Breaking News
light_mode
Beranda » Nasional » Turun Tipis! Harga Emas Antam masih Tetap Mahal

Turun Tipis! Harga Emas Antam masih Tetap Mahal

  • account_circle darmanto zebua
  • calendar_month Sen, 24 Nov 2025
  • comment 0 komentar

JAMBISNIS.COM – Harga emas batangan PT Aneka Tambang Tbk (Antam) mengalami penurunan lagi pada Senin (24/11/2025). Kini harga emas Antam dibanderol Rp2.340.000 per gram. Sementara, harga emas Antam termahal kini mencapai Rp2,28 miliar.

Mengutip laman Logam Mulia, emas Antam turun tipis Rp1.000 dari awalnya Rp2.341.000 menjadi Rp2.340.000 per gram pada perdagangan sebelumnya. Sementara itu, harga emas Antam paling murah saat ini dibanderol Rp1.220.000.

Harga beli kembali (buyback) emas Antam juga kembali melemah sebesar Rp 1.000 menjadi Rp 2.201.000 per gram.

Transaksi harga jual dikenakan potongan pajak sesuai dengan Peraturan Menteri Keuangan (PMK) No 34/PMK.10/2017.

Penjualan kembali emas batangan ke Antam (ANTM) dengan nominal lebih dari Rp 10 juta akan dikenakan Pajak Penghasilan (PPh) 22 sebesar 1,5% bagi pemegang Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP) dan 3% bagi non-NPWP. PPh 22 atas transaksi buyback dipangkas langsung dari total nilai buyback.

Berikut adalah harga pecahan emas batangan Antam pada hari ini:
– Emas Antam 0,5 gram: Rp 1.220.000 (Turun RP 500, 0,04%)
– Emas Antam 1 gram: Rp 2.340.000 (Turun RP 1.000, 0,04%)
– Emas Antam 2 gram: Rp 4.620.000 (Turun RP 2.000, 0,04%)
– Emas Antam 3 gram: Rp 6.905.000 (Turun RP 3.000, 0,04%)
– Emas Antam 5 gram: Rp 11.475.000 (Turun RP 5.000, 0,04%)
– Emas Antam 10 gram: Rp 22.895.000 (Turun RP 10.000, 0,04%)
– Emas Antam 25 gram: Rp 57.112.000 (Turun RP 25.000, 0,04%)
– Emas Antam 50 gram: Rp 114.145.000 (Turun RP 50.000, 0,04%)
– Emas Antam 100 gram: Rp 228.212.000 (Turun RP 100.000, 0,04%)
– Emas Antam 250 gram: Rp 570.265.000 (Turun RP 250.000, 0,04%)
– Emas Antam 500 gram: Rp 1.140.320.000 (Turun RP 500.000, 0,04%)
– Emas Antam 1.000 gram: Rp 2.280.600.000 (Turun RP 1.000.000, 0,04%)

Potongan pajak harga beli emas sesuai dengan PMK No 34/PMK.10/2017, pembelian emas batangan dikenakan PPh 22 sebesar 0,45% bagi pemegang NPWP dan 0,9% bagi non-NPWP. Setiap pembelian emas batangan disertai dengan bukti potong PPh 22.(*)

  • Penulis: darmanto zebua

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • jalan tol

    Dua Tol di Jambi Masuk Proyek Strategis Nasional

    • calendar_month Rab, 15 Okt 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Dua ruas tol di Provinsi Jambi masuk dalam daftar 50 proyek jalan tol Proyek Strategis Nasional (PSN). Bila tak ada aral melintang pembangunan tol ini bisa memangkas waktu tempuh Jambi ke provinsi tetangga, manakala proyek rampung. Dua jalan tol yang masuk Proyek Strategis Nasional (PSN) itu menghubungkan Jambi dengan Provinsi Sumatera Selatan dan […]

