70 Hektare Sawah Gagal Panen akibat Banjir di Gayo Lues Aceh
- account_circle syaiful amri
- calendar_month Rab, 19 Nov 2025
- comment 0 komentar

Banjir yang melanda Kabupaten Gayo Lues akibat rusaknya bendungan dan tanggul desa telah merendam sekitar 70 hektare lahan pertanian warga.
JAMBISNIS.COM – Badan Penanggulangan Bencana Aceh (BPBA) melaporkan banjir yang melanda Kabupaten Gayo Lues akibat rusaknya bendungan dan tanggul desa telah merendam sekitar 70 hektare lahan pertanian warga.
“Dampak material rusaknya fasilitas bendungan Desa Ulun Tanoh, Kecamatan Kuta Panjang, terdampak 68 hektare lahan persawahan sehingga gagal panen,” kata Plt Kepala Pelaksana BPBA Aceh Fadmi Ridwan di Banda Aceh, Rabu.
Ia menjelaskan bahwa banjir juga merusak tanggul Daerah Aliran Sungai (DAS) di Desa Badak, Kecamatan Dabun Gelang, yang turut merendam dua hektare lahan persawahan masyarakat.
Berdasarkan laporan Pusdalops BPBD Gayo Lues, banjir yang terjadi sejak Selasa (18/11) malam dipicu hujan lebat yang mengguyur wilayah tersebut sehingga menyebabkan meluapnya DAS Tripe dan DAS Ulun Tanoh.
Fadmi menyebutkan bahwa musibah tersebut sejauh ini melanda dua gampong, yakni Desa Ulun Tanoh di Kecamatan Kuta Panjang dan Desa Badak di Kecamatan Dabun Gelang.
Untuk penanganan darurat, BPBD Gayo Lues telah mengirimkan satu regu Tim Reaksi Cepat (TRC) untuk meninjau kondisi lapangan, melakukan pendataan areal sawah terdampak, serta mengerahkan alat berat.
“Tidak ada pengungsi dari musibah banjir ini, sementara untuk korban terdampak masih dalam pendataan. Untuk kondisi terakhir, airnya sudah mulai surut,” kata Fadmi Ridwan.
- Penulis: syaiful amri


Saat ini belum ada komentar