Breaking News
light_mode
Beranda » Nasional » Timur Tengah Memanas Usai Serangan AS-Israel ke Iran, Pertamina Pantau Operasional dan Keamanan Kru

Timur Tengah Memanas Usai Serangan AS-Israel ke Iran, Pertamina Pantau Operasional dan Keamanan Kru

  • account_circle syaiful amri
  • calendar_month 6 jam yang lalu
  • comment 0 komentar

JAMBISNIS.COM – Konflik geopolitik di Timur Tengah kembali memanas setelah serangan Amerika Serikat (AS) dan Israel ke Iran. Situasi ini mendorong PT Pertamina (Persero) meningkatkan pengawasan terhadap unit bisnisnya yang beroperasi di kawasan tersebut.

Vice President Corporate Communication PT Pertamina (Persero), Muhammad Baron, menyatakan perusahaan memantau secara intensif seluruh pekerja, armada, serta kegiatan operasional yang berada di wilayah terdampak.

“Terkait dinamika geopolitik di Timur Tengah, seluruh pekerja, operasional, dan armada Pertamina di kawasan tersebut terus termonitor secara intensif,” ujar Baron dalam keterangan tertulis, Senin (2/3/2026).

Pertamina mengidentifikasi tiga entitas strategis yang bersinggungan langsung dengan kawasan Timur Tengah, yakni:

  • PT Pertamina International Shipping (PIS) Non Captive, yang bergerak dalam pengangkutan energi global.
  • Pertamina Internasional EP (PIEP), yang memiliki operasi hulu di Basra, Irak.
  • Pertamina Patra Niaga, yang melakukan pengadaan minyak mentah dan produk energi dari kawasan tersebut.

Menurut Baron, perusahaan telah menyiapkan langkah mitigasi risiko serta memperkuat koordinasi dengan Kementerian Luar Negeri, KBRI, KJRI, dan otoritas setempat untuk menjaga keamanan kru dan kelancaran operasional.

Di tengah potensi gangguan rantai pasok global, Pertamina memastikan ketahanan energi nasional tetap terjaga. Perusahaan memiliki portofolio pasokan minyak mentah, BBM, dan LPG yang terdiversifikasi dari dalam negeri maupun berbagai negara mitra.

“Diversifikasi ini memberikan fleksibilitas dalam pengelolaan suplai di tengah dinamika geopolitik,” jelas Baron.

Selain itu, Pertamina juga mengoptimalkan operasional kilang domestik guna menjaga keseimbangan produksi dan distribusi energi nasional. Dengan pengelolaan terintegrasi dari hulu hingga hilir, ketersediaan BBM dan LPG bagi masyarakat diklaim tetap aman dan terkendali.

  • Penulis: syaiful amri

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • BRI Kucurkan Kredit Sindikasi Rp 2,2 Triliun untuk Flyover Sitinjau Lauik

    BRI Kucurkan Kredit Sindikasi Rp 2,2 Triliun untuk Flyover Sitinjau Lauik

    • calendar_month Sen, 15 Des 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung percepatan pembangunan infrastruktur nasional. Perseroan turut berpartisipasi dalam fasilitas pembiayaan sindikasi senilai Rp 2,2 triliun untuk proyek strategis Flyover Sitinjau Lauik di Sumatera Barat melalui skema Kerja Sama Pemerintah dan Badan Usaha (KPBU). Proyek Flyover Sitinjau Lauik menjadi salah satu infrastruktur yang […]

  • Impor Benang Kapas Membanjir, Pemerintah Terapkan Bea Masuk untuk Lindungi Industri Dalam Negeri

    Impor Benang Kapas Membanjir, Pemerintah Terapkan Bea Masuk untuk Lindungi Industri Dalam Negeri

    • calendar_month Ming, 26 Okt 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Pemerintah resmi memberlakukan Bea Masuk Tindakan Pengamanan (BMTP) untuk impor benang kapas, sebagai langkah melindungi industri dalam negeri dari kerugian akibat lonjakan impor. Keputusan ini mencakup 27 nomor HS sesuai Buku Tarif Kepabeanan Indonesia (BTKI) 2022. Pengenaan BMTP berlaku selama tiga tahun, mulai 30 Oktober 2025 hingga 29 Oktober 2028. “Industri dalam negeri […]

  • ANTARA dan Kemenko Polkam Bersinergi Sebarluaskan Informasi Publik Bidang Politik dan Keamanan

    ANTARA dan Kemenko Polkam Bersinergi Sebarluaskan Informasi Publik Bidang Politik dan Keamanan

    • calendar_month Sel, 7 Okt 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM –  Lembaga Kantor Berita Nasional (LKBN) ANTARA dan Kementerian Koordinator Bidang Politik dan Keamanan (Kemenko Polkam) menandatangani nota kesepahaman (MoU) tentang penyebarluasan informasi publik di bidang politik dan keamanan, Selasa (7/10/2025), di Jakarta. Penandatanganan dilakukan oleh Direktur Utama Perum LKBN ANTARA Akhmad Munir dan Sekretaris Kemenko Polkam Letjen TNI Mochammad Hasan, serta disaksikan sejumlah […]

  • Emas Antam Naik Rp.30.000, Rekor Rp 2,9 Juta per Gram

    Emas Antam Naik Rp.30.000, Rekor Rp 2,9 Juta per Gram

    • calendar_month Sen, 26 Jan 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Harga emas PT Antam kembali menjebol rekor tertinggi. Hari ini emas Antam melonjak sebesar Rp30.000 menjadi Rp2.917.000 per gram. Kenaikan tersebut merupakan rekor tertinggi sepanjang masa (all time high/ATH) harga emas Antam sebelumnya. Sementara itu, harga beli kembali (buyback) emas Antam pada Senin (26/1/2026) juga melesat Rp 28.000 ke level Rp 2.750.000 per […]

  • Hubungan Inggris–China, Starmer Tetap Dorong Kerja Sama Ekonomi

    Hubungan Inggris–China, Starmer Tetap Dorong Kerja Sama Ekonomi

    • calendar_month Jum, 30 Jan 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump memperingatkan Inggris agar berhati-hati dalam mempererat hubungan bisnis dengan China. Peringatan itu muncul di tengah kunjungan Perdana Menteri Inggris Keir Starmer ke Beijing, yang justru memuji manfaat ekonomi dari upaya “reset” hubungan Inggris–China. Menanggapi pertanyaan wartawan di Washington terkait langkah Inggris mendekat ke Beijing, Trump menyebut langkah […]

  • Ombudsman Temukan Maladministrasi, Piutang BLBI Masih Rp 211,98 Triliun

    Ombudsman Temukan Maladministrasi, Piutang BLBI Masih Rp 211,98 Triliun

    • calendar_month Sen, 2 Feb 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Ombudsman Republik Indonesia (RI) menyoroti kinerja Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Hak Tagih Negara Dana Bantuan Likuiditas Bank Indonesia (BLBI), menyusul masih besarnya piutang negara yang belum tertagih. Berdasarkan Laporan Keuangan Pemerintah Pusat (LKPP) Tahun Anggaran 2024, piutang negara bukan pajak yang didominasi BLBI tercatat mencapai Rp 211,98 triliun. Anggota Ombudsman RI Yeka Hendra […]

expand_less