  • Bikin Dunia Takluk! 6 Makanan Indonesia Masuk Top 10 TasteAtlas Awards 2025

    Bikin Dunia Takluk! 6 Makanan Indonesia Masuk Top 10 TasteAtlas Awards 2025

    • calendar_month Sel, 27 Jan 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Kuliner Indonesia kembali mencuri perhatian dunia. Enam makanan khas Tanah Air sukses menembus Top 10 TasteAtlas Awards 2025/2026, ajang pemeringkatan kuliner global yang melibatkan ratusan ribu penilaian dari pecinta makanan internasional. TasteAtlas mencatat 590.228 suara valid yang menilai 18.912 makanan dari berbagai negara. Hasilnya, sejumlah hidangan Indonesia bukan hanya masuk daftar, tetapi juga […]

  • Tengah Hari, Rupiah Melemah Menjadi Rp 16.669 Per Dolar AS

    Tengah Hari, Rupiah Melemah Menjadi Rp 16.669 Per Dolar AS

    • calendar_month Rab, 26 Nov 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Nilai tukar rupiah berbalik arah dan melemah pada perdagangan tengah hari ini, Rabu (26/11/2025). Rupiah berada di level Rp 16.669 per dolar Amerika Serikat (AS). Rupiah melemah 0,07 persen dibanding penutupan hari sebelumnya yang berada di level Rp 16.657 per dolar AS. Alhasil rupiah menjadi mata uang dengan pelemahan terdalam di Asia. Mata […]

  • Danantara Dipastikan Gabung Proyek Smelter Mempawah Fase 2, Nilai Investasi Capai Rp 13,3 Triliun

    Danantara Dipastikan Gabung Proyek Smelter Mempawah Fase 2, Nilai Investasi Capai Rp 13,3 Triliun

    • calendar_month Ming, 16 Nov 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – PT Indonesia Asahan Aluminium (Inalum) memastikan bahwa Danantara Indonesia akan ikut terlibat dalam proyek pengembangan Smelter Grade Alumina Refinery (SGAR) Mempawah Fase 2. Proyek strategis nasional yang menjadi tulang punggung hilirisasi aluminium itu membutuhkan investasi besar, yakni antara USD 700–800 juta atau setara Rp 11,6–13,3 triliun (kurs Rp 16.700 per dolar AS). Direktur […]

  • Aktivitas Vulkanik Meningkat, Pendakian Gunung Kerinci Ditutup Mulai 6 Januari 2026

    Aktivitas Vulkanik Meningkat, Pendakian Gunung Kerinci Ditutup Mulai 6 Januari 2026

    • calendar_month Sel, 6 Jan 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Balai Besar Taman Nasional Kerinci Seblat (BBTNKS) menutup seluruh aktivitas wisata dan pendakian Gunung Kerinci mulai 6 Januari 2026 hingga batas waktu yang belum ditentukan. Penutupan dilakukan menyusul meningkatnya aktivitas vulkanik gunung tertinggi di Sumatera tersebut. Kebijakan penutupan tertuang dalam surat pengumuman bernomor PG.01/T.1/BTK/KSA.04.01/B/10/2026 tertanggal 6 Januari 2026. Langkah ini merupakan tindak lanjut […]

  • Desa Tawangargo Jadi Percontohan Pertanian Cerdas Hadapi Perubahan Iklim

    Desa Tawangargo Jadi Percontohan Pertanian Cerdas Hadapi Perubahan Iklim

    • calendar_month Jum, 10 Okt 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Program Tawangargo Smart-Eco Farming Village atau TAMENG di Kabupaten Malang berhasil menjadi contoh sukses penerapan pertanian hortikultura berkelanjutan dalam menghadapi tantangan perubahan iklim. Program yang digagas oleh Petrokimia Gresik ini berkembang pesat sejak 2022 dan kini bertransformasi menjadi Living Lab berbasis masyarakat, tempat petani, peneliti, mahasiswa, dan komunitas berkolaborasi menciptakan inovasi pertanian. “Di […]

expand_less