar_month Selasa, 17 Mar 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Kesadaran akan pentingnya keselamatan kerja dalam aktivitas pengeboran minyak terus menjadi perhatian serius aparat kepolisian. Hal ini terlihat dari kegiatan sosialisasi yang dilakukan Polsek Bahar Selatan kepada para pekerja sumur minyak rakyat di Desa Tanjung Lebar, Senin (9/3/2026). Kegiatan ini tidak hanya berfokus pada penegakan hukum, tetapi juga pada edukasi terkait penerapan Keselamatan […]

  • Harga Ayam dan Telur Melonjak Akibat Program Makan Bergizi Gratis (MBG), BGN Dorong Tambah Peternak Baru

    Harga Ayam dan Telur Melonjak Akibat Program Makan Bergizi Gratis (MBG), BGN Dorong Tambah Peternak Baru

    • calendar_month Rabu, 8 Okt 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Lonjakan harga ayam dan telur di berbagai daerah menjadi perhatian serius pemerintah. Kenaikan ini disebut sebagai dampak langsung dari meningkatnya permintaan bahan pangan untuk program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang tengah digencarkan pemerintah. Program yang bertujuan meningkatkan asupan gizi masyarakat justru memunculkan tantangan baru di sisi pasokan. Permintaan ayam dan telur meningkat signifikan […]

  • Khas Jambi: Gulai Belut yang Bikin Lidah Ketagihan, Coba Yuk!

    Khas Jambi: Gulai Belut yang Bikin Lidah Ketagihan, Coba Yuk!

    • calendar_month Kamis, 11 Jun 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Bicara kuliner khas Jambi tak melulu soal tempoyak atau pindang. Ada satu hidangan tradisional yang diam-diam jadi primadona dan bikin siapa saja ketagihan: gulai belut. Di balik tampilannya yang sederhana, gulai belut menyimpan cita rasa kaya rempah yang kuat dan menggoda. Daging belut yang lembut dipadukan dengan kuah gulai kental berwarna kuning keemasan, […]

  • Emas Antam Diskon Rp20 Ribu! Momen Langka Jangan Sampai Lewat

    Emas Antam Diskon Rp20 Ribu! Momen Langka Jangan Sampai Lewat

    • calendar_month Rabu, 10 Jun 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Kabar gembira datang untuk warga Jambi yang ingin menambah koleksi logam mulia. Harga emas Antam pada perdagangan Rabu (10/6/2026) ini turun tajam, membuka peluang bagi masyarakat untuk membeli di harga lebih “ramah”. Hari ini berdasarkan data Jambisnis.com dari laman Logam Mulia, harga emas Antam menyusut Rp20.000 menjadi Rp2.713.000 per gram. Sehari sebelumnya, emas […]

  • Benarkah Pisang Baik untuk Asam Lambung? Ini Penjelasan Lengkapnya

    Benarkah Pisang Baik untuk Asam Lambung? Ini Penjelasan Lengkapnya

    • calendar_month Rabu, 15 Apr 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Buah pisang dikenal sebagai salah satu makanan yang aman dikonsumsi penderita GERD. Selain mudah ditemukan, pisang juga dinilai mampu membantu meredakan gejala asam lambung yang kerap mengganggu aktivitas sehari-hari. Penyakit asam lambung terjadi ketika cairan asam dari lambung naik ke kerongkongan dan menyebabkan iritasi. Kondisi ini sering menimbulkan sensasi panas di dada (heartburn), […]

  • Dony Oskaria Dorong Karyawan BUMN Aktif Sosialisasikan Kebijakan Pemerintah

    Dony Oskaria Dorong Karyawan BUMN Aktif Sosialisasikan Kebijakan Pemerintah

    • calendar_month Rabu, 22 Apr 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Peran badan usaha milik negara (BUMN) didorong semakin strategis, tidak hanya sebagai entitas bisnis, tetapi juga sebagai jembatan komunikasi antara pemerintah dan masyarakat. Chief Operating Officer (COO) Danantara Indonesia, Dony Oskaria, menegaskan seluruh karyawan BUMN harus aktif menjelaskan arah dan tujuan kebijakan pemerintah di tengah meningkatnya dinamika informasi publik. “Kita adalah bagian dari […]

expand_less